alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Sambut WSL Pantai Plengkung, Pasukan Sekardadu Bersih-bersih Sungai Tegaldlimo

TEGALDLIMO – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi terus bergulir. Saat ini, program ini dipusatkan di sekitar aliran sungai yang ada di wilayah Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

Program Sekardadu untuk aplikasi Banyuwangi Rebound pada harmoni ini, melibatkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan stakeholder lainnya. “Monev (monitoring dan evaluasi) terus kita lakukan,” cetus  Donny Arsilo Sofyan, ketua pelaksana program Sekardadu pada Jawa Pos Radar Genteng.

Setelah monev di SMAN 1 Tegaldlimo, SMPN 2 Tegaldlimo, dan SDN Kalipait, dilanjutkan monev ke SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo, SMPN 1 Tegaldlimo, dan SDN 2 Tegaldlimo. “Kita akan pantau terus pelaksanaan program ini,” katanya.

PANTAU: Tim Sekrdadu dari Dinas PU Pengairan Banyuwangi melihat aliran sungai di Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Jumat (20/5). (Gerda Sukarno/Radar Banyuwangi)

Didampingi Perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim wilayah Banyuwangi, dan beberapa perwakilan dari Kecamatan Tegaldlimo, dalam monev ini tim Sekardadu memberikan sosialisasi kepada sekolah yang sudah ditunjuk untuk merawat DAS di sekitarnya. “Sama sebelumnya, hari jni agendanya sosialisasi,” katanya.

Dalam sosialisasi ini, Donny menjelaskan, tim Sekardadu akan melakukan pembersihan dan penataan aliran sungai secara masal guna menyukseskan World Surfing League (WSL). “Bersih-bersih sungai ini akan melibatkan puluhan sekolah di Kecamatan Tegaldlimo,” jelas dia.

Menurut Donny, kegiatan yang mencakup bersih-bersih daerah aliran sungai, menanam pohon, memberi papan himbauan, dan sebagainya itu, akan diikuti oleh para siswa di sekolah yang telah ditunjuk. “Selain mendukung WSL, ini wujud nyata dari Sekardadu lanjutnya,” ujarnya.

Perwakilan Cabang Dispendik Jatim wilayah Banyuwangi, Sutenang mendukung penuh kegiatan Sekardadu ini. “Selama masih ada sungai dan air mengalir, diharapkan masyarakat dan siswa turut menjaga kelestariannya,” ujarnya.(sas/abi)

TEGALDLIMO – Program Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi terus bergulir. Saat ini, program ini dipusatkan di sekitar aliran sungai yang ada di wilayah Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

Program Sekardadu untuk aplikasi Banyuwangi Rebound pada harmoni ini, melibatkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan stakeholder lainnya. “Monev (monitoring dan evaluasi) terus kita lakukan,” cetus  Donny Arsilo Sofyan, ketua pelaksana program Sekardadu pada Jawa Pos Radar Genteng.

Setelah monev di SMAN 1 Tegaldlimo, SMPN 2 Tegaldlimo, dan SDN Kalipait, dilanjutkan monev ke SMK 17 Agustus 1945 Tegaldlimo, SMPN 1 Tegaldlimo, dan SDN 2 Tegaldlimo. “Kita akan pantau terus pelaksanaan program ini,” katanya.

PANTAU: Tim Sekrdadu dari Dinas PU Pengairan Banyuwangi melihat aliran sungai di Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Jumat (20/5). (Gerda Sukarno/Radar Banyuwangi)

Didampingi Perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim wilayah Banyuwangi, dan beberapa perwakilan dari Kecamatan Tegaldlimo, dalam monev ini tim Sekardadu memberikan sosialisasi kepada sekolah yang sudah ditunjuk untuk merawat DAS di sekitarnya. “Sama sebelumnya, hari jni agendanya sosialisasi,” katanya.

Dalam sosialisasi ini, Donny menjelaskan, tim Sekardadu akan melakukan pembersihan dan penataan aliran sungai secara masal guna menyukseskan World Surfing League (WSL). “Bersih-bersih sungai ini akan melibatkan puluhan sekolah di Kecamatan Tegaldlimo,” jelas dia.

Menurut Donny, kegiatan yang mencakup bersih-bersih daerah aliran sungai, menanam pohon, memberi papan himbauan, dan sebagainya itu, akan diikuti oleh para siswa di sekolah yang telah ditunjuk. “Selain mendukung WSL, ini wujud nyata dari Sekardadu lanjutnya,” ujarnya.

Perwakilan Cabang Dispendik Jatim wilayah Banyuwangi, Sutenang mendukung penuh kegiatan Sekardadu ini. “Selama masih ada sungai dan air mengalir, diharapkan masyarakat dan siswa turut menjaga kelestariannya,” ujarnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/