alexametrics
23.7 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Pindahtangankan Mobil Sewaan, Korban Rugi Rp 150 Juta

SITUBONDO– Dugaan tindak pidana penipuan dengan modus menyewa mobil terjadi di Desa Widoro Payung, Kecamatan Besuki. Korbannya Amir Johan, warga setempat. Akibatnya, pegawai negeri sipil ini mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta.

  Menurut informasi, peristiwa itu terjadi saat  pelaku yang berinisial SA, mendatangi Amir untuk menyewa satu unit kendaraan mobil penumpang sekitar pukul 15.30. Setelah Amir menyerahkan mobil tersebut, SA langsung membawanya pergi.

  Namun beberapa hari setelah mobil disewa, Amir mendapat informasi dari seseorang bahwa mobil tersebut  dipindahtangankan oleh SA. Mendengar hal itu, Amir kaget dan langsung menghubungi SA. Namun sayang, saat ditelepon, tidak ada tanggapan serius dari pria asal Desa Blimbing, Kecamatan Besuki itu

Baca Juga :  Jembatan Paraaman Rencana Dibuka Jumat, Tapi Meleset

  Amir yang sudah merasa ditipu akhirnya mendatangi Mapolres Situbondo. Dia berharap, polisi dapat segera meringkus SA dan menemukan mobilnya yang saat ini tidak diketahui letaknya.

  Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambodo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Polisi juga tengah melakukan penyelidikan atas dugaan penipuan yang dilakukan SA.      “Polisi tengah melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan meminta keterangan saksi-saksi dan korban,” jelasnya.

  Menurut Nanang, akibat peristiwa itu, Amir mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta. “Mobil penumpang yang dipindahtangankan oleh SA adalah type Ford Ecosport warna putih. Nopolnya B 1038 EOL. “ jelasnya.

  Nanang menambahkan, jika di kemudian hari SA terbukti bersalah, maka dapat dijerat dengan undang-undang tindak pidana penipuan dan penggelapan. “ Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 378 atau pasal 372 KUHP,” terangnya. (zul/pri)

Baca Juga :  Perbaikan Jembatan Wonorejo Diusulkan di APBD 2019

SITUBONDO– Dugaan tindak pidana penipuan dengan modus menyewa mobil terjadi di Desa Widoro Payung, Kecamatan Besuki. Korbannya Amir Johan, warga setempat. Akibatnya, pegawai negeri sipil ini mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta.

  Menurut informasi, peristiwa itu terjadi saat  pelaku yang berinisial SA, mendatangi Amir untuk menyewa satu unit kendaraan mobil penumpang sekitar pukul 15.30. Setelah Amir menyerahkan mobil tersebut, SA langsung membawanya pergi.

  Namun beberapa hari setelah mobil disewa, Amir mendapat informasi dari seseorang bahwa mobil tersebut  dipindahtangankan oleh SA. Mendengar hal itu, Amir kaget dan langsung menghubungi SA. Namun sayang, saat ditelepon, tidak ada tanggapan serius dari pria asal Desa Blimbing, Kecamatan Besuki itu

Baca Juga :  Jembatan Paraaman Rencana Dibuka Jumat, Tapi Meleset

  Amir yang sudah merasa ditipu akhirnya mendatangi Mapolres Situbondo. Dia berharap, polisi dapat segera meringkus SA dan menemukan mobilnya yang saat ini tidak diketahui letaknya.

  Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priambodo mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Polisi juga tengah melakukan penyelidikan atas dugaan penipuan yang dilakukan SA.      “Polisi tengah melakukan penyelidikan. Salah satunya dengan meminta keterangan saksi-saksi dan korban,” jelasnya.

  Menurut Nanang, akibat peristiwa itu, Amir mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta. “Mobil penumpang yang dipindahtangankan oleh SA adalah type Ford Ecosport warna putih. Nopolnya B 1038 EOL. “ jelasnya.

  Nanang menambahkan, jika di kemudian hari SA terbukti bersalah, maka dapat dijerat dengan undang-undang tindak pidana penipuan dan penggelapan. “ Sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 378 atau pasal 372 KUHP,” terangnya. (zul/pri)

Baca Juga :  Sehari Dua Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/