alexametrics
27.3 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Nenek Tewas Kecemplung Sumur

SILIRAGUNG-Warga yang tinggal di Dusun Silirkrombang, Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, dibuat geger kemarin malam (20/1). Salah satu warganya, Katiyem, 65, ditemukan sudah tewas di sumur yang ada di samping rumahnya.

Sebelumnya, nenek yang tinggal hanya sendirian di rumah dan baru sakit itu, oleh keluarganya dinyatakan hilang. Itu setelah cucunya yang baru pulang dari mengaji, mencari di rumahnya dan tidak ada. “Anak saya pulang ngaji mampir, tapi tidak ada,” terang Wahono, 55, salah satu menantu korban.

Wahono menyebut saat anaknya mencari neneknya tidak ada di rumah, langsung menyampaikan. Saat itu juga, dia berusaha mencari tapi juga tidak ketemu. “Tanya ke para tetangga juga tidak ada yang mengetahui,” terangnya.

Karena dicari tidak ada, terang dia, sekitar pukul 16.00 menyampaikan ke tetangga kalau ibu mertuanya tidak ada dan dilakukan pencarian ramai-ramai. “Dicari kemana-mana tidak ada, ibu itu baru sembuh dari sakit,” katanya.

Setelah pencarian gagal menemukan nenek itu, jelas dia, sekitar pukul 20.00, warga ada yang menyarankan untuk menguras sumur yang ada di samping rumahnya. “Saat dilihat di sumur tidak ada apa-apa, tapi warga mengusulkan untuk dikuras, karena bibir sumur pendek,” jelasnya.

Kurang dari satu jam, sumur dengan kedalaman sekitar delapan meter itu berhasil dikuras. Dan saat itu, ditemukan nenek Katiyem tergeletak di dasar sumur dengan kondisi sudah meninggal. “Ternyata benar, ibu kecemplung sumur,” terangnya.

Meski sudah berhasil menemukan korban, warga kesulitan untuk melakukan evakuasi. Hingga akhirnya, ada warga yang sanggup untuk turun ke dasar sumur. Dengan bekal tali plastik, nenek itu berhasil ditarik ke atas. “Sumur akan kita tutup,” terangnya.

Wahono mengaku tidak tahu penyebab ibu mertuanya bisa kecemplung di dalam sumur. Hanya saja, dia menduga saat berada di dekat sumur itu kakinya terpeleset dan masuk ke sumur. “Mungkin akan menimba air lalu kepleset,” duganya.

Sementara itu, Kapolsek Siliragung AKP Endro Abrianto melalui Kanitreskrim Aiptu Solikin, mengaku langsung ke lokasi saat ada laporan warga kecemplung sumur. “Dari hasil penyelidikan yang dilakukan ini murni kecelakaan,” katanya.(sli/abi)

SILIRAGUNG-Warga yang tinggal di Dusun Silirkrombang, Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, dibuat geger kemarin malam (20/1). Salah satu warganya, Katiyem, 65, ditemukan sudah tewas di sumur yang ada di samping rumahnya.

Sebelumnya, nenek yang tinggal hanya sendirian di rumah dan baru sakit itu, oleh keluarganya dinyatakan hilang. Itu setelah cucunya yang baru pulang dari mengaji, mencari di rumahnya dan tidak ada. “Anak saya pulang ngaji mampir, tapi tidak ada,” terang Wahono, 55, salah satu menantu korban.

Wahono menyebut saat anaknya mencari neneknya tidak ada di rumah, langsung menyampaikan. Saat itu juga, dia berusaha mencari tapi juga tidak ketemu. “Tanya ke para tetangga juga tidak ada yang mengetahui,” terangnya.

Karena dicari tidak ada, terang dia, sekitar pukul 16.00 menyampaikan ke tetangga kalau ibu mertuanya tidak ada dan dilakukan pencarian ramai-ramai. “Dicari kemana-mana tidak ada, ibu itu baru sembuh dari sakit,” katanya.

Setelah pencarian gagal menemukan nenek itu, jelas dia, sekitar pukul 20.00, warga ada yang menyarankan untuk menguras sumur yang ada di samping rumahnya. “Saat dilihat di sumur tidak ada apa-apa, tapi warga mengusulkan untuk dikuras, karena bibir sumur pendek,” jelasnya.

Kurang dari satu jam, sumur dengan kedalaman sekitar delapan meter itu berhasil dikuras. Dan saat itu, ditemukan nenek Katiyem tergeletak di dasar sumur dengan kondisi sudah meninggal. “Ternyata benar, ibu kecemplung sumur,” terangnya.

Meski sudah berhasil menemukan korban, warga kesulitan untuk melakukan evakuasi. Hingga akhirnya, ada warga yang sanggup untuk turun ke dasar sumur. Dengan bekal tali plastik, nenek itu berhasil ditarik ke atas. “Sumur akan kita tutup,” terangnya.

Wahono mengaku tidak tahu penyebab ibu mertuanya bisa kecemplung di dalam sumur. Hanya saja, dia menduga saat berada di dekat sumur itu kakinya terpeleset dan masuk ke sumur. “Mungkin akan menimba air lalu kepleset,” duganya.

Sementara itu, Kapolsek Siliragung AKP Endro Abrianto melalui Kanitreskrim Aiptu Solikin, mengaku langsung ke lokasi saat ada laporan warga kecemplung sumur. “Dari hasil penyelidikan yang dilakukan ini murni kecelakaan,” katanya.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/