alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Mabuk, Mengaku Anggota TNI, Dibekuk Polisi

CLURING, Radar Genteng – Diduga sedang mabuk, Lukman Hakim, 30, warga Dusun Curahketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, diamankan oleh anggota Polsek Cluring dan Koramil Cluring karena membuat onar dengan teriak-teriak di jalanan Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring pada Kamis (23/6) sekitar pukul 22.30.

Tidak hanya teriak-teriak yang mengganggu sedang istirahat, Lukman yang diduga baru minum-minuman beralkohol itu mengaku anggota TNI. “Menantang setiap warga yang mendekati,” cetus Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono.

Aksi pelaku ini membuat warga resah, terang Kapolsek, ada yang melaporkan ke polsek. Dari laporan itu, anggotanya bersama anggota koramil langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku. “Orang itu dibawa ke polsek,” ungkapnya.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Naik, Harga Sate Ayam Pun Ikut Naik

Keesokan harinya atau Jum’at (24/6), pihaknya melakukan mediasi. Warga Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung yang diwakili Kepala Dusun (Kadus) setempat, Budi Harjo, 50, diundang bersama kepala Desa Setail, Kecamatan Genteng, Syaifudin. “Mereka kita temukan di polsek, dan sepakai damai. Perkara ini kami selesaikan melalui jalur restorative justice,” cetusnya.

Saat mediasi itu, Lukman mengakui kesalahan, dan menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Penandatanganan itu disaksikan anggota koramil, perwakilan warga Dusun Sumberwaru, dan kepala Desa Setail Syaifudin. “Semua sepakat damai,” cetusnya.(sas/abi)

CLURING, Radar Genteng – Diduga sedang mabuk, Lukman Hakim, 30, warga Dusun Curahketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, diamankan oleh anggota Polsek Cluring dan Koramil Cluring karena membuat onar dengan teriak-teriak di jalanan Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung, Kecamatan Cluring pada Kamis (23/6) sekitar pukul 22.30.

Tidak hanya teriak-teriak yang mengganggu sedang istirahat, Lukman yang diduga baru minum-minuman beralkohol itu mengaku anggota TNI. “Menantang setiap warga yang mendekati,” cetus Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono.

Aksi pelaku ini membuat warga resah, terang Kapolsek, ada yang melaporkan ke polsek. Dari laporan itu, anggotanya bersama anggota koramil langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku. “Orang itu dibawa ke polsek,” ungkapnya.

Baca Juga :  PVMBG Tegaskan Akibat Longsor di Puncak Pendil

Keesokan harinya atau Jum’at (24/6), pihaknya melakukan mediasi. Warga Dusun Sumberwaru, Desa Tamanagung yang diwakili Kepala Dusun (Kadus) setempat, Budi Harjo, 50, diundang bersama kepala Desa Setail, Kecamatan Genteng, Syaifudin. “Mereka kita temukan di polsek, dan sepakai damai. Perkara ini kami selesaikan melalui jalur restorative justice,” cetusnya.

Saat mediasi itu, Lukman mengakui kesalahan, dan menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Penandatanganan itu disaksikan anggota koramil, perwakilan warga Dusun Sumberwaru, dan kepala Desa Setail Syaifudin. “Semua sepakat damai,” cetusnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/