alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Longsor, Batu Besar Hantam Dapur Rumah Sacong

ARJASA – Hujan disertai angin kencang mengakibatkan longsor di Dusun Dawuhan, Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Situbondo. Akibatnya, dapur rumah milik Sacong, 55, mengalami kerusakan kerena tertimpa batu yang ambrol dari ketinggian empat meter.

Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Zainul Arifin mengatakan, akibat hujan, tanah menjadi lembab. Sehingga, tanah di bagian belakang rumah Sacong lonsor. “Ada batu ukuran besar ikut terbawa dan menghantam dapur rumah korban,” kata Zainul, Senin (29/11).

Menurut Zainul, saat kejadian, Sacong berada di emperan rumahnya. Tiba-tiba sekira pukul 15.00 wib keluarga Sacung dikejutkan dengan suara benturan keras dari halaman belakang rumah. Setelah dilihat, tembok rumahnya yang terbuat dari batako sudah bolong karena dihantam batu besar.  “Kerugian diperkirakan Rp 4 juta,” imbuhnya.

Beruntung dalam kejadian ini tidak sampai mengakibatkan korban luka apalagi korban jiwa. Sebab, pada waktu kejadian, keluarga Sacung sedang ada di emperan rumah. Mengetahui keadaan tersebut, warga sekitar langsung bergotong royong melakukan evakuasi.

“Pada saat tim BPBD ada di sana, langsung bergabung dengan warga untuk bekerja bakti dan membersihkan tumpukan tanah, warga sekitar cukup mengalami kesulitan dalam mengevakuasi batu karena ukurannya cukup besar,” jelas Zainul. (mg1/pri)

ARJASA – Hujan disertai angin kencang mengakibatkan longsor di Dusun Dawuhan, Desa Bayeman, Kecamatan Arjasa, Situbondo. Akibatnya, dapur rumah milik Sacong, 55, mengalami kerusakan kerena tertimpa batu yang ambrol dari ketinggian empat meter.

Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Zainul Arifin mengatakan, akibat hujan, tanah menjadi lembab. Sehingga, tanah di bagian belakang rumah Sacong lonsor. “Ada batu ukuran besar ikut terbawa dan menghantam dapur rumah korban,” kata Zainul, Senin (29/11).

Menurut Zainul, saat kejadian, Sacong berada di emperan rumahnya. Tiba-tiba sekira pukul 15.00 wib keluarga Sacung dikejutkan dengan suara benturan keras dari halaman belakang rumah. Setelah dilihat, tembok rumahnya yang terbuat dari batako sudah bolong karena dihantam batu besar.  “Kerugian diperkirakan Rp 4 juta,” imbuhnya.

Beruntung dalam kejadian ini tidak sampai mengakibatkan korban luka apalagi korban jiwa. Sebab, pada waktu kejadian, keluarga Sacung sedang ada di emperan rumah. Mengetahui keadaan tersebut, warga sekitar langsung bergotong royong melakukan evakuasi.

“Pada saat tim BPBD ada di sana, langsung bergabung dengan warga untuk bekerja bakti dan membersihkan tumpukan tanah, warga sekitar cukup mengalami kesulitan dalam mengevakuasi batu karena ukurannya cukup besar,” jelas Zainul. (mg1/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/