alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Harga Bawang Merah Tembus Rp 50 Ribu per Kilogram

RADAR GENTENG – Harga kebutuhan dapur terus naik. Setelah tomat, giliran bawang merah juga ikut naik. Di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, saat ini harga bawang merah mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Padahal harga bawang merah itu, normalnya hanya sekitar Rp 20 ribu-an per kilogramnya. Bumbu dapur ini, mengalami kenaikan sejak awal tahun 2022. “Naiknya bertahap, tapi terus,” cetus salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Wasiyati, 50.

Menurut Wasiyati, pada awal Januri 2022, harga bawang merah mulai naik menjadi Rp 28 ribu per kilogram hingga Rp 30 ribu per kilogram. “Sejak Januari it uterus naik,” cetus pedagang asal Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon.

Baca Juga :  Gabah Petani Sulit Pembeli, Pemerintah Sarankan Tunda Penjualan

Hingga pada Jumat (24/6), masih kata dia, harga bawang merah mencapai Rp 50 ribu per kilogramnya. Kenaikan ini, dianggap cukup tinggi. “Harga bawang merah yang terus naik, berpengaruh pada penjualannya, pembeli berkurang,” ungkapnya.

Koordinator Pasar Genteng 1, Sudarmanto saat dikonfirmasi menyatakan harga bawang merah yang naik itu diduga cuaca yang tidak menentu, kadang panas dan tiba-tiba mendung dan hujan. Cuaca ini, sangat mempengaruhi panen petani. “Kalau cuaca jelek (sering hujan), panennya jadi jelek, dan itu harganya mahal,” ucapnya.

Cuaca ini, juga membuat harga bahan dapur lainnya seperti cabai ikut naik. Saat ini, petani banyak yang mengeluh tanaman cabainya terkena cacar, dan itu membuat harga cabai naik. “Sekarang harga cabai rawit sampai Rp 100 ribu per kilogramnya,” katanya.(sas/abi)

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Ikut Waspada Gerakan Terselubung Teroris

RADAR GENTENG – Harga kebutuhan dapur terus naik. Setelah tomat, giliran bawang merah juga ikut naik. Di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, saat ini harga bawang merah mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Padahal harga bawang merah itu, normalnya hanya sekitar Rp 20 ribu-an per kilogramnya. Bumbu dapur ini, mengalami kenaikan sejak awal tahun 2022. “Naiknya bertahap, tapi terus,” cetus salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Wasiyati, 50.

Menurut Wasiyati, pada awal Januri 2022, harga bawang merah mulai naik menjadi Rp 28 ribu per kilogram hingga Rp 30 ribu per kilogram. “Sejak Januari it uterus naik,” cetus pedagang asal Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon.

Baca Juga :  Bibir Sungai Karangdoro Rawan Longsor

Hingga pada Jumat (24/6), masih kata dia, harga bawang merah mencapai Rp 50 ribu per kilogramnya. Kenaikan ini, dianggap cukup tinggi. “Harga bawang merah yang terus naik, berpengaruh pada penjualannya, pembeli berkurang,” ungkapnya.

Koordinator Pasar Genteng 1, Sudarmanto saat dikonfirmasi menyatakan harga bawang merah yang naik itu diduga cuaca yang tidak menentu, kadang panas dan tiba-tiba mendung dan hujan. Cuaca ini, sangat mempengaruhi panen petani. “Kalau cuaca jelek (sering hujan), panennya jadi jelek, dan itu harganya mahal,” ucapnya.

Cuaca ini, juga membuat harga bahan dapur lainnya seperti cabai ikut naik. Saat ini, petani banyak yang mengeluh tanaman cabainya terkena cacar, dan itu membuat harga cabai naik. “Sekarang harga cabai rawit sampai Rp 100 ribu per kilogramnya,” katanya.(sas/abi)

Baca Juga :  Simpan Arak, Warung Warga juga Digerebek Sabhara Polsek Srono

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/