alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Berantas Hama Padi, Siasati Sebar Abu Tembakau

JawaPos.com – Mahalnya obat untuk hama tanaman padi di pasaran, membuat petani harus memutar otak lebih keras lagi. Untuk menyiasati itu, mereka mengganti pupuk kimia dengan abu tembakau.

Salah satu petani, Eko Santoso, 38, asal Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu mengaku tak mau ambil pusing dengan mahalnya obat hama tanaman. Ia menggunakan obat hama alternatif yang ramah lingkungan, yakni abu tembakau. “Pupuk bersubsidi langka dan harga obat juga mahal, kita beralih menggunakan pupuk alami berbahan dasar daun tembakau,” ujarnya.

Abu tembakau dirasa ampuh mengusir hama seperti ulat, wereng, dan walang sangit. Kebanyakan, hama serangga itu menyerang tamanan padi pada bagian batang dan daun. Sejak menggunakan abu tembakau, hama tamanan yang menyerang padinya itu berkurang. “Lumayan ampuh untuk mengusir hama,” ungkapnya.

Mneurut Eko, abu tembakau itu mengandung nikotin hingga delapan persen. Dan itu dapat membasmi dan mematikan hama pada tanaman. Dengan adanya obat tanaman alternatif itu, petani tidak perlu lagi kebingungan dengan mahalnya harga obat. “Banyak petani yang beralih menggunakan abu tembakau,” katanya.

Cara penggunaan obat tenaman alternatif itu cukup mudah, hanya disebarkan di persawahan yang ditanami padi. Selain itu, abu tembakau juga dapat dilarutkan ke air dan diseprotkan ke tanaman padi. “Penyemprotan menggunakan abu tembakau dapat dilakukan setiap seminggu sekali, tergantung keperluan dan umur tamanan padi,” jelasnya.

Abu dari bahan tembakau ini, jelas dia, pestisida nabati dan sangat besar manfaatnya bagi lahan persawahan. Tak hanya hama serangga, tikus juga bisa diatasi dengan cara ditaburkan ke lubang tikus atau pinggir persawahan. “Murah meriah,” katanya.

JawaPos.com – Mahalnya obat untuk hama tanaman padi di pasaran, membuat petani harus memutar otak lebih keras lagi. Untuk menyiasati itu, mereka mengganti pupuk kimia dengan abu tembakau.

Salah satu petani, Eko Santoso, 38, asal Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu mengaku tak mau ambil pusing dengan mahalnya obat hama tanaman. Ia menggunakan obat hama alternatif yang ramah lingkungan, yakni abu tembakau. “Pupuk bersubsidi langka dan harga obat juga mahal, kita beralih menggunakan pupuk alami berbahan dasar daun tembakau,” ujarnya.

Abu tembakau dirasa ampuh mengusir hama seperti ulat, wereng, dan walang sangit. Kebanyakan, hama serangga itu menyerang tamanan padi pada bagian batang dan daun. Sejak menggunakan abu tembakau, hama tamanan yang menyerang padinya itu berkurang. “Lumayan ampuh untuk mengusir hama,” ungkapnya.

Mneurut Eko, abu tembakau itu mengandung nikotin hingga delapan persen. Dan itu dapat membasmi dan mematikan hama pada tanaman. Dengan adanya obat tanaman alternatif itu, petani tidak perlu lagi kebingungan dengan mahalnya harga obat. “Banyak petani yang beralih menggunakan abu tembakau,” katanya.

Cara penggunaan obat tenaman alternatif itu cukup mudah, hanya disebarkan di persawahan yang ditanami padi. Selain itu, abu tembakau juga dapat dilarutkan ke air dan diseprotkan ke tanaman padi. “Penyemprotan menggunakan abu tembakau dapat dilakukan setiap seminggu sekali, tergantung keperluan dan umur tamanan padi,” jelasnya.

Abu dari bahan tembakau ini, jelas dia, pestisida nabati dan sangat besar manfaatnya bagi lahan persawahan. Tak hanya hama serangga, tikus juga bisa diatasi dengan cara ditaburkan ke lubang tikus atau pinggir persawahan. “Murah meriah,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/