alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Sudah Sepekan Kecelakaan, Mobil Siaga Tak Kunjung Diperbaiki

JawaPos.com – Mobil siaga Desa Lubawang, Kecamatan Banyugulugur mengalami kecelakaan. Berdasarkan foto yang diterima wartawan ini, kondisi kendaraan operasional pemerintah desa itu, mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Kepala Desa Lubawang, Ahmad Junaidi membenarkan kejadiaan kecelakaan itu. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon kemarin, dia mengaku kecelakaan terjadi di Lumajang sekitar satu pekan lalu. “Sesampai di Lumajang, terlibat kecelakaan,” katanya.

Dia menerangkan, mobilnya ditabrak orang. Kejadiannya sekitar pukul 20.00. Ketika itu, Junaidi hendak berangkat lagi setelah sempat berhenti di salah satu warung kopi di Lumajang. “Saya yang nyopir. Baru saja belok, langsung ditabrak,” ceritanya.

Hingga saat ini, Junaidi belum memperbaiki mobil tersebut. Dia mengaku tidak mengambil langkah hukum dari peristiwa kecelakaan lalu lintas itu. “Diselesaikan secara kekeluargaan. Orangnya (penabrak) nyumbang Rp 5 juta untuk sementara,” jelas Junaidi.

Baca Juga :  Budaya Lokal Dominasi Penampilan Peserta Pawai Budaya Kota Santri

Uang tersebut tidak cukup untuk memperbaiki mobil. Junaidi memperkirakan, estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 20 juta. Saat ini, dia masih negosiasi dengan pelaku. “Mau ketemu Hari Minggu (03/01) besok. Saya minta Rp 10 juta,” tambahnya.

Jika pelaku bersedia mengeluarkan uang sebesar Rp 10 juta, mobil akan langsung diperbaiki. Akan tetapi, Junaidi memastikan akan memperbaikinya. “Karena ini tanggung jawab saja. Pasti beres,” katanya.

Junaidi membawa mobil operiasional desanya karena mendaatkan undangan di salah satu hajatan. Dia mengaku, selain sebagai kepala desa, dirinya juga punya usaha ludruk. “ Untung saya nggak apa-apa. Tapi mobilnya rusak parah, depannya penyok,” terangnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Lutfi Joko Prihatin mengatakan, mobil siaga menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Karena itu, jika ada kerusakan, harus diperbaiki. “Bagaimanapun juga, kades yang bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  Tabrak Polisi Tidur, Pengendara Motor Meninggal di Rumah Sakit

JawaPos.com – Mobil siaga Desa Lubawang, Kecamatan Banyugulugur mengalami kecelakaan. Berdasarkan foto yang diterima wartawan ini, kondisi kendaraan operasional pemerintah desa itu, mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Kepala Desa Lubawang, Ahmad Junaidi membenarkan kejadiaan kecelakaan itu. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon kemarin, dia mengaku kecelakaan terjadi di Lumajang sekitar satu pekan lalu. “Sesampai di Lumajang, terlibat kecelakaan,” katanya.

Dia menerangkan, mobilnya ditabrak orang. Kejadiannya sekitar pukul 20.00. Ketika itu, Junaidi hendak berangkat lagi setelah sempat berhenti di salah satu warung kopi di Lumajang. “Saya yang nyopir. Baru saja belok, langsung ditabrak,” ceritanya.

Hingga saat ini, Junaidi belum memperbaiki mobil tersebut. Dia mengaku tidak mengambil langkah hukum dari peristiwa kecelakaan lalu lintas itu. “Diselesaikan secara kekeluargaan. Orangnya (penabrak) nyumbang Rp 5 juta untuk sementara,” jelas Junaidi.

Baca Juga :  Puluhan Motor di Arena Balap Liar Kena Tilang

Uang tersebut tidak cukup untuk memperbaiki mobil. Junaidi memperkirakan, estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 20 juta. Saat ini, dia masih negosiasi dengan pelaku. “Mau ketemu Hari Minggu (03/01) besok. Saya minta Rp 10 juta,” tambahnya.

Jika pelaku bersedia mengeluarkan uang sebesar Rp 10 juta, mobil akan langsung diperbaiki. Akan tetapi, Junaidi memastikan akan memperbaikinya. “Karena ini tanggung jawab saja. Pasti beres,” katanya.

Junaidi membawa mobil operiasional desanya karena mendaatkan undangan di salah satu hajatan. Dia mengaku, selain sebagai kepala desa, dirinya juga punya usaha ludruk. “ Untung saya nggak apa-apa. Tapi mobilnya rusak parah, depannya penyok,” terangnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Lutfi Joko Prihatin mengatakan, mobil siaga menjadi tanggung jawab pemerintah desa. Karena itu, jika ada kerusakan, harus diperbaiki. “Bagaimanapun juga, kades yang bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor Ditangkap di Bali

Artikel Terkait

Most Read

Doyan Pedas? Saatnya Borong Cabai

Koppiwangi Gelar Seminar FISE

Artikel Terbaru

/