alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Siswa Tsanawiyah Menderita Tumor

BANGOJERO – Intan Bela Rah­mawati, 14, yang menderita tumor parotis asal Dusun Tamansuruh, Desa/Kecamatan Bangorejo, men­dapat perhatian dari peme­rintah desa dan kantor kecamatan setempat, kemarin (28/3).

Camat Bangorejo, Didik Joko Sahono bersama pemerintah Desa Bangorejo mendatangi rumah Intan Bela Rahmawati yang telah menderita tumor di lehernya sejak dua tahun lalu itu. “Bantuan yang kita serahkan ini hasil sumbangan dari para kepala desa dan warga di Kecamatan Bangorejo,” katanya.

Menurut Camat Didik, bantuan yang diberikan pada siswa kelas II MTsN Banyuwangi itu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang terkena musibah. “Dengan bantuan ini kami ber­harap bisa mengurangi beban keluarga Intan,” ujarnya.

Bantuan yang diserahkan ini, terang dia, merupakan lanjutan dari bantuan yang pernah diberi­kan Pemkab Banyuwangi dengan mengupayakan pengobatan ke rumah sakit menggunakan BPJS Kesehatan. “Ini sedang diupayakan bantuan dari Baznas,” cetusnya.

Kepala Desa Bangorejo, Suyadi menjelaskan, Intan beberapa kali sudah di rujuk ke rumah sakit un­tuk dilakukan pengobatan. “Bantuan ini juga dari PKK dan sekolahnya di MTsN 2 Banyu­wa­ngi,” ungkapnya.

Suyadi berharap ada uluran ta­ngan dari para dermawan untuk bisa membantu meringankan keluarga Intan. “Meski sudah ada BPJS, tetap perlu bantuan,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Kepala MTsN 2 Banyuwangi, Ab­dul Kholik, mengaku sangat prihatin melihat kondisi siswanya itu. “Sekolah sudah memberi bantuan, setelah ini MTsN se Kabu­paten Banyuwangi juga akan menyerahkan bantuan,” ungkap­nya. (*)

BANGOJERO – Intan Bela Rah­mawati, 14, yang menderita tumor parotis asal Dusun Tamansuruh, Desa/Kecamatan Bangorejo, men­dapat perhatian dari peme­rintah desa dan kantor kecamatan setempat, kemarin (28/3).

Camat Bangorejo, Didik Joko Sahono bersama pemerintah Desa Bangorejo mendatangi rumah Intan Bela Rahmawati yang telah menderita tumor di lehernya sejak dua tahun lalu itu. “Bantuan yang kita serahkan ini hasil sumbangan dari para kepala desa dan warga di Kecamatan Bangorejo,” katanya.

Menurut Camat Didik, bantuan yang diberikan pada siswa kelas II MTsN Banyuwangi itu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang terkena musibah. “Dengan bantuan ini kami ber­harap bisa mengurangi beban keluarga Intan,” ujarnya.

Bantuan yang diserahkan ini, terang dia, merupakan lanjutan dari bantuan yang pernah diberi­kan Pemkab Banyuwangi dengan mengupayakan pengobatan ke rumah sakit menggunakan BPJS Kesehatan. “Ini sedang diupayakan bantuan dari Baznas,” cetusnya.

Kepala Desa Bangorejo, Suyadi menjelaskan, Intan beberapa kali sudah di rujuk ke rumah sakit un­tuk dilakukan pengobatan. “Bantuan ini juga dari PKK dan sekolahnya di MTsN 2 Banyu­wa­ngi,” ungkapnya.

Suyadi berharap ada uluran ta­ngan dari para dermawan untuk bisa membantu meringankan keluarga Intan. “Meski sudah ada BPJS, tetap perlu bantuan,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Kepala MTsN 2 Banyuwangi, Ab­dul Kholik, mengaku sangat prihatin melihat kondisi siswanya itu. “Sekolah sudah memberi bantuan, setelah ini MTsN se Kabu­paten Banyuwangi juga akan menyerahkan bantuan,” ungkap­nya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/