alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Tidur di Tengah Sungai, ODGJ Bikin Heboh Warga Situbondo

SITUBONDO – Satpol PP mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kemarin (23/2).  Sebab, dia ditemukan tidur di tengah sungai di bawah jembatan dam pintu lima Desa Kotakan, Kecamatan/Kota Situbondo. 

Kabid Keamanan dan Ketertiban Masyarakat( Kamtibmas) Satpol-PP, Aus Syawaruddin, mengatakan penanganan yang dilakukan tersebut setelah sebelumnya ada informasi yang disampaikan masyarakat. Ada ODGJ yang tidur di bawah jembatan kawasan dam pintu lima. Itu sangat menghawatirkan. Sebab, ketika ada air limpas membesar, ODGJ tersebut akan hanyut. Besar kemungkinan bisa meninggal. “Kita langsung merapat. sesampainya di lokasi, kita melihat ODGJ itu sedang tidur,” ujarnya.

Menurut warga sekitar, ODGJ itu sudah terlihat ada di bawah jembatan sejak Selasa lalu. Tetapi sengaja dibiarkan. Dikira hanya mau mandi. Ternyata keesokan harinya, malah tidur di atas batu pas di tengah-tengah sungai. “Warga sekitar panik. Karena, biar bagaimanapun dia juga manusia yang harus kita tolong sebelum terlambat,” imbuh Aus.

Ditambahkan, proses evakuasi yang dilakukan mengalami kesulitan. Sebab, ODGJ itu sempat meronta. Enggan diajak naik. Akhirnya, petugas memaksa, hingga berhasil. “Kami langsung menyerahkan ODGJ tersebut, ke Dinas Sosial,” ungkapnya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Mohammad Syawal mengatakan, ODGJ tersebut langsung dibawa ke Kabupaten Banyuwangi. “ODGJ itu mengaku orang Banyuwangi. Namanya Fathan, usianya 35 tahun, dan kami langsung meyerahkan ke Dinsos di sana,” pungkas Syawal. (pri/hum)

SITUBONDO – Satpol PP mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), kemarin (23/2).  Sebab, dia ditemukan tidur di tengah sungai di bawah jembatan dam pintu lima Desa Kotakan, Kecamatan/Kota Situbondo. 

Kabid Keamanan dan Ketertiban Masyarakat( Kamtibmas) Satpol-PP, Aus Syawaruddin, mengatakan penanganan yang dilakukan tersebut setelah sebelumnya ada informasi yang disampaikan masyarakat. Ada ODGJ yang tidur di bawah jembatan kawasan dam pintu lima. Itu sangat menghawatirkan. Sebab, ketika ada air limpas membesar, ODGJ tersebut akan hanyut. Besar kemungkinan bisa meninggal. “Kita langsung merapat. sesampainya di lokasi, kita melihat ODGJ itu sedang tidur,” ujarnya.

Menurut warga sekitar, ODGJ itu sudah terlihat ada di bawah jembatan sejak Selasa lalu. Tetapi sengaja dibiarkan. Dikira hanya mau mandi. Ternyata keesokan harinya, malah tidur di atas batu pas di tengah-tengah sungai. “Warga sekitar panik. Karena, biar bagaimanapun dia juga manusia yang harus kita tolong sebelum terlambat,” imbuh Aus.

Ditambahkan, proses evakuasi yang dilakukan mengalami kesulitan. Sebab, ODGJ itu sempat meronta. Enggan diajak naik. Akhirnya, petugas memaksa, hingga berhasil. “Kami langsung menyerahkan ODGJ tersebut, ke Dinas Sosial,” ungkapnya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Mohammad Syawal mengatakan, ODGJ tersebut langsung dibawa ke Kabupaten Banyuwangi. “ODGJ itu mengaku orang Banyuwangi. Namanya Fathan, usianya 35 tahun, dan kami langsung meyerahkan ke Dinsos di sana,” pungkas Syawal. (pri/hum)

Artikel Terkait

Most Read

Selamat Datang Rizki

Wisudawan Siap Mengudara di Papua

Artikel Terbaru

/