alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Hilangkan Kesan Angker, Jembatan Hantu Dipercantik

JawaPos.com – Untuk menghindari kesan angker dan kumuh, jembatan di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring dipercantik, kemarin (21/10). Selain, dibersihkan dari tumpukan sampah yang mengendap di dasar sungai, jembatan itu juga dicat warna-wari.

Kepala Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring Sugiyono mengatakan jembatan itu dicat dan dibersihkan agar tampak cantik serta tidak kumuh. Sebelumnya, di pinggir sungai itu dipenuhi tumbuhan bambu dan semak belukar. Tak hanya itu, jembatan tersebut juga terkesan angker. “Kita bersihkan agar kesan horornya hilang,” ujarnya.

Seluruh tanaman bambu yang ada di pinggir sungai itu, terang dia, dibabati dan dibersihkan. Tumpukan sampah yang ada di dasar sungai, juga diangkut. Tembok pembatas sungai, dicat warna-warni agar terlihat cantik. “Kami ingin jembatan itu bersih,” katanya.

Warga menyebut jembatan itu dihuni hantu, sehingga banyak yang takut kalau melintas, terutama pada malam hari. Untuk menghilangkan isu tersebut, masyarakat mempercantik jembatan itu. “Jembetan itu jalan penghubung Desa/Kecamatan Cluring dengan Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran,” terangnya.

Dengan jembatan yang sudah dipercantik itu, masyarakat tidak perlu takut lagi saat melintas di jalan itu. “Kini sudah tidak terkesan angker lagi, sungai juga sudah bersih,” pungkasnya.

JawaPos.com – Untuk menghindari kesan angker dan kumuh, jembatan di Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring dipercantik, kemarin (21/10). Selain, dibersihkan dari tumpukan sampah yang mengendap di dasar sungai, jembatan itu juga dicat warna-wari.

Kepala Dusun Cemetuk, Desa/Kecamatan Cluring Sugiyono mengatakan jembatan itu dicat dan dibersihkan agar tampak cantik serta tidak kumuh. Sebelumnya, di pinggir sungai itu dipenuhi tumbuhan bambu dan semak belukar. Tak hanya itu, jembatan tersebut juga terkesan angker. “Kita bersihkan agar kesan horornya hilang,” ujarnya.

Seluruh tanaman bambu yang ada di pinggir sungai itu, terang dia, dibabati dan dibersihkan. Tumpukan sampah yang ada di dasar sungai, juga diangkut. Tembok pembatas sungai, dicat warna-warni agar terlihat cantik. “Kami ingin jembatan itu bersih,” katanya.

Warga menyebut jembatan itu dihuni hantu, sehingga banyak yang takut kalau melintas, terutama pada malam hari. Untuk menghilangkan isu tersebut, masyarakat mempercantik jembatan itu. “Jembetan itu jalan penghubung Desa/Kecamatan Cluring dengan Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran,” terangnya.

Dengan jembatan yang sudah dipercantik itu, masyarakat tidak perlu takut lagi saat melintas di jalan itu. “Kini sudah tidak terkesan angker lagi, sungai juga sudah bersih,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/