alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Pergi Memancing, Tenggelam di Laut

BANYUPUTIH – Eko, 30 tahun, ditemukan meninggal dunia pada saat memancing di Perairan laut Sidodadi, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jumat (1/4/2022). Diduga, pria yang hobby memancing itu meninggal akibat tidak bisa berenang saat melewati palung laut dengan arus yang deras. Sehingga terseret dan tenggelam.

Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto  mengatakan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang yang kebetulan juga memancing di pantai tersebur. Keduanya hanya melihat Eko berjalan ke tengah menggunakan sepatu. Nah setibanya di tengah, yang berjarak sekitar 25 meter dari bibir pantai, Eko tiba-tiba berteriak meminta tolong.

“Waktu itu, kedua orang saksi berusaha untuk menolongnya, hingga berhasil. Tetapi Eko sudah dalam kedaan tidak bernafas, sehingga kedua saksi langsung membawanya ke bibir pantai,” ungkapnya.

Menurut Heru, kedua saksi itu tidak menunggu lama langsung melakukan tindakan menghubungi warga sekitar dan menguhubungi bagian polsek. Sehingga bagian polsek datang dan langsung membawa jenazah Eko ke rumah sakit.

“Dari hasil pemeriksaan luar tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga tidak bisa berenang saat melewati palung laut dengan arus yang deras sehingga terseret dan tenggelam,” kata Heru.               

Heru menambahakan,setelah pihak keluarga koraban datang ke rumah sakit, keluarga Eko menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah menerimah petaka tersebut sebagai ujian dari sang kuasa. Sehingga jenazah Eko langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.

 “Keluarga korban sudah membuat surat penyataan dan menerima atas musibah yang menimpa salah satu anggota kelurganya. Jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarganya, untuk dimakamkan di kampung halamannya,” pungkas Heru. (hum/pri)

BANYUPUTIH – Eko, 30 tahun, ditemukan meninggal dunia pada saat memancing di Perairan laut Sidodadi, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jumat (1/4/2022). Diduga, pria yang hobby memancing itu meninggal akibat tidak bisa berenang saat melewati palung laut dengan arus yang deras. Sehingga terseret dan tenggelam.

Kapolsek Banyuputih, AKP Heru Purwanto  mengatakan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang yang kebetulan juga memancing di pantai tersebur. Keduanya hanya melihat Eko berjalan ke tengah menggunakan sepatu. Nah setibanya di tengah, yang berjarak sekitar 25 meter dari bibir pantai, Eko tiba-tiba berteriak meminta tolong.

“Waktu itu, kedua orang saksi berusaha untuk menolongnya, hingga berhasil. Tetapi Eko sudah dalam kedaan tidak bernafas, sehingga kedua saksi langsung membawanya ke bibir pantai,” ungkapnya.

Menurut Heru, kedua saksi itu tidak menunggu lama langsung melakukan tindakan menghubungi warga sekitar dan menguhubungi bagian polsek. Sehingga bagian polsek datang dan langsung membawa jenazah Eko ke rumah sakit.

“Dari hasil pemeriksaan luar tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga tidak bisa berenang saat melewati palung laut dengan arus yang deras sehingga terseret dan tenggelam,” kata Heru.               

Heru menambahakan,setelah pihak keluarga koraban datang ke rumah sakit, keluarga Eko menolak untuk dilakukan otopsi dan sudah menerimah petaka tersebut sebagai ujian dari sang kuasa. Sehingga jenazah Eko langsung dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.

 “Keluarga korban sudah membuat surat penyataan dan menerima atas musibah yang menimpa salah satu anggota kelurganya. Jenazah korban langsung kami serahkan kepada pihak keluarganya, untuk dimakamkan di kampung halamannya,” pungkas Heru. (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/