alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Alfamart Class SMKN 1 Panji Diresmikan

 SITUBONDO – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk selaku pemilik jaringan Alfamart, meresmikan program pendidikan ritel Alfamart Class di SMKN 1 Panji kemarin (2/5). Program ini merupakan inisiatif yang baik dari perusahaan swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Situbondo.

Branch Manager Alfamart Cabang Jember, Yosia Andika Pakiding mengaku, Alfamart Class di SMKN 1 Panji merupakan yang ke delapan di Cabang Jember. Sebelumnya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk telah meresmikan Alfamart beberapa SMK Negeri di Kabupaten Jember, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, dan Kota Probolinggo.

Yosia menerangkan, program ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang siap pakai di bidang industri ritel. “Perusahaan ingin membantu pemerintah daerah dalam menyediakan lapangan kerja untuk para lulusan SMK, khususnya di Kabupaten Situbondo,” katanya.

Dia menambahkan, Alfamart Class diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan SMK, sekaligus menjadi solusi yang menguntungkan bagi berbagai pihak. “Di satu sisi kami membantu menyediakan lapangan kerja bagi lulusan SMK, di sisi lain kami juga mendapat tenaga kerja yang kompeten yang mampu menjawab kebutuhan perusahaan,” tuturnya.

Selain meresmikan program Alfamart Class, ada juga hibah Laboratorium Ritel atau Business Centre berupa toko Alfamart sebagai media praktik belajar siswa. “Di Situbondo, kita baru bekerja sama dengan SMKN 1 Panji. Ke depan, sangat mungkin ada MoU dengan SMK yang lain,” kata Yosia.

Ditambahkan, kurikulum ritel ini bisa menjadi alternatif bagi siswa SMK. Karena arah karirnya sudah jelas. Di mana lulusannya punya pilihan untuk bekerja langsung di industri ritel atau membuka usaha ritel secara mandiri.

Kini, Alfamart Class telah diimplementasikan di 193 SMK yang tersebar di 31 kota. Di antaranya, Jakarta, Bandung, Banjarmasin, Makassar, Manado, Medan, Cilegon, Semarang, Madiun, Malang, Denpasar, Cirebon, Pekanbaru, Bogor, dan lain sebagainya.  Khusus di Jatim, sudah dibuka 53 Alfamart Class.

Kepala SMKN 1 Panji, Kumudawati menambahkan, di sekolahnya sudah ada kelas industri. Kelas ini sudah MoU dengan  PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. “Mulai penerimaan siswa baru, penyusunan kurikulum, dan praktik pengalaman kerja (PKL) di Alfamart.

Kelebihan dari kerja sama tersebut, lulusan kelas industri langsung bisa diterima bekerja di Alfamart. “Tidak ada masa tenggang menunggu waktu bekerja. Tinggal menunggu penempatan saja,” jelasnya.

Kumudawati berencana kerja sama tersebut tidak hanya dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Akan tetapi ke depan, pihaknya  akan bersinergi dengan perusahaan-perusahaan lain. “Rencananya ada kerja sama kelas IT dengan perusahaan HP, seperti Evercoss,” pungkasnya. (bib/bay)

 SITUBONDO – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk selaku pemilik jaringan Alfamart, meresmikan program pendidikan ritel Alfamart Class di SMKN 1 Panji kemarin (2/5). Program ini merupakan inisiatif yang baik dari perusahaan swasta untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Situbondo.

Branch Manager Alfamart Cabang Jember, Yosia Andika Pakiding mengaku, Alfamart Class di SMKN 1 Panji merupakan yang ke delapan di Cabang Jember. Sebelumnya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk telah meresmikan Alfamart beberapa SMK Negeri di Kabupaten Jember, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, dan Kota Probolinggo.

Yosia menerangkan, program ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang siap pakai di bidang industri ritel. “Perusahaan ingin membantu pemerintah daerah dalam menyediakan lapangan kerja untuk para lulusan SMK, khususnya di Kabupaten Situbondo,” katanya.

Dia menambahkan, Alfamart Class diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan SMK, sekaligus menjadi solusi yang menguntungkan bagi berbagai pihak. “Di satu sisi kami membantu menyediakan lapangan kerja bagi lulusan SMK, di sisi lain kami juga mendapat tenaga kerja yang kompeten yang mampu menjawab kebutuhan perusahaan,” tuturnya.

Selain meresmikan program Alfamart Class, ada juga hibah Laboratorium Ritel atau Business Centre berupa toko Alfamart sebagai media praktik belajar siswa. “Di Situbondo, kita baru bekerja sama dengan SMKN 1 Panji. Ke depan, sangat mungkin ada MoU dengan SMK yang lain,” kata Yosia.

Ditambahkan, kurikulum ritel ini bisa menjadi alternatif bagi siswa SMK. Karena arah karirnya sudah jelas. Di mana lulusannya punya pilihan untuk bekerja langsung di industri ritel atau membuka usaha ritel secara mandiri.

Kini, Alfamart Class telah diimplementasikan di 193 SMK yang tersebar di 31 kota. Di antaranya, Jakarta, Bandung, Banjarmasin, Makassar, Manado, Medan, Cilegon, Semarang, Madiun, Malang, Denpasar, Cirebon, Pekanbaru, Bogor, dan lain sebagainya.  Khusus di Jatim, sudah dibuka 53 Alfamart Class.

Kepala SMKN 1 Panji, Kumudawati menambahkan, di sekolahnya sudah ada kelas industri. Kelas ini sudah MoU dengan  PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. “Mulai penerimaan siswa baru, penyusunan kurikulum, dan praktik pengalaman kerja (PKL) di Alfamart.

Kelebihan dari kerja sama tersebut, lulusan kelas industri langsung bisa diterima bekerja di Alfamart. “Tidak ada masa tenggang menunggu waktu bekerja. Tinggal menunggu penempatan saja,” jelasnya.

Kumudawati berencana kerja sama tersebut tidak hanya dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Akan tetapi ke depan, pihaknya  akan bersinergi dengan perusahaan-perusahaan lain. “Rencananya ada kerja sama kelas IT dengan perusahaan HP, seperti Evercoss,” pungkasnya. (bib/bay)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/