alexametrics
23.7 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Musim Tebang, Jalan Sarongan Dipenuhi Truk Tebu

RadarBanyuwangi.id – Warga yang hendak bepergian ke Desa Kandangan atau Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, perlu lebih waspada. Setiap hari, puluhan truk bermuatan tebu hilir mudik di jalan raya desa terpencil yang tidak terlalu lebar itu.

Saat ini di daerah Kebun Sungailembu PTPN XII sedang musim tebang tebu, puluhan truk berseliweran untuk mengangkut tebu untuk dibawa ke pabrik gula Glenmore. “Setiap hari ramai truk yang mengangkut tebu, sehari ada 20 truk,” terang Kurniawan, 35, warga Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran.

Tebang tebu di kebun itu, terang dia, diperkirakan masih akan berlangsung hingga 15 hari ke depan. Selama itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama warga dari luar Desa Kandangan danSarongan. “Harus lebih hati-hati, jalannya sempit,” kata Kurniawan kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Polisi Hanya Izinkan Betor Beroperasi di Muncar

Gara-gara banyak truk tebu itu, bus perintis Damri dengan jalur Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran menuju terminal Desa Sarongan, menjadi korban. Bus dengan nomor polisi P 7360 UQ yang disopiri Imam Syafii, 52, sempat terserempat hingga spionnya rusak. “Kita beriringan, ada yang nyerempet, mereka sepertinya keburu-buru,” ujarnya.

Akibat terkena senggol truk tebu itu, jelas dia, spion di sebelah kanan copot dan harus diperbaiki. “Ada kerjaan tambahan, tapi bisa dipasang lagi,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (27/6).(sli/abi)

RadarBanyuwangi.id – Warga yang hendak bepergian ke Desa Kandangan atau Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, perlu lebih waspada. Setiap hari, puluhan truk bermuatan tebu hilir mudik di jalan raya desa terpencil yang tidak terlalu lebar itu.

Saat ini di daerah Kebun Sungailembu PTPN XII sedang musim tebang tebu, puluhan truk berseliweran untuk mengangkut tebu untuk dibawa ke pabrik gula Glenmore. “Setiap hari ramai truk yang mengangkut tebu, sehari ada 20 truk,” terang Kurniawan, 35, warga Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran.

Tebang tebu di kebun itu, terang dia, diperkirakan masih akan berlangsung hingga 15 hari ke depan. Selama itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama warga dari luar Desa Kandangan danSarongan. “Harus lebih hati-hati, jalannya sempit,” kata Kurniawan kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Hujan Deras Pesantren Darussalam Blokagung Seperti Kolam

Gara-gara banyak truk tebu itu, bus perintis Damri dengan jalur Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran menuju terminal Desa Sarongan, menjadi korban. Bus dengan nomor polisi P 7360 UQ yang disopiri Imam Syafii, 52, sempat terserempat hingga spionnya rusak. “Kita beriringan, ada yang nyerempet, mereka sepertinya keburu-buru,” ujarnya.

Akibat terkena senggol truk tebu itu, jelas dia, spion di sebelah kanan copot dan harus diperbaiki. “Ada kerjaan tambahan, tapi bisa dipasang lagi,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (27/6).(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/