alexametrics
32.1 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Warga Keluhkan Gudang Kubis yang Berbau Menyengat

GENTENG – Warga Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, mengeluhkan gudang kubis yang ada di kampungnya. Sebab, baunya menyengat hingga mencemari lingkungan.

Keluhan warga itu, disampaikan pada camat, kantor desa, dan polsek. Dalam laporannya, warga merasa dirugikan dengan gudang sayuran yang sering menampung kubis. “Baunya membuat penyakit saya semakin parah,” cetus salah satu warga setempat, H Kinan, 75. 

Kinan berharap lokasi pengelolaan kubis dipindah ke tempat lain, agar tidak menganggu warga. Sebab, gudang itu berada di tengah perkampungan. “Harus dipindah ke tempat lain, biar tidak menganggu,” pintanya.

Dari keluhan warga itu, Babinkamtibmas Desa Genteng Wetan, Aipda Jhonson Musolini bersama Babinsa Sucitro mendatangi lokasi gudang sayuran itu, kemarin (19/1). “Perlu ada penyelesaian yang baik,” cetus Babinkamtibmas Desa Genteng Wetan, Aipda Jhonson Musolini.

Baca Juga :  Harga Buah Jeruk Nipis Anjlok

Untuk menuntaskan ini, Babinkamtibmas dan Babinsa menemui pemilik gudang sayuran Agus Asep di Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan. “Saya sudah sebulan membuka usaha jualan kubis, setelah bekerja selalu membersihkan,” cetus  Agus Asep.

Asep mengaku setiap pukul 20.00, kubis dagangannya ini datang dari petani yang ada di daerah Gunung Ijen. Selanjutnya, langsung dipilah dan dibersihkan pada malam itu juga, dan dijual ke Pasar Subuh. “Tidak ada kubis yang didiamkan, kecuali yang sudah dibersihkan,” terangnya.

Untuk menyelesaikan ini, Babinkamtibmas bersama Babinsa menemui ketua RT 04 Dusun Krajan, Bambang untuk menyelesaikan secara kekeluarga. Bila tidak ada titik temu, akan diserahkan ke Pemerintah Desa Genteng Wetan. “Perlu dipertemukan dan diselesaikan secara musyawarah dulu,” katanya.(mg5/abi)

Baca Juga :  Portal di Jalan Yosomulyo Harus Dibongkar

GENTENG – Warga Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, mengeluhkan gudang kubis yang ada di kampungnya. Sebab, baunya menyengat hingga mencemari lingkungan.

Keluhan warga itu, disampaikan pada camat, kantor desa, dan polsek. Dalam laporannya, warga merasa dirugikan dengan gudang sayuran yang sering menampung kubis. “Baunya membuat penyakit saya semakin parah,” cetus salah satu warga setempat, H Kinan, 75. 

Kinan berharap lokasi pengelolaan kubis dipindah ke tempat lain, agar tidak menganggu warga. Sebab, gudang itu berada di tengah perkampungan. “Harus dipindah ke tempat lain, biar tidak menganggu,” pintanya.

Dari keluhan warga itu, Babinkamtibmas Desa Genteng Wetan, Aipda Jhonson Musolini bersama Babinsa Sucitro mendatangi lokasi gudang sayuran itu, kemarin (19/1). “Perlu ada penyelesaian yang baik,” cetus Babinkamtibmas Desa Genteng Wetan, Aipda Jhonson Musolini.

Baca Juga :  Perusakan SDN 3 Sumbersari Diketahui Pertama Kali oleh Penjaga Kantin

Untuk menuntaskan ini, Babinkamtibmas dan Babinsa menemui pemilik gudang sayuran Agus Asep di Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan. “Saya sudah sebulan membuka usaha jualan kubis, setelah bekerja selalu membersihkan,” cetus  Agus Asep.

Asep mengaku setiap pukul 20.00, kubis dagangannya ini datang dari petani yang ada di daerah Gunung Ijen. Selanjutnya, langsung dipilah dan dibersihkan pada malam itu juga, dan dijual ke Pasar Subuh. “Tidak ada kubis yang didiamkan, kecuali yang sudah dibersihkan,” terangnya.

Untuk menyelesaikan ini, Babinkamtibmas bersama Babinsa menemui ketua RT 04 Dusun Krajan, Bambang untuk menyelesaikan secara kekeluarga. Bila tidak ada titik temu, akan diserahkan ke Pemerintah Desa Genteng Wetan. “Perlu dipertemukan dan diselesaikan secara musyawarah dulu,” katanya.(mg5/abi)

Baca Juga :  Motor dan Pikap Tabrakan, Satu Korban Meninggal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/