alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Kepala Kemenag Minta Para CJIH Menjaga Kesehatan

SILIRAGUNG, Radar GentengKepala Kementerian Agama (Kemenag) RI, M. Amak Burhanudin meminta para calon jamaah haji (CJH) asal Banyuwangi untuk selalu menjaga kesehatan, baik masih di rumah, di Makkah, ataupun selama berada di Madinah.

Menurut Amak, saat ini suhu di Arab Saudi sangat panas sekali, yakni berkisar 40 sampai 45 derajat celcius. Makanya, para CJIH yang akan berangkat, harus benar-benar menjaga kesehatan demi memperlancar pelaksanaan ibadah hajinya. “Saat puncak pelaksanaan haji, kemungkinan cuaca malah 50 derajat celcius,” katanya.

Untuk menjaga kesehatan, Amak meminta para CJH untuk mengonsumsi makanan dengan gizi tinggi. Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga perlu diperhatikan, karena alam di Makkah berbeda dengan di Banyuwangi. “Para jemaah haji harus memperbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi,” terangnya.

Untuk menjaga kesehatan para CJH asal Banyuwangi yang berjumlah 482 orang, Kemenag Kabupaten Banyuwangi telah menyiapkan dua tenaga dokter dan empat perawat yang akan ikut diberangkatkan ke Makkah. “Meski sudah ada dokter, semua jamaah harus tetap menjaga kesehatan, jangan sampai ada yang masuk ke kamar dokter,” harapnya.

Salah satu CJIH, Mujino 56, warga Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo mengaku senang dan bersyukur bisa berangkat haji tahun ini. Itu setelah menunggu 10 tahun. “Saya daftar haji tahun 2011 lalu,” katanya seraya menyebut akan berangkat haji bersama istrinya, Rusmini, 48.

Mujino mengaku sudah siap dengan kondisi cuaca yang ada di Arab Saudi. Selama ini, telah mempersiapkan diri dengan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, dan setiap hari selalu ke sawah. “Kalau tidak ke sawah, badan terasa pegal,” katanya.(mg5/abi)

SILIRAGUNG, Radar GentengKepala Kementerian Agama (Kemenag) RI, M. Amak Burhanudin meminta para calon jamaah haji (CJH) asal Banyuwangi untuk selalu menjaga kesehatan, baik masih di rumah, di Makkah, ataupun selama berada di Madinah.

Menurut Amak, saat ini suhu di Arab Saudi sangat panas sekali, yakni berkisar 40 sampai 45 derajat celcius. Makanya, para CJIH yang akan berangkat, harus benar-benar menjaga kesehatan demi memperlancar pelaksanaan ibadah hajinya. “Saat puncak pelaksanaan haji, kemungkinan cuaca malah 50 derajat celcius,” katanya.

Untuk menjaga kesehatan, Amak meminta para CJH untuk mengonsumsi makanan dengan gizi tinggi. Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga perlu diperhatikan, karena alam di Makkah berbeda dengan di Banyuwangi. “Para jemaah haji harus memperbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi,” terangnya.

Untuk menjaga kesehatan para CJH asal Banyuwangi yang berjumlah 482 orang, Kemenag Kabupaten Banyuwangi telah menyiapkan dua tenaga dokter dan empat perawat yang akan ikut diberangkatkan ke Makkah. “Meski sudah ada dokter, semua jamaah harus tetap menjaga kesehatan, jangan sampai ada yang masuk ke kamar dokter,” harapnya.

Salah satu CJIH, Mujino 56, warga Dusun Kedungsumur, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo mengaku senang dan bersyukur bisa berangkat haji tahun ini. Itu setelah menunggu 10 tahun. “Saya daftar haji tahun 2011 lalu,” katanya seraya menyebut akan berangkat haji bersama istrinya, Rusmini, 48.

Mujino mengaku sudah siap dengan kondisi cuaca yang ada di Arab Saudi. Selama ini, telah mempersiapkan diri dengan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, dan setiap hari selalu ke sawah. “Kalau tidak ke sawah, badan terasa pegal,” katanya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/