alexametrics
27.2 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Pelaku Pencurian Beras Jalani proses Tipiring

SINGOJURUH – Kasus pencurian beras yang terjadi di Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, pada Minggu (26/12) tahun lalu, ternyata berakhir damai. Korbannya Ahmad Muqorrobin, mencabut laporannya, Kamis (20/1).

Korban sempat mendatangi Polsek Singojuruh untuk menanyakan kelanjutan kasus pencurian yang menimpanya. Tapi setelah mendapat keterangan, bisa menerima. “Tersangka sudah tertangkap,” cetus Kanitreskrim Polsek Singojuruh, Iptu Made Suwena.

Menurut Kanitreskrim, pelaku pencurian yang menggasak puluhan kilogram beras di toko milik Muqorobin itu sudah beraksi di banyak tempat. “Tersangka tidak hanya hanya beraksi di Singojuruh, ini tertangkap saat beraksi di Banyuwangi Kota,” katanya.

Proses hukum kasus pencurian beras di tempat korban, terang dia, tidak bisa lanjut lantaran pelaku sudah menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. “Pengajuan sidang tipiring tidak bisa dilakukan dua kali dengan tersangka yang sama,” katanya.

Baca Juga :  Harga Kebutuhan Dapur Belum Aman

Seperti yang diberitakan harian ini sbeelumnya, aksi pencurian di Desa/Kecamatan Singojuruh merajalela. Selama dua pekan terakhir, lima supermarket dan toko kelontong milik warga dijarah. Salah satu korbannya Ahmad Muqorobin.

Muqorobin mengaku pencurian di tokonya itu terjadi pada Minggu (26/12) sekitar pukul 16.00. Sebelum beraksi, pelaku yang hanya sendirian berpura-pura akan belanja. “Maling itu mengambil beras seberat 25 kilogram, aksinya terekam dalam CCTV,” ujarnya sambil menunjukkan rekaman CCTV yang dipasang di tokonya.(sas/abi)

SINGOJURUH – Kasus pencurian beras yang terjadi di Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, pada Minggu (26/12) tahun lalu, ternyata berakhir damai. Korbannya Ahmad Muqorrobin, mencabut laporannya, Kamis (20/1).

Korban sempat mendatangi Polsek Singojuruh untuk menanyakan kelanjutan kasus pencurian yang menimpanya. Tapi setelah mendapat keterangan, bisa menerima. “Tersangka sudah tertangkap,” cetus Kanitreskrim Polsek Singojuruh, Iptu Made Suwena.

Menurut Kanitreskrim, pelaku pencurian yang menggasak puluhan kilogram beras di toko milik Muqorobin itu sudah beraksi di banyak tempat. “Tersangka tidak hanya hanya beraksi di Singojuruh, ini tertangkap saat beraksi di Banyuwangi Kota,” katanya.

Proses hukum kasus pencurian beras di tempat korban, terang dia, tidak bisa lanjut lantaran pelaku sudah menjalani sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. “Pengajuan sidang tipiring tidak bisa dilakukan dua kali dengan tersangka yang sama,” katanya.

Baca Juga :  Meski Masa Pandemi, Produksi Telur Tembus 872 Ton Per Bulan

Seperti yang diberitakan harian ini sbeelumnya, aksi pencurian di Desa/Kecamatan Singojuruh merajalela. Selama dua pekan terakhir, lima supermarket dan toko kelontong milik warga dijarah. Salah satu korbannya Ahmad Muqorobin.

Muqorobin mengaku pencurian di tokonya itu terjadi pada Minggu (26/12) sekitar pukul 16.00. Sebelum beraksi, pelaku yang hanya sendirian berpura-pura akan belanja. “Maling itu mengambil beras seberat 25 kilogram, aksinya terekam dalam CCTV,” ujarnya sambil menunjukkan rekaman CCTV yang dipasang di tokonya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/