alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Migor Kemasan Masih Langka, Pemkab Situbondo Gelar Pasar Murah

SITUBONDO – Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdaging), Ir. Sentot Sugiono, M.Si mengantisipasi kelangkaan persediaan minyak di Kabupaten Situbondo. Pihaknya berencana melakukan pengiriman surat pada Kementerian Perdagangan.

Sentot mengatakan, ketersediaan minyak goreng menjadi sulit didapatkan lantaran persediaan minyak yang ada minim. Meski pemerintah sebelumnya telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak terus terjadi, kami berupaya untuk mengirimkan surat melalui dinas Provinsi Jawa Timur pada Kementerian,” ucap Sentot, Senin (28/2).

Lebih lanjut, Sentot mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan mitra kerjanya terhadap empat distributor penyedia minyak goreng di Situbondo. “Distributor kami memang sudah kesulitan mendapatkan persediaan minyak goreng ulang. Bahkan, beberapa hari di Surabaya belum dapat menghasilkan minyak goreng Seca maksimal,” ungkapnya.

Masih kata dia, Sentot mengaku, pengisian ulang minyak goreng terhadap kendaraan milik distributor tidak tercapai maksimal. Sebab, pabrikan minyak goreng sendiri pengiriman minyaknya turut mengalami pengurangan. Sehingga armada kendaraan yang di sediakan terbatas stok minyak yang diperoleh. “Mereka (distributor) sudah beberapa hari dan satu Minggu di Surabaya untuk mengisi ulang minyak goreng. Tapi stok minyaknya terbatas,” ucapnya.

Sentot mengatakan, akibat minimnya ketersediaan minyak goreng. Pihaknya mengaku tidak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan harga pada minyak goreng. “Beberapa wilayah harga minyak goreng mulai naik lagi saat ini,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng di Situbondo, Sentot mengaku ada peluang besar terhadap harga minyak goreng tidak mengalami kenaikan harga yang akan terjadi. “Kami mengumpulkan para distributor, dan menanyakan ketersediaan minyak goreng yang ada. Menurut mereka, minyak goreng ini bisa bertahan sampai bulan Ramadan,” kata Sentot. (mg1)

SITUBONDO – Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdaging), Ir. Sentot Sugiono, M.Si mengantisipasi kelangkaan persediaan minyak di Kabupaten Situbondo. Pihaknya berencana melakukan pengiriman surat pada Kementerian Perdagangan.

Sentot mengatakan, ketersediaan minyak goreng menjadi sulit didapatkan lantaran persediaan minyak yang ada minim. Meski pemerintah sebelumnya telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak terus terjadi, kami berupaya untuk mengirimkan surat melalui dinas Provinsi Jawa Timur pada Kementerian,” ucap Sentot, Senin (28/2).

Lebih lanjut, Sentot mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan mitra kerjanya terhadap empat distributor penyedia minyak goreng di Situbondo. “Distributor kami memang sudah kesulitan mendapatkan persediaan minyak goreng ulang. Bahkan, beberapa hari di Surabaya belum dapat menghasilkan minyak goreng Seca maksimal,” ungkapnya.

Masih kata dia, Sentot mengaku, pengisian ulang minyak goreng terhadap kendaraan milik distributor tidak tercapai maksimal. Sebab, pabrikan minyak goreng sendiri pengiriman minyaknya turut mengalami pengurangan. Sehingga armada kendaraan yang di sediakan terbatas stok minyak yang diperoleh. “Mereka (distributor) sudah beberapa hari dan satu Minggu di Surabaya untuk mengisi ulang minyak goreng. Tapi stok minyaknya terbatas,” ucapnya.

Sentot mengatakan, akibat minimnya ketersediaan minyak goreng. Pihaknya mengaku tidak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan harga pada minyak goreng. “Beberapa wilayah harga minyak goreng mulai naik lagi saat ini,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng di Situbondo, Sentot mengaku ada peluang besar terhadap harga minyak goreng tidak mengalami kenaikan harga yang akan terjadi. “Kami mengumpulkan para distributor, dan menanyakan ketersediaan minyak goreng yang ada. Menurut mereka, minyak goreng ini bisa bertahan sampai bulan Ramadan,” kata Sentot. (mg1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/