alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Peringati Maulid Nabi, Warga Bedewang Kirab Jodang dan Pawai Obor

SONGGON – Warga Dusun Wiyayu Barat dan Wiyayu Timur, Desa Bedewang, Kecamatan Songgon menggelar pawai jodang dan kirab obor untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (19/11) malam.

Ratusan warga mulai anak-anak, remaja, pemuda, dan orang tua semuanya larut mengikuti pawai jodang dan kirab obor tersebut dengan melintasi jalan desa.

Taufik, salah seorang warga setempat mengaku jika kegiatan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahun. Hanya saja untuk tahun ini lebih meriah karena disumbang sejumlah donatur dan dermawan yang memiliki kepedulian. ”Alhamdulillah semua masyarakat kompak, rukun, dan bersatu,” ungkapnya.

Pawai obor dan endhog-endhogan itu, kata dia, merupakan pembuka peringatan Maulid Nabi sebelum digelar pembacaan asrokol atau barzanji yang dihelat keesokan harinya. Selain pawai obor dan kirab jodang, dalam perayaan itu juga turut dimeriahkan peserta yang memainkan perangkat alat tradisional seperti musik hadrah kuntulan. Para peserta berjalan berkeliling di setiap sudut jalan desa.

Baca Juga :  Pengamanan Stasiun KA Diperketat

SONGGON – Warga Dusun Wiyayu Barat dan Wiyayu Timur, Desa Bedewang, Kecamatan Songgon menggelar pawai jodang dan kirab obor untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (19/11) malam.

Ratusan warga mulai anak-anak, remaja, pemuda, dan orang tua semuanya larut mengikuti pawai jodang dan kirab obor tersebut dengan melintasi jalan desa.

Taufik, salah seorang warga setempat mengaku jika kegiatan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahun. Hanya saja untuk tahun ini lebih meriah karena disumbang sejumlah donatur dan dermawan yang memiliki kepedulian. ”Alhamdulillah semua masyarakat kompak, rukun, dan bersatu,” ungkapnya.

Pawai obor dan endhog-endhogan itu, kata dia, merupakan pembuka peringatan Maulid Nabi sebelum digelar pembacaan asrokol atau barzanji yang dihelat keesokan harinya. Selain pawai obor dan kirab jodang, dalam perayaan itu juga turut dimeriahkan peserta yang memainkan perangkat alat tradisional seperti musik hadrah kuntulan. Para peserta berjalan berkeliling di setiap sudut jalan desa.

Baca Juga :  Ombak Laut Selatan Mengganas, Nelayan Diimbau Lebih Waspada

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/