alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Korsleting Listrik, Dua Rumah Kebakaran

PANJI – Dua rumah milik warga Dusun Ayuban, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, hangus terbakar, Kamis dini hari (2/12). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 wib tersebut diduga kuat akibat korsleting listrik. Dua warga yang mengalami nasib sial adalah Pak Rela, 65, dan Yuda, 35. 

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi BPBD Situbondo, Puriono mengatakan, orang yang pertama kali mengetahui adanya kobaran api adalah Yuda. Kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumah Pak Rela. Waktu itu, Yuda bangun dari tidurnya karena hendak melaksanakan salat malam. Dia mencium bau hangus. Karena penasaran, Yuda langsung ke halaman depan rumahnya.

“Yuda sangat terkejut melihat api yang sudah membesar membakar rumah milik tetangganya itu. karena kaget dia hanya bisa teriak-teriak memanggil warga sekitar untuk melakukan pemadaman,” kata Puriono.

Karena terjadi pada malam hari, teriakan Yuda tidak langsung mendapat respon warga setempat. Banyak warga yang tertidur pulas. “Baru setelah teriakan minta tolong berkali-kali, akhirnya warga berdatangan melakukan pemadaman dengan  alat seadanya. Namun api terlalu besar, warga tidak mampu untuk memadamkan,” imbuh Puriono.

BPBD mengerahkan satu unit mobil Damkar untuk mengatasi kebakaran. Mereka tiba di lokasi sekira pukul 02.30 Wib. Begitu tiba, tim damkar langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi kejadian. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul pukul  03.00 Wib.

Puriono bersyukur karena peristiwa tersebut tidak sampai memakan korban luka maupun jiwa. Karena pada waktu kejadian, satu keluarga dari pak Rela berada di rumah anaknya. “Informasinya, pemilik rumah itu memang jarang pulang, kadang satu minggu dia baru pulang,” terangnya.

Tidak hanya itu, Puriono juga menjelaskan seluruh kerugian yang dialami kedua pemilik rumah yang dilahap si jago merah. Kerugian kedua korban diperkirakan mencapai puluhan juta. Sedangkan rumah yang paling parah adalah milik pak Rela. “Kalau kebakaran yang menimpa Pak Yuda sendiri tidak seberapa, hanya saja gedungnya gosong dan atapnya mengalami sedikit kerusakan,” imbuhnya. (hum/pri)

PANJI – Dua rumah milik warga Dusun Ayuban, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, hangus terbakar, Kamis dini hari (2/12). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 wib tersebut diduga kuat akibat korsleting listrik. Dua warga yang mengalami nasib sial adalah Pak Rela, 65, dan Yuda, 35. 

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi BPBD Situbondo, Puriono mengatakan, orang yang pertama kali mengetahui adanya kobaran api adalah Yuda. Kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumah Pak Rela. Waktu itu, Yuda bangun dari tidurnya karena hendak melaksanakan salat malam. Dia mencium bau hangus. Karena penasaran, Yuda langsung ke halaman depan rumahnya.

“Yuda sangat terkejut melihat api yang sudah membesar membakar rumah milik tetangganya itu. karena kaget dia hanya bisa teriak-teriak memanggil warga sekitar untuk melakukan pemadaman,” kata Puriono.

Karena terjadi pada malam hari, teriakan Yuda tidak langsung mendapat respon warga setempat. Banyak warga yang tertidur pulas. “Baru setelah teriakan minta tolong berkali-kali, akhirnya warga berdatangan melakukan pemadaman dengan  alat seadanya. Namun api terlalu besar, warga tidak mampu untuk memadamkan,” imbuh Puriono.

BPBD mengerahkan satu unit mobil Damkar untuk mengatasi kebakaran. Mereka tiba di lokasi sekira pukul 02.30 Wib. Begitu tiba, tim damkar langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di lokasi kejadian. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul pukul  03.00 Wib.

Puriono bersyukur karena peristiwa tersebut tidak sampai memakan korban luka maupun jiwa. Karena pada waktu kejadian, satu keluarga dari pak Rela berada di rumah anaknya. “Informasinya, pemilik rumah itu memang jarang pulang, kadang satu minggu dia baru pulang,” terangnya.

Tidak hanya itu, Puriono juga menjelaskan seluruh kerugian yang dialami kedua pemilik rumah yang dilahap si jago merah. Kerugian kedua korban diperkirakan mencapai puluhan juta. Sedangkan rumah yang paling parah adalah milik pak Rela. “Kalau kebakaran yang menimpa Pak Yuda sendiri tidak seberapa, hanya saja gedungnya gosong dan atapnya mengalami sedikit kerusakan,” imbuhnya. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/