alexametrics
25.1 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Polisi dan Pejudi Sabung Ayam Kucing-Kucingan

JawaPos.com – Lokasi sabung ayam di Dusun Wonorejo, Desa Balak, Kecamatan Songgon diobrak-abrik oleh aparat kepolisian, kemarin (28/1). Arena sabung ayam yang berada di di tengah kebun dan diduga dibuat judi itu, oleh polisi juga dibakar hingga habis.

Sikap polisi yang membongkar dan membakar habis arena judi itu, tampaknya karena kecewa. Dua kali dirazia, tapi gagal menangkap para pelaku. Polisi dan para pejudi, seperti kucing-kucingan. Saat polisi datang, di lokasi itu sudah melompong.

Terbongkarnya arena judi dengan sabung ayam itu, dari informasi yang diberikan masyarakat. Warga resah karena sabung ayam itu telah menggagu lingkungan. “Ada laporan warga, anggota langsung bergerak ke lokasi,” cetus Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan.

Baca Juga :  Erupsi Raung Belum Membahayakan

Menurut kapolsek, lokasi sabung ayam itu nyaris tidak terjangkau. Untuk menuju ke lokasi, harus melintasi jalan setapak berbatu yang berada di tengah kebun yang sangat rimbun. “Kami telusuri lokasi itu dan akhirnya kita temukan,” katanya.

Saat polisi sampai di arena sabung ayam, lokasi itu sudah sepi. Hanya saja, tempat itu ditemukan sejumlah barang bukti (BB) berupa tiga buah sangkar ayam, dua meber, satu arloji merek saiko, dan tiga lembar terpal warna biru. “Kita datang di lokasi sudah sepi, mungkin bocor,” ujarnya.

Semua barang yang ada di lokasi sabung ayam itu, oleh polisi dikumpulkan. Batangan bambu untuk tempat sabung ayam, juga dikumpulkan. “Semuanya kita kumpulkan di lokasi dan kita bakar,” cetus perwira pertama asal Desa Tampo, Kecamatan Cluring itu.

Baca Juga :  Saluran Air Tersumbat Sampah

Menurut kapolsek, penggerebekan arena judi sabung ayam itu sudah yang kali kedua. Sebelumnya, di lokasi itu pada Senin (18/1) juga digerebek. Dalam operasi itu, polisi melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa setempat. “Kami ingin masyarakat ikut berperan aktif dalam memberantas segala bentuk perjudian,” katanya.

Kapolsek berjanji akan terus memantau lokasi yang dibuat judi sabung ayam itu. Selain itu, juga akan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga di sekitar lokasi agar tidak ikut bermain judi. “Warga sepakat tidak akan mengizinkan sabung ayam di Desa Balak,” ungkapnya.(kri/abi)

JawaPos.com – Lokasi sabung ayam di Dusun Wonorejo, Desa Balak, Kecamatan Songgon diobrak-abrik oleh aparat kepolisian, kemarin (28/1). Arena sabung ayam yang berada di di tengah kebun dan diduga dibuat judi itu, oleh polisi juga dibakar hingga habis.

Sikap polisi yang membongkar dan membakar habis arena judi itu, tampaknya karena kecewa. Dua kali dirazia, tapi gagal menangkap para pelaku. Polisi dan para pejudi, seperti kucing-kucingan. Saat polisi datang, di lokasi itu sudah melompong.

Terbongkarnya arena judi dengan sabung ayam itu, dari informasi yang diberikan masyarakat. Warga resah karena sabung ayam itu telah menggagu lingkungan. “Ada laporan warga, anggota langsung bergerak ke lokasi,” cetus Kapolsek Songgon, Iptu Eko Darmawan.

Baca Juga :  Erupsi Raung Belum Membahayakan

Menurut kapolsek, lokasi sabung ayam itu nyaris tidak terjangkau. Untuk menuju ke lokasi, harus melintasi jalan setapak berbatu yang berada di tengah kebun yang sangat rimbun. “Kami telusuri lokasi itu dan akhirnya kita temukan,” katanya.

Saat polisi sampai di arena sabung ayam, lokasi itu sudah sepi. Hanya saja, tempat itu ditemukan sejumlah barang bukti (BB) berupa tiga buah sangkar ayam, dua meber, satu arloji merek saiko, dan tiga lembar terpal warna biru. “Kita datang di lokasi sudah sepi, mungkin bocor,” ujarnya.

Semua barang yang ada di lokasi sabung ayam itu, oleh polisi dikumpulkan. Batangan bambu untuk tempat sabung ayam, juga dikumpulkan. “Semuanya kita kumpulkan di lokasi dan kita bakar,” cetus perwira pertama asal Desa Tampo, Kecamatan Cluring itu.

Baca Juga :  Scoopy Tabrak Pagar, Satu Meninggal, Satu Kritis

Menurut kapolsek, penggerebekan arena judi sabung ayam itu sudah yang kali kedua. Sebelumnya, di lokasi itu pada Senin (18/1) juga digerebek. Dalam operasi itu, polisi melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa setempat. “Kami ingin masyarakat ikut berperan aktif dalam memberantas segala bentuk perjudian,” katanya.

Kapolsek berjanji akan terus memantau lokasi yang dibuat judi sabung ayam itu. Selain itu, juga akan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga di sekitar lokasi agar tidak ikut bermain judi. “Warga sepakat tidak akan mengizinkan sabung ayam di Desa Balak,” ungkapnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/