alexametrics
27 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Ditinggal ke Luar Kota, Rumah Warga Dawuhan Dilalap Api

SITUBONDO – Kebakaran terjadi di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Senin (1/3) malam. Kamar milik salah seorang warga, Liani Ariani hangus dilalap api.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian materi mencapai Rp 10 juta. Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 19.00. Ketika itu, pemilik rumah sedang ada di luar kota. Rumah dibiarkan dalam keadaan kosong.

“Liani Ariani ada di Situbondo sekitar 10 hari lalu. Setelah itu, dia bersama keluarganya pergi ke Malang. Tidak jelas apa keperluannya,” ungkapnya.

Nah, saat meninggalkan rumah itulah, dia lupa mematikan kipas angin. “Diduga karena terlalu lama menyala, sehingga menyebabkan koresleting listrik. Akhirnya terjadilah kebakaran di salah satu kamar rumah Liani Ariani,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelaku Pembalakan Liar Terancam Hukuman di Atas Lima Tahun

Beruntung, peristiwa tersebut diketahui oleh salah tetangga korban, Sri Ratna. Dia langsung berteriak minta tolong kepada warga lainnya. Tak berselang lama, sejumlah pria datang dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya.

“Namun sayang, api tidak juga padam. Salah seorang dari warga lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar). Tak berselang lama, satu unit mobil Damkar tiba di lokasi,” ungkapnya.

Tanpa basa-basi, petugas turun dari mobil dan menyemprotkan air ke titik-titik api. “Sekitar setengah jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Dan syukur, api tidak merembet ke bangunan lainnya. Yang terbakar hanyalah kamar,” tuturnya. (zul/pri)

Baca Juga :  Bakar Sisa Rumput, Kandang Sapi Ludes Terbakar
MicrosoftInternetExplorer4

SITUBONDO – Kebakaran terjadi di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, Senin (1/3) malam. Kamar milik salah seorang warga, Liani Ariani hangus dilalap api.

Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian materi mencapai Rp 10 juta. Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Puriyono, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 19.00. Ketika itu, pemilik rumah sedang ada di luar kota. Rumah dibiarkan dalam keadaan kosong.

“Liani Ariani ada di Situbondo sekitar 10 hari lalu. Setelah itu, dia bersama keluarganya pergi ke Malang. Tidak jelas apa keperluannya,” ungkapnya.

Nah, saat meninggalkan rumah itulah, dia lupa mematikan kipas angin. “Diduga karena terlalu lama menyala, sehingga menyebabkan koresleting listrik. Akhirnya terjadilah kebakaran di salah satu kamar rumah Liani Ariani,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tugas Penembak Jitu Sekedar Lumpuhkan Pelaku Kejahatan

Beruntung, peristiwa tersebut diketahui oleh salah tetangga korban, Sri Ratna. Dia langsung berteriak minta tolong kepada warga lainnya. Tak berselang lama, sejumlah pria datang dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya.

“Namun sayang, api tidak juga padam. Salah seorang dari warga lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar). Tak berselang lama, satu unit mobil Damkar tiba di lokasi,” ungkapnya.

Tanpa basa-basi, petugas turun dari mobil dan menyemprotkan air ke titik-titik api. “Sekitar setengah jam kemudian, api berhasil dipadamkan. Dan syukur, api tidak merembet ke bangunan lainnya. Yang terbakar hanyalah kamar,” tuturnya. (zul/pri)

Baca Juga :  Bertahun-tahun Terbaring Lemas, Semua Kebutuhan Bergantung Istri
MicrosoftInternetExplorer4

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/