alexametrics
24.3 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

PPKM Diperpanjang, Penutupan TN Alas Purwo Ikut Diperpanjang

RadarBanyuwangi.id – Penutupan Taman Nasional (TN) Alas Purwo yang berada di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo diperpanjang, kemarin (21/7). Keputusan itu, setelah pemerintah memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, kondisi di TN Alas Purwo tampak sepi selama ditutup karena PPKM Darurat. Bila ada warga yang masuk, itu hanya pencari kerang dan ikan. “Perpanjangan penutupan TN Alas Purwo karena PPKM Darurat diperpanjang,” terang Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Alas Purwo wilayah II Muncar, Noviani Utami.

Sesuai dengan pengumuman Presiden Joko Widodo terkait perpanjangan PPKM Darurat, terang dia, kawasan TN Alas Purwo ditutup hingga 25 Juli 2021. Dengan adanya penutupan ini, wisatawan domestic dan dari mancanegara dilarang mengunjungi hutan yang dikenal wingit itu. “PPKM Darurat diperpanjang, penutupan TN Alas Purwo juga diperpanjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Diguyur Hujan, Sebagian Desa Ringin Agung Tergenang

Hanya saja, jelas dia, warga sekitar hutan yang bekerja mencari hasil laut di Laut Selatan, diberi izin masuk ke TN Alas Purwo. “Warga yang mencari hasil laut seperti kerang, gurita, lobster dan ikan, boleh masuk karena mata pencariannya setiap hari,” jelasnya.

Selama TN Alas Purwo ditutup, terang dia, petugas tetap melakukan kegiatan rutin seperti patroli hutan, pembersihan jalan menuju TN Alas Purwo, dan memberi edukasi protokol kesehatan kepada warga sekitar. “Kalau ada warga yang masuk ke hutan dan tidak mengenakan masker, akan kami tegur sesuai aturan yang ada,” ungkapnya.

Selain pintu masuk utama yang ditutup, masih kata dia, petugas juga menutup seluruh akses jalan tikus menuju TN Alas Purwo. Jalur masuk menuju Tanjung Sembulungan dengan menyeberang melaui jalur laut juga ditutup. “Semua akses menuju TN Alas Purwo selama pemberlakuan PPKM Darurat ini ditutup dan diperketat,” cetusnya.

Baca Juga :  Transaksi Pasar Hewan Mulai Normal

Untuk perubahan peraturan ini, sebut dia, akan segara diberitahukan lebih lanjut. Saat ini pengelola TN Alas Purwo tetap mematuhi peraturan yang berlaku, guna mendukung pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19, khusunya di sektor pariwisata. “Penutupan diperpanjang, kami mohon maaf atas ketidaknyamannya ini, semoga Covid-19 segara berlalu,” harapnya.(kri/abi)

RadarBanyuwangi.id – Penutupan Taman Nasional (TN) Alas Purwo yang berada di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo diperpanjang, kemarin (21/7). Keputusan itu, setelah pemerintah memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, kondisi di TN Alas Purwo tampak sepi selama ditutup karena PPKM Darurat. Bila ada warga yang masuk, itu hanya pencari kerang dan ikan. “Perpanjangan penutupan TN Alas Purwo karena PPKM Darurat diperpanjang,” terang Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Alas Purwo wilayah II Muncar, Noviani Utami.

Sesuai dengan pengumuman Presiden Joko Widodo terkait perpanjangan PPKM Darurat, terang dia, kawasan TN Alas Purwo ditutup hingga 25 Juli 2021. Dengan adanya penutupan ini, wisatawan domestic dan dari mancanegara dilarang mengunjungi hutan yang dikenal wingit itu. “PPKM Darurat diperpanjang, penutupan TN Alas Purwo juga diperpanjang,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal Haji, Kemenag Banyuwangi Menunggu Kebijakan Pusat

Hanya saja, jelas dia, warga sekitar hutan yang bekerja mencari hasil laut di Laut Selatan, diberi izin masuk ke TN Alas Purwo. “Warga yang mencari hasil laut seperti kerang, gurita, lobster dan ikan, boleh masuk karena mata pencariannya setiap hari,” jelasnya.

Selama TN Alas Purwo ditutup, terang dia, petugas tetap melakukan kegiatan rutin seperti patroli hutan, pembersihan jalan menuju TN Alas Purwo, dan memberi edukasi protokol kesehatan kepada warga sekitar. “Kalau ada warga yang masuk ke hutan dan tidak mengenakan masker, akan kami tegur sesuai aturan yang ada,” ungkapnya.

Selain pintu masuk utama yang ditutup, masih kata dia, petugas juga menutup seluruh akses jalan tikus menuju TN Alas Purwo. Jalur masuk menuju Tanjung Sembulungan dengan menyeberang melaui jalur laut juga ditutup. “Semua akses menuju TN Alas Purwo selama pemberlakuan PPKM Darurat ini ditutup dan diperketat,” cetusnya.

Baca Juga :  Konsultan Datangi PUCKPP, Klaim Kecil Kemungkinan Penyelewengan BSPS

Untuk perubahan peraturan ini, sebut dia, akan segara diberitahukan lebih lanjut. Saat ini pengelola TN Alas Purwo tetap mematuhi peraturan yang berlaku, guna mendukung pemerintah menekan angka penyebaran Covid-19, khusunya di sektor pariwisata. “Penutupan diperpanjang, kami mohon maaf atas ketidaknyamannya ini, semoga Covid-19 segara berlalu,” harapnya.(kri/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/