alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Abu Tebal Menyembur Ketinggian 1.2 Km

RadarBanyuwangi.id – Gunung Raung kembali memanas. Semburan abu vulkanik dari gunung berapi itu terpantau sangat tinggi hingga mencapai 1200 meter atau 1,2 kilometer, kemarin (25/3). Dan abu itu, mengarah ke selatan dengan intensitas ketebalan sedang hingga tinggi.

Petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PPGA) Raung, Burhan Alethea menjelaskan ketinggian semburan abu vulkanik tercatat 500 meter hingga 1.200 meter di atas puncak kawah. Meski semburan tidak menerus, namun dampaknya dengan ketebalan tipis menghujani wilayah Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. “Sekitar pukul 02.00 hingga 05.00, ada hujan abu di sekitar PPGA Raung,” ujarnya.

Hujan abu itu, terang dia, tingkat ketebalannya masih terbilang tipis, dan semburannya juga tidak menerus. Hujan abu hanya terjadi beberapa saat saja, dan tidak terlalu menggangu aktivitas masyarakat. “Pada pukul 06.00, hujan abu tidak terpantau lagi,” katanya.

Burhan menyebut kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah selatan. Suhu udara sekitar 20 hingga 21 derajat celsius. Sementara visual Gunung Raung terlihat jelas, tapi beberapa saat tertutup awan putih. Asap abu vulkanik bertekanan lemah teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 500 hingga 1.200 meter di atas puncak kawah. “Abu vulkanik mengarah ke selatan dan tidak berubah sejak Rabu lalu (24/3),” cetusnya.

Untuk kegempaan tremor menerus terekam dengan amplitudo 0.5 hingga 5 mm dengan dominan 1 mm. Hanya ada letusan kecil yang terjadi di dalam perut Gunung Raung, tapi tidak sampai menyebabkan efek letusan besar. Masyarakat diharap tetap waspada karena potensi hujan abu. “Untuk kondisi lainnya masih tetap normal, dan tidak ada perubahan signifikan,” pungkasnya.(kri/abi)

RadarBanyuwangi.id – Gunung Raung kembali memanas. Semburan abu vulkanik dari gunung berapi itu terpantau sangat tinggi hingga mencapai 1200 meter atau 1,2 kilometer, kemarin (25/3). Dan abu itu, mengarah ke selatan dengan intensitas ketebalan sedang hingga tinggi.

Petugas Pos Pemantauan Gunung Api (PPGA) Raung, Burhan Alethea menjelaskan ketinggian semburan abu vulkanik tercatat 500 meter hingga 1.200 meter di atas puncak kawah. Meski semburan tidak menerus, namun dampaknya dengan ketebalan tipis menghujani wilayah Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. “Sekitar pukul 02.00 hingga 05.00, ada hujan abu di sekitar PPGA Raung,” ujarnya.

Hujan abu itu, terang dia, tingkat ketebalannya masih terbilang tipis, dan semburannya juga tidak menerus. Hujan abu hanya terjadi beberapa saat saja, dan tidak terlalu menggangu aktivitas masyarakat. “Pada pukul 06.00, hujan abu tidak terpantau lagi,” katanya.

Burhan menyebut kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah selatan. Suhu udara sekitar 20 hingga 21 derajat celsius. Sementara visual Gunung Raung terlihat jelas, tapi beberapa saat tertutup awan putih. Asap abu vulkanik bertekanan lemah teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 500 hingga 1.200 meter di atas puncak kawah. “Abu vulkanik mengarah ke selatan dan tidak berubah sejak Rabu lalu (24/3),” cetusnya.

Untuk kegempaan tremor menerus terekam dengan amplitudo 0.5 hingga 5 mm dengan dominan 1 mm. Hanya ada letusan kecil yang terjadi di dalam perut Gunung Raung, tapi tidak sampai menyebabkan efek letusan besar. Masyarakat diharap tetap waspada karena potensi hujan abu. “Untuk kondisi lainnya masih tetap normal, dan tidak ada perubahan signifikan,” pungkasnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/