alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Desa Kalibaru Wetan Banjir Lagi

KALIBARU – Hujan deras yang  mengguyur wilayah Kecamatan Kalibaru, membuat air dari selokan di Dusun Krajan, RT 1, RW 5, Desa Kalibaru Wetan, kembali meluap ke jalan raya, Senin (22/11). Di daerah itu, pada Jumat (19/11) sempat banjir hingga merendam 63 rumah warga.

Air yang meluap dari selokan, membuat jalan raya di kampung itu mirip sungai. Di jalanan itu, air yang tingginya di atas mata kaki orang dewasa mengalir sangat deras. “Warga masih trauma banjir pada Jumat malam (19/11),” terang Sekretaris Desa (Sekdes) Kalibaru Wetan, Hendra Laksana.

Saat turun hujan deras dan air selokan mulai meluap ke jalan raya, terang dia, warga banyak yang panik. Mereka khawatir akan banjir seperti pada Jumat malam (19/11) lalu. “Ini hujannya mulai pukul 11.00 sampai sore masih hujan,” katanya.

Dari pantauannya, terang dia, hujan yang masih turun hingga sore, dan selokan meluap hingga jalan raya. Air yang meluap itu sempat masuk ke rumah warga. “Semuanya masih aman, kiriman air dari hulu sangat tinggi,” ungkapnya.

Sejumlah relawan, jelas dia, terus berkeliling ke sejumlah titik yang rawan banjir. Mereka juga memastikan hujan di daerah hulu, seperti di Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru masih aman. “Soalnya kalau sini (Desa Genteng Wetan) cerah, tapi di Banyuanyar hujan, bisa banjir,” ungkapnya.

Salah satu warga Desa Kalibaru Wetan, Heri Susanto, mengatakan air selokan yang meluap ke jalan raya itu tidak separah pada Jumat malam (19/11). Kali ini, air hanya masuk ke dua rumah warga. Tapi, itu bisa segera diatasi. “Yang kebanjiran itu rumahnya bu Sumiarsih dan sampingnya,” jelasnya.(abi)

KALIBARU – Hujan deras yang  mengguyur wilayah Kecamatan Kalibaru, membuat air dari selokan di Dusun Krajan, RT 1, RW 5, Desa Kalibaru Wetan, kembali meluap ke jalan raya, Senin (22/11). Di daerah itu, pada Jumat (19/11) sempat banjir hingga merendam 63 rumah warga.

Air yang meluap dari selokan, membuat jalan raya di kampung itu mirip sungai. Di jalanan itu, air yang tingginya di atas mata kaki orang dewasa mengalir sangat deras. “Warga masih trauma banjir pada Jumat malam (19/11),” terang Sekretaris Desa (Sekdes) Kalibaru Wetan, Hendra Laksana.

Saat turun hujan deras dan air selokan mulai meluap ke jalan raya, terang dia, warga banyak yang panik. Mereka khawatir akan banjir seperti pada Jumat malam (19/11) lalu. “Ini hujannya mulai pukul 11.00 sampai sore masih hujan,” katanya.

Dari pantauannya, terang dia, hujan yang masih turun hingga sore, dan selokan meluap hingga jalan raya. Air yang meluap itu sempat masuk ke rumah warga. “Semuanya masih aman, kiriman air dari hulu sangat tinggi,” ungkapnya.

Sejumlah relawan, jelas dia, terus berkeliling ke sejumlah titik yang rawan banjir. Mereka juga memastikan hujan di daerah hulu, seperti di Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru masih aman. “Soalnya kalau sini (Desa Genteng Wetan) cerah, tapi di Banyuanyar hujan, bisa banjir,” ungkapnya.

Salah satu warga Desa Kalibaru Wetan, Heri Susanto, mengatakan air selokan yang meluap ke jalan raya itu tidak separah pada Jumat malam (19/11). Kali ini, air hanya masuk ke dua rumah warga. Tapi, itu bisa segera diatasi. “Yang kebanjiran itu rumahnya bu Sumiarsih dan sampingnya,” jelasnya.(abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/