alexametrics
23.2 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Baznas Gelar Khitanan Masal

PURWOHARJO-Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar khitanan masal untuk anak dari kalangan kurang mampu, kemarin (28/12). Kegiatan dengan kerjasama PPNI dan IDI Banyuwangi, itu dilaksanakan di Mapolsek Purwoharjo.

Khitanan masal yang dilaksanakan Baznas ini, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 22 anak dari keluarga kurang mampu, datang untuk ikut dikhitan. “Kita mempunyai lima program Banyuwangi Peduli, salah satunya khitanan para anak kaum duafa,” cetus salah satu anggota komisioner Baznas Banyuwangi, H. Hermansyah.

Dalam program Banyuwangi Peduli ini, terang dia, yang menjadi perhatiannya adalah kalangan fakir miskin, anak yatim, dan kaum duafa. “Kita hanya menjalankan amanat dari para muzaki yang infak dan sedekah kepada Baznas,” terang Wakil Ketua PCNU Banyuwangi itu.

Baca Juga :  Nelayan Grajagan Bermimpi Ada SPBU

Selama Desember 2017 ini, terang dia, Baznas Banyuwangi sudah melaksanakan khitanan masal di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Rogojampi, Wongsorejo, dan Kecamatan Purwoharjo. “Saat khitanan masal di Kecamatan Wongsorejo, peserta ada yang mualaf dan umurnya sudah 18 tahun,” ungkapnya.

Untuk 2018 mendatang, lanjut dia, Baznas Banyuwangi juga akan menganggarkan untuk membantu para ibu hamil yang duafa. “Pada 2017 ini anggaran yang sudah disalurkan pada yang berhak sebesar Rp 2,6 miliar, untuk 2018 kita targetkan Rp 4 miliar,” cetusnya.

Camat Purwoharjo, Ahmad Laini, mengatakan dalam khitanan masal ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Buktinya, ada 22 anak yang ikut dikhitan. “Saya sangat berterimakasih kepada Baznas sudah memilih Kecamatan Purwoharjo menjadi salah satu tempat dilaksanakan program khitanan masal,” katanya.

Baca Juga :  Suzuki Crystal dan Honda Grand Adu Moncong, Pengendara Grand Meninggal

Laini menyebut, sebenarnya anak yang akan ikut khitan ini ada 25 anak. Tapi karena ada beberapa hal, tiga di antaranya mundur dan akan diikutkan di tahun depan. “Semoga tahun depan ada program lagi di Purwoharjo,” harapnya.

Dari 22 anak yang ikut khitan masal ini, lanjut dia, berasal dari delapan desa yang ada di Kecamatan Purwoharjo. Jumlah itu,s esuai dengan jumlah desa yang ada di daerahnya. “Jadi mewakili desanya masing-masing,” ungkapnya.

Kapolsek Purwoharjo, AKP Ali Ashari, mengaku tersanjung dijadikan tempat untuk khitanan masal yang digelar Baznas Banyuwangi ini. “Saya sangat terhormat khitanan masal bisa dilaksanakan di mapolsek,” katanya.

Menurut kapolsek, dalam khitanan ini anggotanya juga disebar untuk mendata anak dari kalangan kurang mampu, agar ikut dalam khitanan ini. “Alhamdulillah, kegiatannya berjalan lancer,” cetusnya.(rio/abi)

PURWOHARJO-Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar khitanan masal untuk anak dari kalangan kurang mampu, kemarin (28/12). Kegiatan dengan kerjasama PPNI dan IDI Banyuwangi, itu dilaksanakan di Mapolsek Purwoharjo.

Khitanan masal yang dilaksanakan Baznas ini, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 22 anak dari keluarga kurang mampu, datang untuk ikut dikhitan. “Kita mempunyai lima program Banyuwangi Peduli, salah satunya khitanan para anak kaum duafa,” cetus salah satu anggota komisioner Baznas Banyuwangi, H. Hermansyah.

Dalam program Banyuwangi Peduli ini, terang dia, yang menjadi perhatiannya adalah kalangan fakir miskin, anak yatim, dan kaum duafa. “Kita hanya menjalankan amanat dari para muzaki yang infak dan sedekah kepada Baznas,” terang Wakil Ketua PCNU Banyuwangi itu.

Baca Juga :  Kini Makan Jumadin Terjamin

Selama Desember 2017 ini, terang dia, Baznas Banyuwangi sudah melaksanakan khitanan masal di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Rogojampi, Wongsorejo, dan Kecamatan Purwoharjo. “Saat khitanan masal di Kecamatan Wongsorejo, peserta ada yang mualaf dan umurnya sudah 18 tahun,” ungkapnya.

Untuk 2018 mendatang, lanjut dia, Baznas Banyuwangi juga akan menganggarkan untuk membantu para ibu hamil yang duafa. “Pada 2017 ini anggaran yang sudah disalurkan pada yang berhak sebesar Rp 2,6 miliar, untuk 2018 kita targetkan Rp 4 miliar,” cetusnya.

Camat Purwoharjo, Ahmad Laini, mengatakan dalam khitanan masal ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Buktinya, ada 22 anak yang ikut dikhitan. “Saya sangat berterimakasih kepada Baznas sudah memilih Kecamatan Purwoharjo menjadi salah satu tempat dilaksanakan program khitanan masal,” katanya.

Baca Juga :  Sumur Tersumbat, Mencuci di Sungai

Laini menyebut, sebenarnya anak yang akan ikut khitan ini ada 25 anak. Tapi karena ada beberapa hal, tiga di antaranya mundur dan akan diikutkan di tahun depan. “Semoga tahun depan ada program lagi di Purwoharjo,” harapnya.

Dari 22 anak yang ikut khitan masal ini, lanjut dia, berasal dari delapan desa yang ada di Kecamatan Purwoharjo. Jumlah itu,s esuai dengan jumlah desa yang ada di daerahnya. “Jadi mewakili desanya masing-masing,” ungkapnya.

Kapolsek Purwoharjo, AKP Ali Ashari, mengaku tersanjung dijadikan tempat untuk khitanan masal yang digelar Baznas Banyuwangi ini. “Saya sangat terhormat khitanan masal bisa dilaksanakan di mapolsek,” katanya.

Menurut kapolsek, dalam khitanan ini anggotanya juga disebar untuk mendata anak dari kalangan kurang mampu, agar ikut dalam khitanan ini. “Alhamdulillah, kegiatannya berjalan lancer,” cetusnya.(rio/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/