alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Ke Ponpes Blokagung, Ipuk Tinjau Vaksinasi Covid 2.330 Santri

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi terus menggenjot vaksinasi Covid-19. Sasaran vaksinasi pun diperluas. Tidak terkecuali bagi kalangan santri di kabupaten ujung timur Pulau Jawa.

Seperti yang dilakukan terhadap para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari. Tidak tanggung-tanggung, vaksinasi digeber sejak Jumat (18/6) hingga Sabtu (19/6) diberikan kepada 2.330 santri.

Bupati Ipuk Fiestiandani memantau langsung proses vaksinasi di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Jumat (18/6). Orang nomor satu di lingkup Pemkab Banyuwangi ini disambut Nyai Hj. Mahmudah Hisyam, Nyai Hj. Handariyatul Masruroh Syafaat, Nyai Nafis Hasyim, dan Nyai Hj. Mahmudah Ahmad.

Bupati Ipuk menuturkan, tingkat penyerapan vaksin di Banyuwangi merupakan yang tertinggi di Jatim. Dia menyatakan akan terus menggenjot vaksinasi ini agar dapat menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali. “Termasuk para santri,” ujar Ipuk kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Vaksinasi Gelombang Dua Ditarget Tuntas Pertengahan Februari

Ipuk menuturkan, selain di Ponpes Darussalam Blokagung, vaksinasi juga dilakukan di sejumlah pesantren lainnya. Vaksinasi bakal dilakukan secara bertahap seiring dengan ketersediaan vaksin. “Bismillah, ini ikhtiar kita bersama, termasuk dawuh dari para kiai dan Bu Nyai, bahwa upaya untuk menjaga kesehatan diri ini sangat penting untuk dilakukan,” kata dia.

Sementara itu, salah satu anggota keluarga besar pengasuh Ponpes Darussalam, yakni Indi Najmu Tsaqib mengapresiasi perhatian Pemkab Banyuwangi terhadap vaksinasi di kalangan pesantren. “Ini amat membantu bagi pesantren dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar pria yang karib disapa Gus Endi tersebut.

Pesantren Darussalam, imbuh Gus Endi, mengedepankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Semua santri yang baru pulang liburan diwajibkan untuk melakukan tes antigen. Mereka juga tidak diperkenankan untuk beraktivitas di luar pesantren. “Tahun ajaran baru ini, kami juga mewajibkan semua tenaga pengajar di pesantren harus telah menjalani vaksinasi,” terangnya.

Baca Juga :  PLN Pastikan Aliran Listrik Vaksin Covid-19 Tetap Menyala

Sementara itu, per 16 Juni 2021, serapan vaksinasi di Banyuwangi mencapai 89,9 persen. Persentase serapan itu merupakan yang tertinggi di Jatim. Tidak kurang dari 334 ribu dosis vaksin telah disuntikkan dari 372.570 dosis vaksin yang didapat pemkab. (sgt/aif)

RadarBanyuwangi.id – Pemkab Banyuwangi terus menggenjot vaksinasi Covid-19. Sasaran vaksinasi pun diperluas. Tidak terkecuali bagi kalangan santri di kabupaten ujung timur Pulau Jawa.

Seperti yang dilakukan terhadap para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari. Tidak tanggung-tanggung, vaksinasi digeber sejak Jumat (18/6) hingga Sabtu (19/6) diberikan kepada 2.330 santri.

Bupati Ipuk Fiestiandani memantau langsung proses vaksinasi di sela kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Jumat (18/6). Orang nomor satu di lingkup Pemkab Banyuwangi ini disambut Nyai Hj. Mahmudah Hisyam, Nyai Hj. Handariyatul Masruroh Syafaat, Nyai Nafis Hasyim, dan Nyai Hj. Mahmudah Ahmad.

Bupati Ipuk menuturkan, tingkat penyerapan vaksin di Banyuwangi merupakan yang tertinggi di Jatim. Dia menyatakan akan terus menggenjot vaksinasi ini agar dapat menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali. “Termasuk para santri,” ujar Ipuk kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Pendataan Nakes Nyaris Rampung

Ipuk menuturkan, selain di Ponpes Darussalam Blokagung, vaksinasi juga dilakukan di sejumlah pesantren lainnya. Vaksinasi bakal dilakukan secara bertahap seiring dengan ketersediaan vaksin. “Bismillah, ini ikhtiar kita bersama, termasuk dawuh dari para kiai dan Bu Nyai, bahwa upaya untuk menjaga kesehatan diri ini sangat penting untuk dilakukan,” kata dia.

Sementara itu, salah satu anggota keluarga besar pengasuh Ponpes Darussalam, yakni Indi Najmu Tsaqib mengapresiasi perhatian Pemkab Banyuwangi terhadap vaksinasi di kalangan pesantren. “Ini amat membantu bagi pesantren dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujar pria yang karib disapa Gus Endi tersebut.

Pesantren Darussalam, imbuh Gus Endi, mengedepankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Semua santri yang baru pulang liburan diwajibkan untuk melakukan tes antigen. Mereka juga tidak diperkenankan untuk beraktivitas di luar pesantren. “Tahun ajaran baru ini, kami juga mewajibkan semua tenaga pengajar di pesantren harus telah menjalani vaksinasi,” terangnya.

Baca Juga :  Banyuwangi Dikirimi 1.700 Dosis Vaksin AstraZeneca

Sementara itu, per 16 Juni 2021, serapan vaksinasi di Banyuwangi mencapai 89,9 persen. Persentase serapan itu merupakan yang tertinggi di Jatim. Tidak kurang dari 334 ribu dosis vaksin telah disuntikkan dari 372.570 dosis vaksin yang didapat pemkab. (sgt/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/