alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Banyak Orang Gila berkeliaran di Situbondo

SITUBONDO – Orang gila (orgil) yang berkeliaran di wilayah Situbondo semakin banyak, belakangan ini. Sayangnya, belum ada tindakan penertiban yang dilakukan pihak berwenang. Misalnya operasio atau razia.

  Imam, salah satu warga Situbondo mengatakan, di tempat-tempat umum, dirinya kerap menemukan orgil. Keberadaan orang yang mengalami gangguan jiwa itu tidak jarang meresahkan. Bahkan, ada yang bertindak membahayakan.

  Di tengah kondisi demikian, katanya, pihak berwenang tidak pernah melakukan penertiban. Imam mengaku, setelah lebaran beberapa waktu lalu, dia tidak pernah melihat ada satpol PP yang melakukan azia orgil. “Cuma pernah lihat sebelum puasa saja dulu,” katanya.

Baca Juga :  Penggajian PNS Diperkirakan Pekan Depan

  Karena itu, dia berharap ada kepekaan dari pihak berwenang. Dia meminta kepada Satpol PP untuk melakukan razia orgil yang jumlahnya terus bertambah. “Terutama di tempat-tempat umum, tempat-temapt keramaian,” saran Imam.

  Imam menambahkan, hal ini juga menjadi bukti kegagalan pemerintah dalam meminimalisir jumlah orgil dan gelandangan, yang sudah lama dielu-elukan. Dalam pandangannya, belum terlihat keberhasilan dalam masalah ini.

  Ini diakibatkan karena penanganan yang dilakukan tidak terukur. Razia yang dilakukan tidak membuahkan hasil apapun. Sebab, setelah terjaring razia, orgil tersebut dilepas kembali. “Hanya dibersihkan, kemudian dilepas lagi,” imbuhnya.

Dalam pandangannya, penanganan seperti ini sia-sia. Tidak akan memberikan dampak apapun. Oleh karena itulah, masalah ini harus betul-betul diseriusi. “Cari jalan keluar yang terbaik. Ini menjadi PR besar pemerintah,” tambahnya.

Baca Juga :  Revitalisasi PG Asembagus Sudah 95 Persen

Terlebih lagi, saat ini pemerintah sedang mencanangkan tahun kunjungan wisata. Imam berpendapat, orang luar Situbondo akan berpikir ulang untuk datang ke Kota Santri jika masih ditemukan banyak orgil berkeliaran.

Sementara itu, Kasatpol PP Situbondo, Masyhari, belum bsia dihubungi. Wartawan koran ini beberapa kali menghubungi melalui sambungan telepon, tetapi tidak aktif. (bib/pri)    

SITUBONDO – Orang gila (orgil) yang berkeliaran di wilayah Situbondo semakin banyak, belakangan ini. Sayangnya, belum ada tindakan penertiban yang dilakukan pihak berwenang. Misalnya operasio atau razia.

  Imam, salah satu warga Situbondo mengatakan, di tempat-tempat umum, dirinya kerap menemukan orgil. Keberadaan orang yang mengalami gangguan jiwa itu tidak jarang meresahkan. Bahkan, ada yang bertindak membahayakan.

  Di tengah kondisi demikian, katanya, pihak berwenang tidak pernah melakukan penertiban. Imam mengaku, setelah lebaran beberapa waktu lalu, dia tidak pernah melihat ada satpol PP yang melakukan azia orgil. “Cuma pernah lihat sebelum puasa saja dulu,” katanya.

Baca Juga :  Anggaran UP DPRD Bermasalah, Kejari Kejari Geledah Sekretariat

  Karena itu, dia berharap ada kepekaan dari pihak berwenang. Dia meminta kepada Satpol PP untuk melakukan razia orgil yang jumlahnya terus bertambah. “Terutama di tempat-tempat umum, tempat-temapt keramaian,” saran Imam.

  Imam menambahkan, hal ini juga menjadi bukti kegagalan pemerintah dalam meminimalisir jumlah orgil dan gelandangan, yang sudah lama dielu-elukan. Dalam pandangannya, belum terlihat keberhasilan dalam masalah ini.

  Ini diakibatkan karena penanganan yang dilakukan tidak terukur. Razia yang dilakukan tidak membuahkan hasil apapun. Sebab, setelah terjaring razia, orgil tersebut dilepas kembali. “Hanya dibersihkan, kemudian dilepas lagi,” imbuhnya.

Dalam pandangannya, penanganan seperti ini sia-sia. Tidak akan memberikan dampak apapun. Oleh karena itulah, masalah ini harus betul-betul diseriusi. “Cari jalan keluar yang terbaik. Ini menjadi PR besar pemerintah,” tambahnya.

Baca Juga :  Penggajian PNS Diperkirakan Pekan Depan

Terlebih lagi, saat ini pemerintah sedang mencanangkan tahun kunjungan wisata. Imam berpendapat, orang luar Situbondo akan berpikir ulang untuk datang ke Kota Santri jika masih ditemukan banyak orgil berkeliaran.

Sementara itu, Kasatpol PP Situbondo, Masyhari, belum bsia dihubungi. Wartawan koran ini beberapa kali menghubungi melalui sambungan telepon, tetapi tidak aktif. (bib/pri)    

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/