alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Lima Paket Pekerjaan Fisik Disdikbud Tidak Terserap

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Paket proyek yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 di Dinas Pendidikan Pemkab Situbondo tidak terserap maksimal. Lantaran proses lelangnya melewati batas waktu yang telah ditentukan. Yakni 21 Juli 2021.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kabid PPTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Andi Yulian Haryanto membenarkan paket pekerjaan fisik untuk sejumlah sekolah yang tidak seluruhnya terserap. Sebab, dalam proses lelang melebihi batas waktu. “Tidak semua proyek fisik tahun 2021 terlaksana di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud),” terangnya, Rabu (29/6).

Andi mengaku tidak mengetahui secara detail letak  proyek tersebut. Namun yang pasti, bentuk kegiatannya  berupa pembangunan fasilitas pendidikan. “Proyek fisik dibangun untuk sarana-prasarana sekolah, cuman belum tahu sekolah di mana saja yang dimaksud, dan persoalannya apa?,” kata Andi saat ditemui di ruang kerja Sekretaris Disdikbud.

Baca Juga :  Penyusunan APBDes Dibatasi Seminggu

Dia mengaku akan meminimalisir kejadian serupa terulang kembali. Sehingga pembangunan bisa terlaksana penuh. “Tahun ini semoga bisa terealisasi seratus persen,” harapnya.

Untuk kepentingan hal tersebut, sejumlah syarat dan prosedur kegiatan DAK tahun 2022 sudah mulai dipersiapkan sejak beberapa pekan lalu. Jumlah proyek fisik yang dilelang tahun totalnya sekitar 22 paket. “Saat ini paket tersebut sudah diupload melalui sistem Unit Pelayanan Pengadaan (UPL) Pemkab Situbondo. beberapa paket pekerjaan fisik sudah memasuki tahapan lelang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang Pemkab Situbondo, Zainul saat dikonfirmasi melalui panggilan via whatsapp tidak dapat dihubungi. Pesan yang dikirim hingga berita ini ditulis tidak ada balasan. (wan/pri)

Baca Juga :  Perceraian Didominasi Cerai Gugat, 268 laki-laki Pun Jadi Duda

SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Paket proyek yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 di Dinas Pendidikan Pemkab Situbondo tidak terserap maksimal. Lantaran proses lelangnya melewati batas waktu yang telah ditentukan. Yakni 21 Juli 2021.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Kabid PPTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Andi Yulian Haryanto membenarkan paket pekerjaan fisik untuk sejumlah sekolah yang tidak seluruhnya terserap. Sebab, dalam proses lelang melebihi batas waktu. “Tidak semua proyek fisik tahun 2021 terlaksana di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud),” terangnya, Rabu (29/6).

Andi mengaku tidak mengetahui secara detail letak  proyek tersebut. Namun yang pasti, bentuk kegiatannya  berupa pembangunan fasilitas pendidikan. “Proyek fisik dibangun untuk sarana-prasarana sekolah, cuman belum tahu sekolah di mana saja yang dimaksud, dan persoalannya apa?,” kata Andi saat ditemui di ruang kerja Sekretaris Disdikbud.

Baca Juga :  Keroyokan Jemput Bola Cegah Anak Putus Sekolah

Dia mengaku akan meminimalisir kejadian serupa terulang kembali. Sehingga pembangunan bisa terlaksana penuh. “Tahun ini semoga bisa terealisasi seratus persen,” harapnya.

Untuk kepentingan hal tersebut, sejumlah syarat dan prosedur kegiatan DAK tahun 2022 sudah mulai dipersiapkan sejak beberapa pekan lalu. Jumlah proyek fisik yang dilelang tahun totalnya sekitar 22 paket. “Saat ini paket tersebut sudah diupload melalui sistem Unit Pelayanan Pengadaan (UPL) Pemkab Situbondo. beberapa paket pekerjaan fisik sudah memasuki tahapan lelang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang Pemkab Situbondo, Zainul saat dikonfirmasi melalui panggilan via whatsapp tidak dapat dihubungi. Pesan yang dikirim hingga berita ini ditulis tidak ada balasan. (wan/pri)

Baca Juga :  PLN Bantu Listrik Gratis pada 500 Warga

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/