alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Saturday, July 2, 2022

IAIDA Terjunkan Mahasiswa-Dosen

SINGOJURUH – Jumlah relawan dan bantuan untuk para warga yang ter­dampak banjir terus berdatangan di Ke­camatan Singojuruh. Salah satunya adalah Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) yang ada di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. IAIDA menerjunkan sejumlah maha­siswa dan dosennya ke lokasi banjir untuk membagikan bantuan dan membantu membersihkan sisa banjir kemarin (28/6).

Kegiatan yang dilakukan oleh IAIDA tersebut sebenarnya sudah dimulai hari Sabtu lalu (22/6). Kegiatan itu di­mulai dari membangun pos bantuan yang ditempatkan di halaman Masjid Nurul Jadid di Dusun Bangunrejo, Desa Alas­­ma­lang, Kecamatan Singojuruh.

Kegiatan ini diawali dengan mem­ba­gikan bantuan berupa sembako, mi instan, dan lainnya. Bukan hanya itu, sejumlah pakaian dan makanan siap saji juga disediakan untuk warga terdampak banjir.”Kita siapkan pos ban­tuan dan dapur umum yang ber­gabung dengan Dinas Sosial (Dinsos),” ujar Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Afif Mahmudi.

Afif mengatakan, dalam setiap harinya IAIDA menerjunkan 20 orang mahasiswa, lima dosen, dan lima karyawan. Mereka membantu mem­bersihkan sisa material dan menyiapkan maka­nan siap saji untuk warga. ”Yang stand by di pos ada 10 orang, se­hingga saat ada emergency warga mereka bisa mem­bantu,” katanya.

IAIDA juga sudah membagikan bantuan berupa 18 dos mi instan, delapan karung beras yang berisi 25 kg, pakaian, dan bahan makanan lainnya. Semua barang tersebut dibeli dari dana hasil penggalangan dari karyawan dan dosen IAIDA. ”Ini beli bukan de­ngan uang penggalangan dana di pinggir jalan,” guraunya.

Sedangkan untuk membantu membersihkan sisa banjir bandang tersebut, IAIDA sudah membawa pembersih sendiri seperti cargo, se­kop, dan cangkul. ”Minimal kegiatan ini bisa mengurangi beban yang diderita oleh ma­­syarakat yang terdampak banjir,” ung­kapnya.

Pada kegiatan kemarin (28/6), Wakil Rektor II IAIDA Mamukah juga hadir di lokasi untuk mem­bantu membersihkan sisa banjir. Bahkan, Wakil Rektor II juga tampak meng­hibur anak kecil yang juga terkena dam­pak banjir bandang tersebut. ”Kita lakukan sebisanya kita. Setiap harinya kita akan terus menerjunkan sejumlah maha­siswa. Bahkan, para dosen lainnya juga akan terjun ke lokasi,” terangnya.

SINGOJURUH – Jumlah relawan dan bantuan untuk para warga yang ter­dampak banjir terus berdatangan di Ke­camatan Singojuruh. Salah satunya adalah Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) yang ada di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. IAIDA menerjunkan sejumlah maha­siswa dan dosennya ke lokasi banjir untuk membagikan bantuan dan membantu membersihkan sisa banjir kemarin (28/6).

Kegiatan yang dilakukan oleh IAIDA tersebut sebenarnya sudah dimulai hari Sabtu lalu (22/6). Kegiatan itu di­mulai dari membangun pos bantuan yang ditempatkan di halaman Masjid Nurul Jadid di Dusun Bangunrejo, Desa Alas­­ma­lang, Kecamatan Singojuruh.

Kegiatan ini diawali dengan mem­ba­gikan bantuan berupa sembako, mi instan, dan lainnya. Bukan hanya itu, sejumlah pakaian dan makanan siap saji juga disediakan untuk warga terdampak banjir.”Kita siapkan pos ban­tuan dan dapur umum yang ber­gabung dengan Dinas Sosial (Dinsos),” ujar Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Afif Mahmudi.

Afif mengatakan, dalam setiap harinya IAIDA menerjunkan 20 orang mahasiswa, lima dosen, dan lima karyawan. Mereka membantu mem­bersihkan sisa material dan menyiapkan maka­nan siap saji untuk warga. ”Yang stand by di pos ada 10 orang, se­hingga saat ada emergency warga mereka bisa mem­bantu,” katanya.

IAIDA juga sudah membagikan bantuan berupa 18 dos mi instan, delapan karung beras yang berisi 25 kg, pakaian, dan bahan makanan lainnya. Semua barang tersebut dibeli dari dana hasil penggalangan dari karyawan dan dosen IAIDA. ”Ini beli bukan de­ngan uang penggalangan dana di pinggir jalan,” guraunya.

Sedangkan untuk membantu membersihkan sisa banjir bandang tersebut, IAIDA sudah membawa pembersih sendiri seperti cargo, se­kop, dan cangkul. ”Minimal kegiatan ini bisa mengurangi beban yang diderita oleh ma­­syarakat yang terdampak banjir,” ung­kapnya.

Pada kegiatan kemarin (28/6), Wakil Rektor II IAIDA Mamukah juga hadir di lokasi untuk mem­bantu membersihkan sisa banjir. Bahkan, Wakil Rektor II juga tampak meng­hibur anak kecil yang juga terkena dam­pak banjir bandang tersebut. ”Kita lakukan sebisanya kita. Setiap harinya kita akan terus menerjunkan sejumlah maha­siswa. Bahkan, para dosen lainnya juga akan terjun ke lokasi,” terangnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/