alexametrics
25.7 C
Banyuwangi
Wednesday, May 25, 2022

Pembobol Kotak Amal Masjid Nurul Hidayah Dibekuk

SRONO – Diduga pembobol spesialis kotak amal, Dwi Rubiyanto, 37, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, ditangkap warga saat beraksi di masjid Nurul Hidayah Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono pada Kamis (20/1) sekitar pukul 01.30.

Tersangka yang kini dijebloskan di ruang tahanan Polsek Srono untuk menjalani pemeriksaan itu, tertangkap tangan. “Ditangkap warga saat membobol kotak amal,” cetus Kanitreskrim Polsek Srono, Ipda Ocky Heru Prasetyo kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Kanitreskrim, saat beraksi tersangka naik motor Yamaha Mio dengan nomor polisi DK 8422 CR. Sekitar pukul 00.30, pelaku datang ke masjid Nurul Hidayah. Tanpa disadari, kedatangannya itu diketahui Supriadi, 41, salah satu takmir yang rumahnya di depan masjid. “Pak Supriadi curiga ada sepeda motor berhenti di depan masjid pada tengah malam,” terangnya.

Baca Juga :  Antisipasi Longsor Susulan, Pasang 2000 Kantung Trap

Supriadi yang memiliki akses langsung pada kamera CCTV masjid melalui handphone (HP) miliknya, curiga dan langsung mengecek kondisi di sekitar masjid dari HP-nya. “Kotak amal di masjid sudah lima kali dibobol maling, makanya dipasangi CCTV,” katanya.

Saat dilihat dari rekaman kamera CCTV yang terpasang di masjid, terang dia, terlihat ada orang sedang berjalan ke arah kotak amal dan mencongkel gemboknya menggunakan obeng dan tang. “Setelah gemboknya rusak, tersangka membawa kotak amal ke tempat wudu untuk mencukit tutupnya,” tuturnya.

Melihat ada maling di masjid, jelas dia, Supriadi menghubungi warga dan mendatangi masjid dan menangkap tersangka. Saat itu, warga juga lapor ke polske. “Kami datang tersangka sudah ditangkap warga,” terangnya.

Baca Juga :  Operasi Pekat Sasar Pengamen

Untuk proses hukum, pihaknya langsung membawa maling itu. Sebagai barang bukti (BB), sejumlah barang seperti satu kotak amal berisi uang tunai Rp 242 ribu, satu gembok besi dalam keadaan rusak, satu unit motor Yamaha Mio, satu obeng, dan tang disita. “Tersangka dan BB kita bawa ke polske,” cetusnya.

Dari hasil pemeriksaan, jelas dia, pelaku tidak sekali ini melakukan aksi pencurian kotak amal. Dari pengakuannya, selama ini telah beraksi di tujuh lokasi yang berbeda. “Tersangka ini residivis, dua kali diproses hukum,” katanya.(sas/abi)

SRONO – Diduga pembobol spesialis kotak amal, Dwi Rubiyanto, 37, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, ditangkap warga saat beraksi di masjid Nurul Hidayah Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono pada Kamis (20/1) sekitar pukul 01.30.

Tersangka yang kini dijebloskan di ruang tahanan Polsek Srono untuk menjalani pemeriksaan itu, tertangkap tangan. “Ditangkap warga saat membobol kotak amal,” cetus Kanitreskrim Polsek Srono, Ipda Ocky Heru Prasetyo kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Kanitreskrim, saat beraksi tersangka naik motor Yamaha Mio dengan nomor polisi DK 8422 CR. Sekitar pukul 00.30, pelaku datang ke masjid Nurul Hidayah. Tanpa disadari, kedatangannya itu diketahui Supriadi, 41, salah satu takmir yang rumahnya di depan masjid. “Pak Supriadi curiga ada sepeda motor berhenti di depan masjid pada tengah malam,” terangnya.

Baca Juga :  Burung Siap Kontes Disikat Maling

Supriadi yang memiliki akses langsung pada kamera CCTV masjid melalui handphone (HP) miliknya, curiga dan langsung mengecek kondisi di sekitar masjid dari HP-nya. “Kotak amal di masjid sudah lima kali dibobol maling, makanya dipasangi CCTV,” katanya.

Saat dilihat dari rekaman kamera CCTV yang terpasang di masjid, terang dia, terlihat ada orang sedang berjalan ke arah kotak amal dan mencongkel gemboknya menggunakan obeng dan tang. “Setelah gemboknya rusak, tersangka membawa kotak amal ke tempat wudu untuk mencukit tutupnya,” tuturnya.

Melihat ada maling di masjid, jelas dia, Supriadi menghubungi warga dan mendatangi masjid dan menangkap tersangka. Saat itu, warga juga lapor ke polske. “Kami datang tersangka sudah ditangkap warga,” terangnya.

Baca Juga :  Awas, Penipuan Modus Bantuan Sembako, Kalung Emas Milik Nenek Ini Raib

Untuk proses hukum, pihaknya langsung membawa maling itu. Sebagai barang bukti (BB), sejumlah barang seperti satu kotak amal berisi uang tunai Rp 242 ribu, satu gembok besi dalam keadaan rusak, satu unit motor Yamaha Mio, satu obeng, dan tang disita. “Tersangka dan BB kita bawa ke polske,” cetusnya.

Dari hasil pemeriksaan, jelas dia, pelaku tidak sekali ini melakukan aksi pencurian kotak amal. Dari pengakuannya, selama ini telah beraksi di tujuh lokasi yang berbeda. “Tersangka ini residivis, dua kali diproses hukum,” katanya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/