alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Masjid Terendam, Salat Jumat Dialihkan

BANJIR bandang yang melanda empat dusun di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh tidak hanya merendam ratusan rumah kepala keluarga (KK). Banjir juga me­ren­dam tempat ibadah. Sedikitnya satu masjid dan tiga musala ikut terendam banjir bandang, kemarin (22/6).

Akibat terendam banjir dan tertimbun material lumpur dan pasir, aktivitas peribadatan nyaris lumpuh total. Bahkan, ibadah sa­lat Jumat berjamaah yang se­dianya dilaksanakan di Masjid Jami Ar Royan juga terpaksa dialihkan ke Masjid Baiturrohman yang berada tak jauh dari lokasi banjir.

H Syafii, sesepuh Dusun Kara­ngasem, Desa Alasmalang menga­takan, karena kondisi Masjid Ar Royan tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat salat Jumat berjamaah, maka salat dialihkan ke masjid tetangga yakni di Masjid Baiturrohman.

Karena masih banyaknya warga yang panik dan membersihkan lumpur sisa banjir, aktivitas ibadah salat Jumat berjamaah tidak dipe­nuhi jamaah seperti biasanya. ”Kami maklum, karena masjid ikut terendam banjir,” katanya.

Namun selepas salat Jumat, remaja masjid setempat bersama dengan relawan dari Nahdlatul Ulama (NU) ikut bersama-sama membersihkan masjid agar bisa digunakan kembali untuk aktivitas peribadatan. ”Untuk sementara air tandon masih belum bisa diisi karena mesin penyedotnya mati,” ujar Syafii.

Dengan dibersihkannya ruangan dalam masjid, dia berharap warga bisa kembali melaksanakan iba­dah. Sementara untuk material lum­pur yang menumpuk di hala­man masjid akan dikeruk meng­gunakan alat berat. Jika memang tidak memungkinkan, relawan dari Banser dan Ansor NU juga siap membantu untuk member­sihkan. ”Sementara pagar masjid ambruk karena diterjang banjir, dan halaman masjid tertimbun pasir bercampur lumpur,” terang Syafii.

Selain masjid, lanjut Syafii, ada dua musala yang berada di Dusun Karangasem itu tertimbun material banjir. Dua musala tersebut kini masih belum tersentuh evakuasi sama sekali. Karena warga masih konsentrasi ke rumah yang dihuni. ”Kita sudah koordinasi. Dalam waktu cepat musala akan kita ber­sihkan. Relawan Banser Ansor dari PCNU Banyuwangi akan turun mem­bantu,” tandasnya.

BANJIR bandang yang melanda empat dusun di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh tidak hanya merendam ratusan rumah kepala keluarga (KK). Banjir juga me­ren­dam tempat ibadah. Sedikitnya satu masjid dan tiga musala ikut terendam banjir bandang, kemarin (22/6).

Akibat terendam banjir dan tertimbun material lumpur dan pasir, aktivitas peribadatan nyaris lumpuh total. Bahkan, ibadah sa­lat Jumat berjamaah yang se­dianya dilaksanakan di Masjid Jami Ar Royan juga terpaksa dialihkan ke Masjid Baiturrohman yang berada tak jauh dari lokasi banjir.

H Syafii, sesepuh Dusun Kara­ngasem, Desa Alasmalang menga­takan, karena kondisi Masjid Ar Royan tidak memungkinkan untuk dijadikan tempat salat Jumat berjamaah, maka salat dialihkan ke masjid tetangga yakni di Masjid Baiturrohman.

Karena masih banyaknya warga yang panik dan membersihkan lumpur sisa banjir, aktivitas ibadah salat Jumat berjamaah tidak dipe­nuhi jamaah seperti biasanya. ”Kami maklum, karena masjid ikut terendam banjir,” katanya.

Namun selepas salat Jumat, remaja masjid setempat bersama dengan relawan dari Nahdlatul Ulama (NU) ikut bersama-sama membersihkan masjid agar bisa digunakan kembali untuk aktivitas peribadatan. ”Untuk sementara air tandon masih belum bisa diisi karena mesin penyedotnya mati,” ujar Syafii.

Dengan dibersihkannya ruangan dalam masjid, dia berharap warga bisa kembali melaksanakan iba­dah. Sementara untuk material lum­pur yang menumpuk di hala­man masjid akan dikeruk meng­gunakan alat berat. Jika memang tidak memungkinkan, relawan dari Banser dan Ansor NU juga siap membantu untuk member­sihkan. ”Sementara pagar masjid ambruk karena diterjang banjir, dan halaman masjid tertimbun pasir bercampur lumpur,” terang Syafii.

Selain masjid, lanjut Syafii, ada dua musala yang berada di Dusun Karangasem itu tertimbun material banjir. Dua musala tersebut kini masih belum tersentuh evakuasi sama sekali. Karena warga masih konsentrasi ke rumah yang dihuni. ”Kita sudah koordinasi. Dalam waktu cepat musala akan kita ber­sihkan. Relawan Banser Ansor dari PCNU Banyuwangi akan turun mem­bantu,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/