alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Pasar Kalibaru yang Terbakar Mulai Diperbaiki

KALIBARU – Janji Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang akan segera memperbaiki los di Pasar Daerah (PD) Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru yang terbakar pada Minggu (10/10) silam, mulai direalisasikan, Minggu (21/11) kemarin.

Los pasar yang sempat hangus terbakar itu, kini sudah mulai dibangun. Sejumlah pekerja mulai memasang rangka berbahan baja ringan di atap bangunan yang sempat hangus tersebut. Di bagian selatan, rangka berbentuk prisma itu sudah tertata rapi. “Kita hanya memasang atap saja, dinding dan lainnya tidak masuk penanganan,” cetus Erfan, 50, warga Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru yang bertindak sebagai kontraktor pemasangan atap.

Untuk memasang atap los pasar yang terbakar di PD Kalibaru ini, terang dia, ditarget selesai dalam waktu 45 hari. Dan waktu itu, akan dimanfaatkan secara baik. “Semoga sebelum 45 hari sudah selesai semua,” katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang terdampak kebakaran, Subandi, asal Dusun Margomakmur, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru berharap mendapat santunan asuransi seperti pedagang lain yang mendapat bantuan dari BRI. “Kita kok tidak dapat santunan, ya,” katanya.

Subandi mengaku selama ini menjadi nasabah beberapa bank. Untuk pinjaman program Kredit Usaha Rakyat (KUR), menggunakan Bank Mandiri. Tapi, ia juga memiliki rekening Simpedes BRI. “Saya juga berharap dapat bantuan,” terangnya.

Koordinator PD Kalibaru, Abdul Rosyid menjelaskan pedagang yang mendapat santunan asuransi, itu nasabaha BRI yang sudah memiliki jaminan program asuransi. Sedangkan Subandi, ia belum mengetahui secara pasti. Hanya saja, ia yakin BRI sudah mengetahui dan memberikan santunan itu berdasarkan ketentuan. “Subandi tidak menyampaikan ke saya,” terangnya.(sli/abi)

KALIBARU – Janji Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang akan segera memperbaiki los di Pasar Daerah (PD) Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru yang terbakar pada Minggu (10/10) silam, mulai direalisasikan, Minggu (21/11) kemarin.

Los pasar yang sempat hangus terbakar itu, kini sudah mulai dibangun. Sejumlah pekerja mulai memasang rangka berbahan baja ringan di atap bangunan yang sempat hangus tersebut. Di bagian selatan, rangka berbentuk prisma itu sudah tertata rapi. “Kita hanya memasang atap saja, dinding dan lainnya tidak masuk penanganan,” cetus Erfan, 50, warga Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru yang bertindak sebagai kontraktor pemasangan atap.

Untuk memasang atap los pasar yang terbakar di PD Kalibaru ini, terang dia, ditarget selesai dalam waktu 45 hari. Dan waktu itu, akan dimanfaatkan secara baik. “Semoga sebelum 45 hari sudah selesai semua,” katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang yang terdampak kebakaran, Subandi, asal Dusun Margomakmur, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru berharap mendapat santunan asuransi seperti pedagang lain yang mendapat bantuan dari BRI. “Kita kok tidak dapat santunan, ya,” katanya.

Subandi mengaku selama ini menjadi nasabah beberapa bank. Untuk pinjaman program Kredit Usaha Rakyat (KUR), menggunakan Bank Mandiri. Tapi, ia juga memiliki rekening Simpedes BRI. “Saya juga berharap dapat bantuan,” terangnya.

Koordinator PD Kalibaru, Abdul Rosyid menjelaskan pedagang yang mendapat santunan asuransi, itu nasabaha BRI yang sudah memiliki jaminan program asuransi. Sedangkan Subandi, ia belum mengetahui secara pasti. Hanya saja, ia yakin BRI sudah mengetahui dan memberikan santunan itu berdasarkan ketentuan. “Subandi tidak menyampaikan ke saya,” terangnya.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/