alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Maling Rokok Diselesaikan Kekeluargaan

GLENMORE – Kasus pencurian 26 bungkus rokok berbagai merek di warung milik Saoda, 55, warga Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, pada Minggu sore (23/1), diselesaikan dengan secara restorative justice (RJ) atau penyelesaian secara kekeluargaan, Selasa (25/1).

Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi mengatakan pendekatan  restorative justice dipilih lantaran kerugian yang dialami korban di bawah Rp 2.5 juta. “Kerugian korban kecil, di bawah Rp 2.5 juta, maka dilakukan RJ,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Selain itu, terang Kapolsek, salah satu pelaku berinisial DS asal Desa Sumberinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, masih berusia di bawah umur. “Salah satu pelakunya masih berumur 16 tahun, itu jadi pertimbangan juga,” ungkapnya.

Dalam penyelesaian perkara tersebut, terang Kapolsek, pihak keluarga dari kedua pelaku DS, 16, dan Hariyanto, 19 asal Desa Sumberinang, Kecamatan Pakusari, sudah datang menemui korban untuk meminta maaf. “Keluarga pelaku dan korban bertemu, korban juga memaafkan, jadi kami selesaiakan secara resoratif,” tuturnya.

Baca Juga :  Dua Kasus Pencurian di Sarimulyo Banyuwangi Terungkap

Dari hasil pemeriksaan, terang Kapolsek, kedua pelaku itu tidak berniat mencuri di warung milik Saoda. Ide menggasak puluhan bungkus rokok itu, jelas dia, muncul saat keduanya kehabisan uang. Dengan perut dan dompet kosong, kedua remaja itu mencari cara agar bisa makan secara gratis. “Awalnya hanya cari makan gratis, tapi setelah korban dibawa pergi itu, pelaku memutuskan mengambil rokok juga,” terangnya.

Apesnya, lanjut Kapolsek, aksi pelaku dipergoki suami Saoda, Akhwan, 57. Saat itu, keduanya akan keluar dari warung sambil membawa puluhan bungkus rokok. “Keduanya akan kabur, lalu ditangkap warga,” terangnya.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, ulah dua kawanan remaja asal Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, ini sudah kebablasan. Keduanya, ditangkap warga karena diduga mencuri puluhan bungkus rokok berbagai merek di warung milik Saoda, 55, Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore pada Minggu sore (23/1).

Baca Juga :  Orgil Curi Sajadah dan Mukenah di Masjid

Kedua pelaku yang kini dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Glenmore itu berinisial DS,16, dan Hariyanto, 19. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti (BB) berupa 26 bungkus rokok dan motor Yamaha Vega ZR warna biru dengan nomor polisi P 6714 RW. “Kedua tersangka ditangkap warga dekat RS Bhakti Husada krikilan,” terang Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (24/1).(sas/abi)

GLENMORE – Kasus pencurian 26 bungkus rokok berbagai merek di warung milik Saoda, 55, warga Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, pada Minggu sore (23/1), diselesaikan dengan secara restorative justice (RJ) atau penyelesaian secara kekeluargaan, Selasa (25/1).

Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi mengatakan pendekatan  restorative justice dipilih lantaran kerugian yang dialami korban di bawah Rp 2.5 juta. “Kerugian korban kecil, di bawah Rp 2.5 juta, maka dilakukan RJ,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Selain itu, terang Kapolsek, salah satu pelaku berinisial DS asal Desa Sumberinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, masih berusia di bawah umur. “Salah satu pelakunya masih berumur 16 tahun, itu jadi pertimbangan juga,” ungkapnya.

Dalam penyelesaian perkara tersebut, terang Kapolsek, pihak keluarga dari kedua pelaku DS, 16, dan Hariyanto, 19 asal Desa Sumberinang, Kecamatan Pakusari, sudah datang menemui korban untuk meminta maaf. “Keluarga pelaku dan korban bertemu, korban juga memaafkan, jadi kami selesaiakan secara resoratif,” tuturnya.

Baca Juga :  Maling Kotak Amal Masjid Terekam CCTV

Dari hasil pemeriksaan, terang Kapolsek, kedua pelaku itu tidak berniat mencuri di warung milik Saoda. Ide menggasak puluhan bungkus rokok itu, jelas dia, muncul saat keduanya kehabisan uang. Dengan perut dan dompet kosong, kedua remaja itu mencari cara agar bisa makan secara gratis. “Awalnya hanya cari makan gratis, tapi setelah korban dibawa pergi itu, pelaku memutuskan mengambil rokok juga,” terangnya.

Apesnya, lanjut Kapolsek, aksi pelaku dipergoki suami Saoda, Akhwan, 57. Saat itu, keduanya akan keluar dari warung sambil membawa puluhan bungkus rokok. “Keduanya akan kabur, lalu ditangkap warga,” terangnya.

Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, ulah dua kawanan remaja asal Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, ini sudah kebablasan. Keduanya, ditangkap warga karena diduga mencuri puluhan bungkus rokok berbagai merek di warung milik Saoda, 55, Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore pada Minggu sore (23/1).

Baca Juga :  Terjun ke Sungai, Pemotor Tewas

Kedua pelaku yang kini dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Glenmore itu berinisial DS,16, dan Hariyanto, 19. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti (BB) berupa 26 bungkus rokok dan motor Yamaha Vega ZR warna biru dengan nomor polisi P 6714 RW. “Kedua tersangka ditangkap warga dekat RS Bhakti Husada krikilan,” terang Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (24/1).(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/