alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

Diperiksa Propam, Dua Surat Izin Senpi Anggota Ternyata Mati

SITUBONDO – Propam Polres Situbondo menggelar pemeriksaan senjata api (senpi) milik anggota, Selasa kemarin (2/11). Dalam kegiatan tersebut, ditemukan ada dua senjata yang surat izinnya sudah mati.

Wakapolres Situbondo, Kompol Pujiarto mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai pengawasan dan pengendalian. Tujuannya untuk  mengantisipasi penyalahgunaan senpi dan amunisi oleh anggota Polri, khususnya anggota Polres Situbondo beserta Polsek jajaran. “Selain diperiksa kondisi kebersihan fisik senpi, juga diperiksa kelengkapan administrasi personel pemegang senpi tersebut,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, ditemukan dua pucuk senpi yang surat izinnya mati. Sehingga, dua senjata langsung ditarik dari pemiliknya. “Sementara ini, dua pemiliknya diperintahkan mengurus kembali administrasi persyaratannya, agar keduanya bisa menggunakan senjatanya kembali ” imbuhya.

Disebutkan, dalam pemeriksaan terungkap ada 59 senpi jenis revoler yang surat izinya sudah lengkap. Sedangkan dua senpi yang tidak memenuhi syarat sudah digudangkan di Baglog. “Penyimpanan tersebut hanya bersifat sementara, setelah dua anggota itu selesai mengurus adminitrasinya, senjata itu pasti kembali ke tangan yang berhak menggunakan,” imbuh Wakapolres.

Menurutnya, pemeriksaan senjata tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap satu tahun sekali. “Harapannya  semua anggota pemegang senpi memperhatikan SOP dalam penggunaanya agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api ,“pungkasnya. (mg1/pri)

SITUBONDO – Propam Polres Situbondo menggelar pemeriksaan senjata api (senpi) milik anggota, Selasa kemarin (2/11). Dalam kegiatan tersebut, ditemukan ada dua senjata yang surat izinnya sudah mati.

Wakapolres Situbondo, Kompol Pujiarto mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai pengawasan dan pengendalian. Tujuannya untuk  mengantisipasi penyalahgunaan senpi dan amunisi oleh anggota Polri, khususnya anggota Polres Situbondo beserta Polsek jajaran. “Selain diperiksa kondisi kebersihan fisik senpi, juga diperiksa kelengkapan administrasi personel pemegang senpi tersebut,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, ditemukan dua pucuk senpi yang surat izinnya mati. Sehingga, dua senjata langsung ditarik dari pemiliknya. “Sementara ini, dua pemiliknya diperintahkan mengurus kembali administrasi persyaratannya, agar keduanya bisa menggunakan senjatanya kembali ” imbuhya.

Disebutkan, dalam pemeriksaan terungkap ada 59 senpi jenis revoler yang surat izinya sudah lengkap. Sedangkan dua senpi yang tidak memenuhi syarat sudah digudangkan di Baglog. “Penyimpanan tersebut hanya bersifat sementara, setelah dua anggota itu selesai mengurus adminitrasinya, senjata itu pasti kembali ke tangan yang berhak menggunakan,” imbuh Wakapolres.

Menurutnya, pemeriksaan senjata tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap satu tahun sekali. “Harapannya  semua anggota pemegang senpi memperhatikan SOP dalam penggunaanya agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api ,“pungkasnya. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/