alexametrics
22.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Gunakan Ijazah Palsu, Polisi Tahan Kades Battal Situbondo

SITUBONDO – Kepala Desa (kades) Battal, Kecamatan Panji, Suryadi dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Situbondo, Rabu (30/9) kemarin.  Pria yang menjabat kades selama dua periode tersebut diduga kuat melakukan pemalsuan ijazah pada saat pemilihan kades tahun 2013 silam.

Polres Situbondo melakukan penahanan setelah berkas Suryadi dinyatakan P.21 atau sempurna oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo. Penyidik harus bekerja secara maraton untuk mengungkap kasus tersebut. “Kita melakukan penahanan terhadap Kepala Desa Battal atas dugaan kasus pemalsuan ijazah di tahun 2013, “ terang Kasat Reskrim, AKP Agus Widodo.

Disebutkan, Kades Battal  dijerat dengan pasal 263 KUHP. Ancaman hukumannya enam tahun penjara. “Sesuai dengan perintah JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, kami akan secepatnya melakukan pelimpahan tahap dua,”ucap Kasatreskrim.

Bagaimana dengan pembuat ijazah palsu tersangka ? Kasatreskrim mengaku masih dalam menyelidikan. Dia mengaku juga akan memproses hukum jika pelakunya terungkap.

Kasatreskrim menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi ada pemalsuan ijazah. Karena, hal itu bertentangan dengan hukum. “Bagi kepala desa atau siapa saja  jika menginginkan ijasah yang asli atau yang legal, solusinya ya harus sekolah minimal ikut paket C atau paket apa pun yang terpenting sudah direkomendasikan oleh pemerintah. Jadi, jangan sekali-kali jadi orang yang tidak sekolah malah dapat ijasah,” pungkasnya. (mg1/pri)

SITUBONDO – Kepala Desa (kades) Battal, Kecamatan Panji, Suryadi dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Situbondo, Rabu (30/9) kemarin.  Pria yang menjabat kades selama dua periode tersebut diduga kuat melakukan pemalsuan ijazah pada saat pemilihan kades tahun 2013 silam.

Polres Situbondo melakukan penahanan setelah berkas Suryadi dinyatakan P.21 atau sempurna oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo. Penyidik harus bekerja secara maraton untuk mengungkap kasus tersebut. “Kita melakukan penahanan terhadap Kepala Desa Battal atas dugaan kasus pemalsuan ijazah di tahun 2013, “ terang Kasat Reskrim, AKP Agus Widodo.

Disebutkan, Kades Battal  dijerat dengan pasal 263 KUHP. Ancaman hukumannya enam tahun penjara. “Sesuai dengan perintah JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo, kami akan secepatnya melakukan pelimpahan tahap dua,”ucap Kasatreskrim.

Bagaimana dengan pembuat ijazah palsu tersangka ? Kasatreskrim mengaku masih dalam menyelidikan. Dia mengaku juga akan memproses hukum jika pelakunya terungkap.

Kasatreskrim menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi ada pemalsuan ijazah. Karena, hal itu bertentangan dengan hukum. “Bagi kepala desa atau siapa saja  jika menginginkan ijasah yang asli atau yang legal, solusinya ya harus sekolah minimal ikut paket C atau paket apa pun yang terpenting sudah direkomendasikan oleh pemerintah. Jadi, jangan sekali-kali jadi orang yang tidak sekolah malah dapat ijasah,” pungkasnya. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/