alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Badan Lumpuh Disengat Kelabang

BANYUPUTIH – Diduga disengat Kelabang, Oma Irahman, warga Dusun Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih tak sadarkan diri. Dia kemudian dibawa tetangganya ke Rumah Sakit Umum Abdoer Rahem, Minggu kemarin (04/01).

Sebelumnya korban sempat akan dirawat di RSUD Asembagus. Namun, karena kondisinya kian parah, Oma kemudian dirujuk ke RS Abdoer Rahem. “Tadi sempat dibawa ke RSUD Asembagus,” ungkap Iqbal Waldi, tetangga Oma yang ikut mengantar ke rumah sakit.

Iqbal menambahkan, korban diduga disengat kelabang ketika membersihkan rumah. Tidak ada saksi mata dalam kejadian itu. Hanya saja, ketika baru disengat, Oma sempat bercerita kepada para tetangga. “Sebelum kritis, kepada beberapa orang, Oma memberitahu bahwa dirinya disengat kelabang saat bersih-bersih rumah,” terangnya.

Baca Juga :  Oma Irahman Korban Sengatan Kelabang Akhirnya Meninggal

Ketika baru pertama kali disengat, tidak ada hal yang menghawatirkan. Baru keesokan harinya, korban terlihat lemas dan pingsan “Oma pingsan dengan mulut berbusa. Khawatir membahayakan, tetangga-tetangga korban langsung merujuknya ke rumah sakit,” ungkap Iqbal.

Sekretaris Desa Wonorejo, Fatoni, mengaku kaget saat mendengar pria 35 tahun itu dirujuk ke rumah sakit. Padahal beberapa jam sebelumnya, Oma masih sempat mampir ke rumahnya.

“Sekitar jam tujuh pagi, dia ke rumah menanyakan Kartu  Keluarga. Memang kelihatannya sudah kurang sehat. Namun, masih tidak curiga sedikit pun. Tiba-tiba sepulang dari rumah, sekitar pukul 14.00, warga sudah melaporkan bahwa korban kritis dan tak sadarkan diri. Dengan mulut berbusa, Oma langsung dirujuk ke Rumah Sakit Abdurrahem,” jalas Fatoni.

Baca Juga :  Satu Pohon Pisang Emas Milik Sujito Bisa Berbuah hingga Empat Tandan

Eka Novitri, 25, sepupu korban, menyampaikan bahwa Oma memang tinggal seorang diri di rumahnya.“Korban tidak tinggal dengan siapa-siapa. Dia hidup membujang. Saya dihubungi oleh tetangga-tetangganya, bahwa Oma masuk rumah sakit. Mendengar kabar itu, saya langsung ke sini (RS Abdoer Rahem),” tutur wanita yang karib disapa Novi itu.

Salah satu dokter di Rumah Sakit yang menangani Oma menyampaikan, desas desus mengenai korban dilarikan ke rumah sakit karena tersengat kelabang tidaklah benar. Menurutnya Oma terkena penyakit stroke. “Saya ini loh dokternya, jadi lebih tahu. Setelah dicek, dia itu sakit stroke,” terang dokter yang tidak mau disebutkan namannya itu. (cw1/pri)

BANYUPUTIH – Diduga disengat Kelabang, Oma Irahman, warga Dusun Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih tak sadarkan diri. Dia kemudian dibawa tetangganya ke Rumah Sakit Umum Abdoer Rahem, Minggu kemarin (04/01).

Sebelumnya korban sempat akan dirawat di RSUD Asembagus. Namun, karena kondisinya kian parah, Oma kemudian dirujuk ke RS Abdoer Rahem. “Tadi sempat dibawa ke RSUD Asembagus,” ungkap Iqbal Waldi, tetangga Oma yang ikut mengantar ke rumah sakit.

Iqbal menambahkan, korban diduga disengat kelabang ketika membersihkan rumah. Tidak ada saksi mata dalam kejadian itu. Hanya saja, ketika baru disengat, Oma sempat bercerita kepada para tetangga. “Sebelum kritis, kepada beberapa orang, Oma memberitahu bahwa dirinya disengat kelabang saat bersih-bersih rumah,” terangnya.

Baca Juga :  Oma Irahman Korban Sengatan Kelabang Akhirnya Meninggal

Ketika baru pertama kali disengat, tidak ada hal yang menghawatirkan. Baru keesokan harinya, korban terlihat lemas dan pingsan “Oma pingsan dengan mulut berbusa. Khawatir membahayakan, tetangga-tetangga korban langsung merujuknya ke rumah sakit,” ungkap Iqbal.

Sekretaris Desa Wonorejo, Fatoni, mengaku kaget saat mendengar pria 35 tahun itu dirujuk ke rumah sakit. Padahal beberapa jam sebelumnya, Oma masih sempat mampir ke rumahnya.

“Sekitar jam tujuh pagi, dia ke rumah menanyakan Kartu  Keluarga. Memang kelihatannya sudah kurang sehat. Namun, masih tidak curiga sedikit pun. Tiba-tiba sepulang dari rumah, sekitar pukul 14.00, warga sudah melaporkan bahwa korban kritis dan tak sadarkan diri. Dengan mulut berbusa, Oma langsung dirujuk ke Rumah Sakit Abdurrahem,” jalas Fatoni.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Melandai, Imunisasi Anak di Kota Santri Kembali Digencarkan

Eka Novitri, 25, sepupu korban, menyampaikan bahwa Oma memang tinggal seorang diri di rumahnya.“Korban tidak tinggal dengan siapa-siapa. Dia hidup membujang. Saya dihubungi oleh tetangga-tetangganya, bahwa Oma masuk rumah sakit. Mendengar kabar itu, saya langsung ke sini (RS Abdoer Rahem),” tutur wanita yang karib disapa Novi itu.

Salah satu dokter di Rumah Sakit yang menangani Oma menyampaikan, desas desus mengenai korban dilarikan ke rumah sakit karena tersengat kelabang tidaklah benar. Menurutnya Oma terkena penyakit stroke. “Saya ini loh dokternya, jadi lebih tahu. Setelah dicek, dia itu sakit stroke,” terang dokter yang tidak mau disebutkan namannya itu. (cw1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/