Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Genteng
icon featured
Genteng

Pasangan Remaja Diperiksa Polisi

22 Oktober 2021, 14: 40: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

Pasangan Remaja Diperiksa Polisi

TERTANGKAP: Tangkapan layar video saat Puput Widiasari dan Erwin Edi Susilo terlibat pertengkaran di JLS Dusun Pegundangan, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore pada Senin (18/10). (Sulhan Hadi/RaBa)

Share this      

GLENMORE, Jawa Pos Radar Genteng – Sepasang remaja yang ditengarai pasangan kekasih, harus menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Glenmore, kemarin (20/10). Keduanya dipanggil polisi setelah muncul video kekerasan yang melibatkan pasangan itu.

Pasangan itu Puput Widiasari, 19, warga Dusun Kendenglembu, RT 2, RW 4, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, dan Erwin Edi Susilo, 30, asal Dusun Sidodadi, Desa Karangharjo. “Dalam video yang tersebar, pasangan itu sempat bertengkar,” cetus Kapolsek Glenmore, AKP Basori Alwi.

Dari hasil pemeriksaan, terang dia, keduanya menjalin hubungan atau pacaran. Pertengkaran yang terekam dan diunggah di media sosial, itu lokasinya di jalan lintas selatan (JLS) Dusun Pegundangan, Desa Karangharjo. “Pertengkaran itu pada Senin (18/10) sekitar pukul 17.00,” terangnya.

Baca juga: Merasa Kasihan, Maling HP dan Uang Dilepas

Dari keterangan yang disampaikan pada penyidik, jelas dia, kejadian itu bermula saat Puput yang naik motor di sekitar Perkebunan Kendenglembu, dihentikan oleh Erwin. “Yang laki mengajak Puput ke perkebunan untuk membahas kelanjutan hubungan, tapi yang perempuan menolak,” katanya.

Mungkin karena marah, terang dia, Erwin langsung mengambil  handphone (HP) merk Realme type C2 milik korban yang ditaruh di laci motornya. “Saat yang laki itu mengambil HP di motor, oleh cewek dicegah, lalu terjadi adu mulut,” jelasnya.

Petugas keamanan Kebun Jolondoro, Yuswadi sempat menegur keduanya. Tapi saat itu, Erwin meminta agar sekuriti tidak ikut campur, dan menyebut pertengkatan itu urusan keluarga. “Setelah itu yang cewek lari ke arah pos keamanan sambal minta tolong,” ungkapnya.

Hingga akhirnya, petugas keamanan menolong dengan cara menaikkan cewek itu ke truk. Tapi, dicegah oleh lelaki yang mengaku pacarnya itu dan terjadi aksi tarik menarik. “Sekuriti sempat menolong, tapi si laki-laki tetap tidak terima,” terang Kapolsek.

Saat itu, masih kata dia, Erwin terus memaksa ceweknya untuk ikut. Bahkan sempat mengancam akan menabrak dengan motornya. Akibatnya, Puput sampai terjatuh ke tanah. Beruntung, tidak lama salah satu teman cewek itu datang dan membawanya ke rumah saudaranya. “Ini pertengkaran,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, Puput mengalami nyeri dan bengkak di bagian lengan kanan, lengan kiri, pinggang belakang, dan bahu kiri. Selain itu, juga mengalami kerugian materil senilai Rp. 1.850.000 karena saat kejadian itu HP miliknya hilang. “Yang laki jelas jadi tersangka, tapi ini masih kita kembangkan agar lebih lengkap,” ungkapnya.

(bw/sli/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia