alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Ketemu atau tidak, Hari ini terakhir pencarian

PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Sudah sepekan Eko Prasetyo, 19, nelayan asal Dusun Rajegwesi,  RT/RW 1, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang hilang di sekitar perairan Teluk Ijo, Desa Sarongan, belum ditemukan. Upaya tim SAR yang melakukan pencarian, juga belum membuahkan hasil.

Jejak korban yang ditemukan, hanya perahu jukung yang dinaiki terdampar di atas bebatuan Pantai Teluk Ijo. Tim SAR sudah sepekan mengobok-obok pantai dan perairan di Laut Selatan itu. “Besuk (hari ini) sudah tujuh hari melakukan pencarian, sesuai SOP itu hari terakhir,” cetus Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi.

Bila pada Sabtu (21/8) korban belum ditemukan, terang dia, tim SAR tetap akan mengakhiri pencarian dan kembali ke markas. Sebab, pencarian secara resmi dihentikan. “Untuk penutupan operasi SAR pada Minggu (22/8),” katanya.

Wahyu berharap ada kabar baik pada pencarian di hari terakhir, sehingga keberadaan Eko bisa diketahui. Semua kemungkinan masih bisa terjadi. “Kita berharap bisa ditemukan, dan doanya masih selamat,” terangnya.

Sementara itu, sampai saat ini perahu jukung yang dinaiki Eko masih nangkring di atas batu cadas Pantai Teluk Ijo. Sepertinya, perahu itu sengaja dibiarkan. “Perahunya masih tetap di Teluk Ijo,” jelas Kurniawan, salah satu warga Desa Sarongan.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, nelayan asal Dusun Rajegwesi, RT/RW 1, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Eko Prasetyo, 19, yang melaut mencari ikan dengan naik perahu jukung dilaporkan hilang pada Sabtu (14/8).

Diduga kuat, nelayan yang masih bujangan itu jatuh ke laut dan hilang. Sedang perahunya, sudah ditemukan warga dengan kondisi utuh. “Perahunya ditemukan di atas batu cadas daerah Teluk Ijo,” terang Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi.

PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Sudah sepekan Eko Prasetyo, 19, nelayan asal Dusun Rajegwesi,  RT/RW 1, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang hilang di sekitar perairan Teluk Ijo, Desa Sarongan, belum ditemukan. Upaya tim SAR yang melakukan pencarian, juga belum membuahkan hasil.

Jejak korban yang ditemukan, hanya perahu jukung yang dinaiki terdampar di atas bebatuan Pantai Teluk Ijo. Tim SAR sudah sepekan mengobok-obok pantai dan perairan di Laut Selatan itu. “Besuk (hari ini) sudah tujuh hari melakukan pencarian, sesuai SOP itu hari terakhir,” cetus Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi.

Bila pada Sabtu (21/8) korban belum ditemukan, terang dia, tim SAR tetap akan mengakhiri pencarian dan kembali ke markas. Sebab, pencarian secara resmi dihentikan. “Untuk penutupan operasi SAR pada Minggu (22/8),” katanya.

Wahyu berharap ada kabar baik pada pencarian di hari terakhir, sehingga keberadaan Eko bisa diketahui. Semua kemungkinan masih bisa terjadi. “Kita berharap bisa ditemukan, dan doanya masih selamat,” terangnya.

Sementara itu, sampai saat ini perahu jukung yang dinaiki Eko masih nangkring di atas batu cadas Pantai Teluk Ijo. Sepertinya, perahu itu sengaja dibiarkan. “Perahunya masih tetap di Teluk Ijo,” jelas Kurniawan, salah satu warga Desa Sarongan.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, nelayan asal Dusun Rajegwesi, RT/RW 1, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Eko Prasetyo, 19, yang melaut mencari ikan dengan naik perahu jukung dilaporkan hilang pada Sabtu (14/8).

Diduga kuat, nelayan yang masih bujangan itu jatuh ke laut dan hilang. Sedang perahunya, sudah ditemukan warga dengan kondisi utuh. “Perahunya ditemukan di atas batu cadas daerah Teluk Ijo,” terang Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/