alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Semakin Panjaaaaaaanggg, Breakwater Grajagan

PURWOHARJO, Jawa  Pos Radar Genteng – Pelabuhan Grajagan di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, kembali ditambah dengan dibangun breakwater atau penangkis ombak di sisi barat pantai. Setiap hari, puluhan kendaraan hilir mudik membawa material ke lokasi tersebut.

Pembangunan breakwater itu, mendapat dukungan dari para nelayan dan pedagang ikan. Mereka berharap, itu bisa memudahkan nelayan dalam mencari ikan. “Nelayan mudah, ikan banyak, saya juga senang,” terang Suryanto, 48, pedagang ikan asal Dusun Bulusari, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.

Koordinator Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IP3) Grajagan, Akhmad Supriyono menyampaikan pembangunan breakwater ini sebenarnya menambah. Rencananya, panjang penangkis ombak yang kini dibangun mencapai 300 meter dan ditargetkan rampung dalam 120 hari. “Ini sudah semingguan  dikerjakan,” katanya.

Pembangunan breakwater ini, terang dia, sempat tertunda dua tahun karena pandemi. Dan kini, baru bisa dimulai lagi. “Pemecah ombak itu sangat membantu nelayan yang akan melaut, selain itu juga membuat perahu dan kapal nelayan semakin aman,” ungkapnya.

Pelabuhan Grajagan ini, masih kata dia, untuk kegiatan nelayan bongkar muat ikan. Selain itu, juga untuk bersandar perahu dan kapalnya. Selama ini, yang sering menjadi ancaman bagi nelayan itu angin dan gelombang besar. Dan itu, bisa menyebabkan perahu yang bersandar rusak. “Ini untuk berlindung dari angin laut,” katanya.

PURWOHARJO, Jawa  Pos Radar Genteng – Pelabuhan Grajagan di Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, kembali ditambah dengan dibangun breakwater atau penangkis ombak di sisi barat pantai. Setiap hari, puluhan kendaraan hilir mudik membawa material ke lokasi tersebut.

Pembangunan breakwater itu, mendapat dukungan dari para nelayan dan pedagang ikan. Mereka berharap, itu bisa memudahkan nelayan dalam mencari ikan. “Nelayan mudah, ikan banyak, saya juga senang,” terang Suryanto, 48, pedagang ikan asal Dusun Bulusari, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.

Koordinator Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IP3) Grajagan, Akhmad Supriyono menyampaikan pembangunan breakwater ini sebenarnya menambah. Rencananya, panjang penangkis ombak yang kini dibangun mencapai 300 meter dan ditargetkan rampung dalam 120 hari. “Ini sudah semingguan  dikerjakan,” katanya.

Pembangunan breakwater ini, terang dia, sempat tertunda dua tahun karena pandemi. Dan kini, baru bisa dimulai lagi. “Pemecah ombak itu sangat membantu nelayan yang akan melaut, selain itu juga membuat perahu dan kapal nelayan semakin aman,” ungkapnya.

Pelabuhan Grajagan ini, masih kata dia, untuk kegiatan nelayan bongkar muat ikan. Selain itu, juga untuk bersandar perahu dan kapalnya. Selama ini, yang sering menjadi ancaman bagi nelayan itu angin dan gelombang besar. Dan itu, bisa menyebabkan perahu yang bersandar rusak. “Ini untuk berlindung dari angin laut,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/