alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Bermain Layangan di Tengah Jalan

RadarBanyuwangi.id – Seorang pemuda dengan gangguan mental, bermain layang-layang di tengah jalan raya Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran, kemarin (27/5). Aksi pemuda itu membuat warga ketar-ketir karena sangat membahayakan.

Selain mengancam keselamatannya karena banyak kendaraan yang melintas. Selain itu, main layang-layang itu juga bisa mengganggu jaringan listrik. “Sudah sering diingatkan, tapi tetap saja,” terang Nanik Wijayanti, 49, warga Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran.

Menurut Nanik, peringatan warga tidak pernah didengar oleh pemuda yang diduga mengalami gangguan mental tersebut. “Sering sekali bermain layang-layang di tengah jalan, pernah hamper tersenggol truk,” ujarnya.

Karena kesal dan peringatan warga tak pernah didengar, warga membiarkan pemuda itu bermain layang-layang di tengah jalan. Pemuda yang diduga mengalami gangguan mental itu Yon, 37, warga Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran. “Kelakuan pemuda itu benar-banar meresahkan, kami khawatir benang layang-layangnya mengenai jarigan listrik dan menyebabkan korsleting,” cetusnya.

Baca Juga :  19 Tahun Kerja di Negeri Orang, Pulang dalam Peti

Anggota Satuan Pamong Paraja (Satpol PP) Kecamatan Gambiran, Yusuf Efendi mengaku belum ada laporan warga terkait pemuda keterbelakangan mental yang bermain layang-layang di tengah jalan. “Belum ada laporan, kika kami temukan akan segera kami beri pembinaan,” cetusnya.(kri/abi)

RadarBanyuwangi.id – Seorang pemuda dengan gangguan mental, bermain layang-layang di tengah jalan raya Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran, kemarin (27/5). Aksi pemuda itu membuat warga ketar-ketir karena sangat membahayakan.

Selain mengancam keselamatannya karena banyak kendaraan yang melintas. Selain itu, main layang-layang itu juga bisa mengganggu jaringan listrik. “Sudah sering diingatkan, tapi tetap saja,” terang Nanik Wijayanti, 49, warga Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran.

Menurut Nanik, peringatan warga tidak pernah didengar oleh pemuda yang diduga mengalami gangguan mental tersebut. “Sering sekali bermain layang-layang di tengah jalan, pernah hamper tersenggol truk,” ujarnya.

Karena kesal dan peringatan warga tak pernah didengar, warga membiarkan pemuda itu bermain layang-layang di tengah jalan. Pemuda yang diduga mengalami gangguan mental itu Yon, 37, warga Dusun Krajan I, Desa/Kecamatan Gambiran. “Kelakuan pemuda itu benar-banar meresahkan, kami khawatir benang layang-layangnya mengenai jarigan listrik dan menyebabkan korsleting,” cetusnya.

Baca Juga :  Diajak Orang Tak Dikenal, Tiga Anak Ditelantarkan di Pulau Merah

Anggota Satuan Pamong Paraja (Satpol PP) Kecamatan Gambiran, Yusuf Efendi mengaku belum ada laporan warga terkait pemuda keterbelakangan mental yang bermain layang-layang di tengah jalan. “Belum ada laporan, kika kami temukan akan segera kami beri pembinaan,” cetusnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Akulturasi Budaya

Kades Harus Tumbuhan Pasar

Artikel Terbaru

/