alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Nenek Ini Jualan Telur Demi Penuhi Kebutuhan Hidup

GENTENG – Perjuangan hidup Fatimah, janda berusia 83 tahun asal Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, ini layak menjadi contoh. Meski sudah berusia lanjut, tetap semangat bekerja demi mencukupi kebutuhan hidupnya.

Nenek empat anak dengan enam cucu itu, sejak setahun lalu jualan telur dengan keliling di wilayah Kecamatan Genteng. Pekerjaan itu, dilakoni setiap hari. “Dulu saya jualan sayuran, tapi sering ditipu,” katanya.

Telur yang dijual mbah Fatimah ini ada dua macam, yakni telur ayam dan telur bebek. Dan telur itu, ada yang matang, tapi juga ada yang masih mentah. “Harganya sama, telur matang Rp 4.000 per butir, kalau telur mentah harganya Rp 3.000 per butir,” ungkapnya.

Mbah Fatimah mengaku, setiap hari membawa sekitar 50 butir telur mentah, baik telur ayam maupun bebek. Untuk telur matang, ada 25 butir telur asin. “Telur matang itu telur asin, semua telur itu saya beli dari orang,” terangnya.

Untuk jualan telur ini, Fatimah mengaku berangkat dari rumah dengan diantar anak bungsunya sekitar pukul 08.00. Biasanya, pulang dengan dijemput sekitar pukul 16.00. “Kalau tidak dijemput, saya naik ojek,” ujarnya.

Apakah jualannya mesti laku? Mbah Fatimah menyebut bila nasibnya lagi untung, sebelum pukul 16.00 semua dagangannya sudah habis. Tapi kalau lagi apes, seharian tidak ada yang laku. “Kadang laku, kadang juga tidak,” terangnya.

Ada tiga titik yang menjadi lokasi jualan mbah Fatimah di Kota Genteng. Selain di depan Bank Mandiri, dan depan Bank BRI, nenek itu juga sering jualan di depan toko grosir Bares. Setiap hari, dia jualan dari lokasi satu ke lokasi lain dengan berjalan kaki. “Pernah ditegur oleh Satpam, tapi akhirnya dibolehkan jualan, mungkin kasihan,” katanya sambil tertawa.

Fatimah mengaku tinggal serumah dengan anak bungsunya. Sedang ketiga anaknya, sudah menikah dan tinggal di rumahnya sendiri dengan bekerja sebagai buruh tani. “Saya jualan untuk hidup, pernah dilarang oleh anak, tapi saya tidak mau,” ungkapnya.(mg5/abi)

GENTENG – Perjuangan hidup Fatimah, janda berusia 83 tahun asal Dusun Tegalyasan, Desa Tegalarum, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, ini layak menjadi contoh. Meski sudah berusia lanjut, tetap semangat bekerja demi mencukupi kebutuhan hidupnya.

Nenek empat anak dengan enam cucu itu, sejak setahun lalu jualan telur dengan keliling di wilayah Kecamatan Genteng. Pekerjaan itu, dilakoni setiap hari. “Dulu saya jualan sayuran, tapi sering ditipu,” katanya.

Telur yang dijual mbah Fatimah ini ada dua macam, yakni telur ayam dan telur bebek. Dan telur itu, ada yang matang, tapi juga ada yang masih mentah. “Harganya sama, telur matang Rp 4.000 per butir, kalau telur mentah harganya Rp 3.000 per butir,” ungkapnya.

Mbah Fatimah mengaku, setiap hari membawa sekitar 50 butir telur mentah, baik telur ayam maupun bebek. Untuk telur matang, ada 25 butir telur asin. “Telur matang itu telur asin, semua telur itu saya beli dari orang,” terangnya.

Untuk jualan telur ini, Fatimah mengaku berangkat dari rumah dengan diantar anak bungsunya sekitar pukul 08.00. Biasanya, pulang dengan dijemput sekitar pukul 16.00. “Kalau tidak dijemput, saya naik ojek,” ujarnya.

Apakah jualannya mesti laku? Mbah Fatimah menyebut bila nasibnya lagi untung, sebelum pukul 16.00 semua dagangannya sudah habis. Tapi kalau lagi apes, seharian tidak ada yang laku. “Kadang laku, kadang juga tidak,” terangnya.

Ada tiga titik yang menjadi lokasi jualan mbah Fatimah di Kota Genteng. Selain di depan Bank Mandiri, dan depan Bank BRI, nenek itu juga sering jualan di depan toko grosir Bares. Setiap hari, dia jualan dari lokasi satu ke lokasi lain dengan berjalan kaki. “Pernah ditegur oleh Satpam, tapi akhirnya dibolehkan jualan, mungkin kasihan,” katanya sambil tertawa.

Fatimah mengaku tinggal serumah dengan anak bungsunya. Sedang ketiga anaknya, sudah menikah dan tinggal di rumahnya sendiri dengan bekerja sebagai buruh tani. “Saya jualan untuk hidup, pernah dilarang oleh anak, tapi saya tidak mau,” ungkapnya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/