alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Tiga Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Warga Diminta Tetap Taat Prokes

SITUBONDO – Memasuki gelombang ketiga sebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Situbondo, tercatat tiga pasien meninggal dunia setelah dilakukan perawatan secara medis di rumah sakit, hingga tanggal 28 Februari lalu.

Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, Zainul Arifin mengatakan, kasus pasien Covid yang meninggal terkonfirmasi sebanyak tiga orang. Mereka dilakukan pemakaman berdasarkan prosedur Covid-19.

“Berdasarkan informasi yang didapatkan. Pasien yang meninggal dunia domisilinya berbeda-beda. Satu pasien domisili di Kecamatan Mlandingan, Satu Pasien domisili Kecamatan Situbondo, dan satu pasien lagi domisili Kecamatan Panarukan,” ucap Zainul Arifin, Selasa (1/3).

Lebih lanjut, Zainul mengatakan, tiga pasien yang meninggal dunia sebelumnya melakukan perawatan medis di rumah sakit yang berbeda. “Dua pasien sebelumnya dirawat di RSUD dr. Abdoer Rahem. Sedangkan satu pasien dirawat di rumah sakit Elizabeth,” ungkapnya.

Jenazah tiga pasien yang meninggal karena terkonfirmasi positif,  secara langsung dilakukan proses pemulasaraan di rumah sakit setempat. Mengingat, untuk mencegah penularan pada pihak lain. “Proses pemulasaraan bagi pasien Covid-19 sama dengan yang sebelumnya. Setiap pasien langsung ditangani oleh petugas. Kemudian jenazahnya  dibawa ke tempat pemakaman yang sudah disediakan,” jelasnya.

Sementara, secara terpisah Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem, Roekmy Prabarini mengatakan, dua pasien Covid-19 meninggal dunia disebabkan karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Hal itu disebabkan oleh riwayat penyakit yang dialaminya. “Dua pasien sebelumnya kondisinya memang sudah menurun ketika dirujuk ke rumah sakit. Dari hasil medis, didominasi mereka yang meninggal memiliki riwayat penyakit bawaan selain karena terkonfirmasi positif Covid-19,” ucapnya. (mg1/pri)

SITUBONDO – Memasuki gelombang ketiga sebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Situbondo, tercatat tiga pasien meninggal dunia setelah dilakukan perawatan secara medis di rumah sakit, hingga tanggal 28 Februari lalu.

Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, Zainul Arifin mengatakan, kasus pasien Covid yang meninggal terkonfirmasi sebanyak tiga orang. Mereka dilakukan pemakaman berdasarkan prosedur Covid-19.

“Berdasarkan informasi yang didapatkan. Pasien yang meninggal dunia domisilinya berbeda-beda. Satu pasien domisili di Kecamatan Mlandingan, Satu Pasien domisili Kecamatan Situbondo, dan satu pasien lagi domisili Kecamatan Panarukan,” ucap Zainul Arifin, Selasa (1/3).

Lebih lanjut, Zainul mengatakan, tiga pasien yang meninggal dunia sebelumnya melakukan perawatan medis di rumah sakit yang berbeda. “Dua pasien sebelumnya dirawat di RSUD dr. Abdoer Rahem. Sedangkan satu pasien dirawat di rumah sakit Elizabeth,” ungkapnya.

Jenazah tiga pasien yang meninggal karena terkonfirmasi positif,  secara langsung dilakukan proses pemulasaraan di rumah sakit setempat. Mengingat, untuk mencegah penularan pada pihak lain. “Proses pemulasaraan bagi pasien Covid-19 sama dengan yang sebelumnya. Setiap pasien langsung ditangani oleh petugas. Kemudian jenazahnya  dibawa ke tempat pemakaman yang sudah disediakan,” jelasnya.

Sementara, secara terpisah Direktur RSUD dr. Abdoer Rahem, Roekmy Prabarini mengatakan, dua pasien Covid-19 meninggal dunia disebabkan karena kondisi kesehatannya yang terus menurun. Hal itu disebabkan oleh riwayat penyakit yang dialaminya. “Dua pasien sebelumnya kondisinya memang sudah menurun ketika dirujuk ke rumah sakit. Dari hasil medis, didominasi mereka yang meninggal memiliki riwayat penyakit bawaan selain karena terkonfirmasi positif Covid-19,” ucapnya. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/