alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

191 Siswa yang Dilepas Masuk PTN dan Siap Kerja

SILIRAGUNG, Jawa Pos Radar Genteng – Sebanyak 191 siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Banyuwangi diwisuda, kemarin (24/5). Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya itu, dilepas di sekolahnya yang berlokasi di Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung.

Wisuda dan pelepasan siswa yang digelar secara sederhana itu, dihadiri para guru, komite sekolah, Kepala Desa (Kades) Kesilir Supriyatno, dan sejumlah undangan. “Ada 191 siswa yang kita wisuda,” cetus Kepala MAN 4 Banyuwangi, Drs. H. Imam Syafii, M.Pd.I.

Menurut Syafii, para siswa yang diwisuda itu sudah dipersiapkan untuk bisa langsung bekerja. Selain itu, di antara para siswa juga telah masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Kami mempersiapkan secara matang untuk masuk ke PTN, dan meningkatan madrasah skill para siswa. Sehingga, yang ingin bekerja sudah punya bekal,” katanya.

HARAPAN BANGSA: Para siswa kelas XII MAN 4 Banyuwangi yang dilepas di sekolahnya, kemarin (24/5). (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Mantan kepala MTsN 8 Banyuwangi itu menyampaikan para siswa yang memiliki minat di bidang nonakademik, mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. “Kita punya banyak program unggulan, seperti otomotif, tata busana, seni budaya, dan IT. Siswa bisa memilih, itu demi madrasah skill siswa,” ungkapnya.

Bagi para siswa yang ingin melanjutkan ke PTN, terang dia, akan dipersiapkan secara matang. Sekolah mengadakan bimbingan khusus. “Ini hasilnya luar biasa, tahun ini ada sekitar 20 siswa yang sudah lolos PTN melalui jalur SNMPTN,” jelasnya.

Tidak hanya dibimbing dalam bidang pendidikan formal, sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) ini, MAN 4 Banyuwangi juga sudah menjalin MoU dengan Pondok Pesantren Darussyafaah, Sumbersuko di bawah asuhan KH. Ahmad Zakaria. “Kerjasama ini untuk pengembangan, pemahaman, dan hafalan Alquran,” tuturnya.

Kerjasama itu membuahkan hasil yang bagus. Siswanya menjadi langganan juara dalam Musabaqah Fahmil Quran tingkat provinsi. “Sekolah kami sering juara di situ (bidang Musabaqah Fahmil Qur’an), tidak hanya provinsi, tapi tingkat nasional,” tandasnya.

KOMPAK: Kepala MAN 4 Banyuwangi, Drs. H. Imam Syafi’i, M.Pd.I (tiga dari kiri) bersama para wakil kepala sekolah, kemarin (24/5). (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Syafii berharap para siswa yang sudah dinyatakan lulus, mampu menjaga nama baik almamater. Selain itu, lanjut dia, para alumni diharap tetap menjaga iman dan taqwa Islam. “Semoga mereka selalu mengembangkan diri, baik di perguruan tinggi atau di tempat kerja,” harapnya.(sas)

SILIRAGUNG, Jawa Pos Radar Genteng – Sebanyak 191 siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Banyuwangi diwisuda, kemarin (24/5). Para siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya itu, dilepas di sekolahnya yang berlokasi di Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung.

Wisuda dan pelepasan siswa yang digelar secara sederhana itu, dihadiri para guru, komite sekolah, Kepala Desa (Kades) Kesilir Supriyatno, dan sejumlah undangan. “Ada 191 siswa yang kita wisuda,” cetus Kepala MAN 4 Banyuwangi, Drs. H. Imam Syafii, M.Pd.I.

Menurut Syafii, para siswa yang diwisuda itu sudah dipersiapkan untuk bisa langsung bekerja. Selain itu, di antara para siswa juga telah masuk di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). “Kami mempersiapkan secara matang untuk masuk ke PTN, dan meningkatan madrasah skill para siswa. Sehingga, yang ingin bekerja sudah punya bekal,” katanya.

HARAPAN BANGSA: Para siswa kelas XII MAN 4 Banyuwangi yang dilepas di sekolahnya, kemarin (24/5). (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Mantan kepala MTsN 8 Banyuwangi itu menyampaikan para siswa yang memiliki minat di bidang nonakademik, mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. “Kita punya banyak program unggulan, seperti otomotif, tata busana, seni budaya, dan IT. Siswa bisa memilih, itu demi madrasah skill siswa,” ungkapnya.

Bagi para siswa yang ingin melanjutkan ke PTN, terang dia, akan dipersiapkan secara matang. Sekolah mengadakan bimbingan khusus. “Ini hasilnya luar biasa, tahun ini ada sekitar 20 siswa yang sudah lolos PTN melalui jalur SNMPTN,” jelasnya.

Tidak hanya dibimbing dalam bidang pendidikan formal, sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) ini, MAN 4 Banyuwangi juga sudah menjalin MoU dengan Pondok Pesantren Darussyafaah, Sumbersuko di bawah asuhan KH. Ahmad Zakaria. “Kerjasama ini untuk pengembangan, pemahaman, dan hafalan Alquran,” tuturnya.

Kerjasama itu membuahkan hasil yang bagus. Siswanya menjadi langganan juara dalam Musabaqah Fahmil Quran tingkat provinsi. “Sekolah kami sering juara di situ (bidang Musabaqah Fahmil Qur’an), tidak hanya provinsi, tapi tingkat nasional,” tandasnya.

KOMPAK: Kepala MAN 4 Banyuwangi, Drs. H. Imam Syafi’i, M.Pd.I (tiga dari kiri) bersama para wakil kepala sekolah, kemarin (24/5). (Salis Ali/RadarBanyuwangi.id)

Syafii berharap para siswa yang sudah dinyatakan lulus, mampu menjaga nama baik almamater. Selain itu, lanjut dia, para alumni diharap tetap menjaga iman dan taqwa Islam. “Semoga mereka selalu mengembangkan diri, baik di perguruan tinggi atau di tempat kerja,” harapnya.(sas)

Artikel Terkait

Most Read

Warga Satu Kampung Terkena Cikungunya

Generasi HP

Artikel Terbaru

/