alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Sebulan Terjadi 30 Laka Lantas, Tujuh Orang Meninggal Dunia

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kabupaten Situbondo selama bulan Juni cukup tinggi. Terhitung keseluruhan ada 30 kasus. Meski demikian, angka itu mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 37 kasus.

Kanitlaka Polres Situbondo, Ipda Kadek Yasa menyebutkan, laka lantas yang sering terjadi di jalan Pantura Situbondo disebabkan pengemudi yang kurang berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor atau mobil. “Kecelakaan didominasi pengendara roda dua,” terangnya.

Dia menyebutkan, petaka banyak terjadi di tikungan. Ada laka tunggal, tabrak depan, bahkan pengemudi truk yang menabrak kendaraan di depannya. “Alasan korban yang sudah berurusan dengan anggota Kanitlaka Polres Situbondo bervariasi. Ada yang mengaku mengantuk, namun tidak beristirahat. Ada juga yang mengaku terburu-buru,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dua Mobil Adu Moncong di Kalibaru

Kata Kanitlaka, korban tewas laka lantas mencapai tujuh orang. Ada sebagian yang menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Ada juga yang tewas setelah mendapatkan perawatan dari tim medis. “Dari 30 laka lantas selama satu bulan, yang meninggal ada tujuh orang, dan yang mengalami luka ringan maupun berat ada 42 orang. Itu merupakan lakalantas yang sudah tertangani,” jelas Kadek.

Dia menghimbau agar pengguna jalan selalu berhati-hati ketika dalam perjalanan. Sehingga, maksud dan tujuannya bisa terpenuhi. Jika sampai terjadi sesuatu di jalan, yang merasakan nasib malang bukan hanya pengemudi. Tapi, juga keluarga yang ada di rumah.

“Kami sebagai petugas sudah berusaha meminimalisir terjadinya laka, dengan memasang bener himbauan bertuliskan  hati-hati di  sepanjang jalan Pantura Situbondo,” pungkas Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Kadek Yasa. (hum/pri)

Baca Juga :  Pemasangan Paving Jalan Ahmad Yani Makan Korban

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kabupaten Situbondo selama bulan Juni cukup tinggi. Terhitung keseluruhan ada 30 kasus. Meski demikian, angka itu mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 37 kasus.

Kanitlaka Polres Situbondo, Ipda Kadek Yasa menyebutkan, laka lantas yang sering terjadi di jalan Pantura Situbondo disebabkan pengemudi yang kurang berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor atau mobil. “Kecelakaan didominasi pengendara roda dua,” terangnya.

Dia menyebutkan, petaka banyak terjadi di tikungan. Ada laka tunggal, tabrak depan, bahkan pengemudi truk yang menabrak kendaraan di depannya. “Alasan korban yang sudah berurusan dengan anggota Kanitlaka Polres Situbondo bervariasi. Ada yang mengaku mengantuk, namun tidak beristirahat. Ada juga yang mengaku terburu-buru,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sundul Mesin Gergaji, Kepalanya Pecah, Meninggal di Rumah Sakit

Kata Kanitlaka, korban tewas laka lantas mencapai tujuh orang. Ada sebagian yang menghembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian. Ada juga yang tewas setelah mendapatkan perawatan dari tim medis. “Dari 30 laka lantas selama satu bulan, yang meninggal ada tujuh orang, dan yang mengalami luka ringan maupun berat ada 42 orang. Itu merupakan lakalantas yang sudah tertangani,” jelas Kadek.

Dia menghimbau agar pengguna jalan selalu berhati-hati ketika dalam perjalanan. Sehingga, maksud dan tujuannya bisa terpenuhi. Jika sampai terjadi sesuatu di jalan, yang merasakan nasib malang bukan hanya pengemudi. Tapi, juga keluarga yang ada di rumah.

“Kami sebagai petugas sudah berusaha meminimalisir terjadinya laka, dengan memasang bener himbauan bertuliskan  hati-hati di  sepanjang jalan Pantura Situbondo,” pungkas Kanitlaka Polres Situbondo Ipda Kadek Yasa. (hum/pri)

Baca Juga :  Salah Injak Pedal, Mobil Nyemplung Sungai

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/