alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Waspada Dan Berhati Hati Lewat Jalan Imam Bahri

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Bagi pengguna jalan di seputaran Kota Genteng, harus berhati-hati kalau melintas di sepanjang Jalan Imam Bahri, atau di  jalan simpang tiga Ibrahimy, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng hingga perbatasan Dusun Jenisari, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Saat ini jalur alternatif  yang setiap hari arus lalu lintas sangat ramai itu, aspal di jalan itu banyak yang mengelupas itu. Selain itu, sepanjang jalan itu banyak yang berlubang. Bukan itu saja, dahan pohon yang banyak tumbuh di pinggir jalan juga rawan patah. “Saat saya lewat pada malam hari, ada ranting pohon tiba-tiba patah,” cetus Wahyudi, 35, warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Untungnya, terang dia, ranting pohon yang jatuh sebesar pohon tebu itu tidak sampai mengenainya. Di sepanjang jalan itu, banyak tumbuh pohon trembesi dan rawan patah. “Jalannya juga banyak yang berlubang,” sebutnya.

Kepala Desa Genteng Wetan, M. Sukri mengungkapkan sudah sering bertemu dan menyampaikan langsung kondisi jalan itu ke pihak dinas pekerjaan umum (PU). Tapi, hingga kini belum ada tindaklanjutnya. Dia berharap, pihak berwenang bisa segera mengambil langkah sebelum jalan itu memakan korban. “Sudah saya sampaikan, hasilnya kok masih nihil,” keluhnya.

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Bagi pengguna jalan di seputaran Kota Genteng, harus berhati-hati kalau melintas di sepanjang Jalan Imam Bahri, atau di  jalan simpang tiga Ibrahimy, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng hingga perbatasan Dusun Jenisari, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Saat ini jalur alternatif  yang setiap hari arus lalu lintas sangat ramai itu, aspal di jalan itu banyak yang mengelupas itu. Selain itu, sepanjang jalan itu banyak yang berlubang. Bukan itu saja, dahan pohon yang banyak tumbuh di pinggir jalan juga rawan patah. “Saat saya lewat pada malam hari, ada ranting pohon tiba-tiba patah,” cetus Wahyudi, 35, warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Untungnya, terang dia, ranting pohon yang jatuh sebesar pohon tebu itu tidak sampai mengenainya. Di sepanjang jalan itu, banyak tumbuh pohon trembesi dan rawan patah. “Jalannya juga banyak yang berlubang,” sebutnya.

Kepala Desa Genteng Wetan, M. Sukri mengungkapkan sudah sering bertemu dan menyampaikan langsung kondisi jalan itu ke pihak dinas pekerjaan umum (PU). Tapi, hingga kini belum ada tindaklanjutnya. Dia berharap, pihak berwenang bisa segera mengambil langkah sebelum jalan itu memakan korban. “Sudah saya sampaikan, hasilnya kok masih nihil,” keluhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/