alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Satu-satunya SMA dengan Program SKS

SITUBONDO – SMAN 1 Situbondo memiliki kelebihan di antara sekolah-sekolah maju lainnya. Yaitu, sudah menerapkan program SKS (Satuan Kredit Semester) dalam sistim pembelajarannya. Itu artinya, lembaga pendidikan menengah atas ini satu-satunya sekolah di Situbondo yang melaksanakan program SKS.

Kepala SMAN 1 Situbondo, Nur Hidayat Yuliadi mengatakan, dengan program SKS, siswa bisa menyelesaikan pendidikan lebih cepat. Siswa yang pandai tidak harus menunggu tiga tahun untuk lulus.

Nur Hidayat menerangkan, siswa yang rajin dan bersemangat bisa lulus dua tahun, bisa melakukan percepatan. Untuk saat ini, program SKS tersebut baru memasuki tahun ke dua. “Ini satu-satunya sekolah yang menggunakan sistem SKS,” imbuhnya.  

Sebagai lembaga pendidikan menengah tertua di Kota Santri, SMAN 1 Situbondo telah mengukir banyak prestasi membanggakan. “SMAN 1 Situbondo telah bersertifikat ISO. Selain itu, pernah memperoleh predikat RSBI (Rintisan sekolah berbasis Internasional),” katanya.

Saat ini, SMAN yang beralamat di Jalan PB Sudirman ini telah ditetapkan menjadi sekolah rujukan. Itu sekaligus mengukuhkan diri menjadi rujukan dari sekolah-sekolah sekitarnya. “Sebagai sekolah rujukan, kita harus menularkan dan mengimbaskan kelebihan-kelebihan yang ada di SMAN 1 Situbondo,” katanya.

Selain itu, SMAN 1 Situbondo juga memiliki program unggulan. Yaitu, bina prestasi akademik maupun non akademik. Nur Hidayat mengatakan, dalam program ini, siswa dibimbing secara reguler setiap minggu. “Selain program rutin, juga ada program intensif,” katanya.

Sementara itu, siswa SMAN 1 Situbondo telah mendapatkan sejumlah prestasi akademik di tahun ini. Dari 27 kegiatan olimpiade tingkat kabupaten, SMAN 1 Situbondo berhasil menyabet 20 piala.

Sejak Januari hingga saat ini, SMAN 1 Situbondo sudah mengumpulkan 54 prestasi dari berbagai even. Baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional. Termasuk juga olimpiade kampus.

Nur Hidayat mengatakan, saat ini, ada dua siswa yang mengikuiti olimpiade matematika di Singapura. Kemudian di bidang non akademik, ada juga siswa mengikuti taekwondo tingkat Provinis Jawa Timur. Pada cabang olahraga anggar, siswa SMAN 1 Situbondo sudah tembus level Internasional.

Ke depan, selain meningkatkan prestasi di bidang akademik dan non akademik, SMAN 1 Situbondo juga sedang merintis E Library. Pembelajaran menggunakan sistim modul juga akan dikembangkan. Guru tinggal mengaploud modul di Website. “Jadi, guru bisa menerima pengumpulan tugas dari murid di luar jam pelajaran,” pungkas Nur Hidayat.

Yang membanggakan, lulusan SMAN 1 Situbondo banyak yang diterima perguruan tinggi ternama. Seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Uinversitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), dan universitas terkenal lainnya. (bib/pri)

SITUBONDO – SMAN 1 Situbondo memiliki kelebihan di antara sekolah-sekolah maju lainnya. Yaitu, sudah menerapkan program SKS (Satuan Kredit Semester) dalam sistim pembelajarannya. Itu artinya, lembaga pendidikan menengah atas ini satu-satunya sekolah di Situbondo yang melaksanakan program SKS.

Kepala SMAN 1 Situbondo, Nur Hidayat Yuliadi mengatakan, dengan program SKS, siswa bisa menyelesaikan pendidikan lebih cepat. Siswa yang pandai tidak harus menunggu tiga tahun untuk lulus.

Nur Hidayat menerangkan, siswa yang rajin dan bersemangat bisa lulus dua tahun, bisa melakukan percepatan. Untuk saat ini, program SKS tersebut baru memasuki tahun ke dua. “Ini satu-satunya sekolah yang menggunakan sistem SKS,” imbuhnya.  

Sebagai lembaga pendidikan menengah tertua di Kota Santri, SMAN 1 Situbondo telah mengukir banyak prestasi membanggakan. “SMAN 1 Situbondo telah bersertifikat ISO. Selain itu, pernah memperoleh predikat RSBI (Rintisan sekolah berbasis Internasional),” katanya.

Saat ini, SMAN yang beralamat di Jalan PB Sudirman ini telah ditetapkan menjadi sekolah rujukan. Itu sekaligus mengukuhkan diri menjadi rujukan dari sekolah-sekolah sekitarnya. “Sebagai sekolah rujukan, kita harus menularkan dan mengimbaskan kelebihan-kelebihan yang ada di SMAN 1 Situbondo,” katanya.

Selain itu, SMAN 1 Situbondo juga memiliki program unggulan. Yaitu, bina prestasi akademik maupun non akademik. Nur Hidayat mengatakan, dalam program ini, siswa dibimbing secara reguler setiap minggu. “Selain program rutin, juga ada program intensif,” katanya.

Sementara itu, siswa SMAN 1 Situbondo telah mendapatkan sejumlah prestasi akademik di tahun ini. Dari 27 kegiatan olimpiade tingkat kabupaten, SMAN 1 Situbondo berhasil menyabet 20 piala.

Sejak Januari hingga saat ini, SMAN 1 Situbondo sudah mengumpulkan 54 prestasi dari berbagai even. Baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional. Termasuk juga olimpiade kampus.

Nur Hidayat mengatakan, saat ini, ada dua siswa yang mengikuiti olimpiade matematika di Singapura. Kemudian di bidang non akademik, ada juga siswa mengikuti taekwondo tingkat Provinis Jawa Timur. Pada cabang olahraga anggar, siswa SMAN 1 Situbondo sudah tembus level Internasional.

Ke depan, selain meningkatkan prestasi di bidang akademik dan non akademik, SMAN 1 Situbondo juga sedang merintis E Library. Pembelajaran menggunakan sistim modul juga akan dikembangkan. Guru tinggal mengaploud modul di Website. “Jadi, guru bisa menerima pengumpulan tugas dari murid di luar jam pelajaran,” pungkas Nur Hidayat.

Yang membanggakan, lulusan SMAN 1 Situbondo banyak yang diterima perguruan tinggi ternama. Seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Uinversitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (Unair), dan universitas terkenal lainnya. (bib/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/