alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Masih Mengantuk Nyopir, Akhirnya Pikap Nyemplung Sungai

BANGOREJO-Mobil pikap Mitsubishi T 120SS dengan nomor polisi P 8726 VQ yang disopiri Randi, 22, warga Desa Sembulung,  Kecamatan Cluring terjun bebas ke sungai Pekalen Sampean, tepatnya dekat pintu air KBH 6, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo kemarin (19/11).

Tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal itu. Sopir pikap, Randi hanya mengalami luka ringan. Hanya saja, kondisi mobil pikap yang masuk ke sungai itu penyok di bagian kap depan, dan kaca depan copot.

Kecelakaan mobil pikap yang sempat membuat arus lalu lintas macet itu, bermula saat mobil yang disopiri Randi ini meluncur dari arah barat. Mobil itu berjalan terlalu ke kiri hingga keluar dari badan jalan. “Jalannya terlalu minggir, ini ada bekasnya,” terang Budiono, salah satu warga setempat.

Baca Juga :  Karya Andang CY Juara Etnomusiklopedia

Dugaan sementara, terang dia, sopir mobil itu pikap hingga tidak sadar kalau kendaraannya terus melaju meski sudah keluar dari badan jalan. Bahkan, mobil itu sempat menabrak pohon yang ada di pinggir jalan dan akhirnya masuk ke sungai. “Sopirnya memang mengantuk,” terang Edy, 37, salah satu kerabat sopir pikap, Randi.

Menurut Edi, saat kecelakaan itu mobil pikap yang disopiri Randi itu baru dari Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. “Tadi malam (kemarin malam) baru mengantar barang, jadi masih mengantuk,” ungkapnya seraya menyebut kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.00.

Sementara itu, Randi yang menjadi sopir pikap dan selamat berhasil ditolong warga dan langsung pulang. Sedang proses evakuasi, dilakukan warga bersama kerabat Randi. Proses evakuasi itu sempat menjadi tontonan warga hingga membuat arus lalu lintas macet total.

Baca Juga :  Nenek Ditemukan Meninggal, Diduga Diserempet Sepur

Kapolsek Gambiran, AKP I Ketut Redana melalui Kanitlantas Ipda Nanang Wardhana, mengatakan kecelakaan yang menimpa mobil pikap itu kecelakaan tunggal yang diduga karena sopirnya mengantuk. “Kalau mengantuk langsung minggir saja, istirahat sepuluh menit atau sampai ngantuknya hilang, baru lanjut lagi,” ungkapnya.(sli/abi)

BANGOREJO-Mobil pikap Mitsubishi T 120SS dengan nomor polisi P 8726 VQ yang disopiri Randi, 22, warga Desa Sembulung,  Kecamatan Cluring terjun bebas ke sungai Pekalen Sampean, tepatnya dekat pintu air KBH 6, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo kemarin (19/11).

Tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal itu. Sopir pikap, Randi hanya mengalami luka ringan. Hanya saja, kondisi mobil pikap yang masuk ke sungai itu penyok di bagian kap depan, dan kaca depan copot.

Kecelakaan mobil pikap yang sempat membuat arus lalu lintas macet itu, bermula saat mobil yang disopiri Randi ini meluncur dari arah barat. Mobil itu berjalan terlalu ke kiri hingga keluar dari badan jalan. “Jalannya terlalu minggir, ini ada bekasnya,” terang Budiono, salah satu warga setempat.

Baca Juga :  Warga Tegalarum Gelar Aksi Turun Jalan

Dugaan sementara, terang dia, sopir mobil itu pikap hingga tidak sadar kalau kendaraannya terus melaju meski sudah keluar dari badan jalan. Bahkan, mobil itu sempat menabrak pohon yang ada di pinggir jalan dan akhirnya masuk ke sungai. “Sopirnya memang mengantuk,” terang Edy, 37, salah satu kerabat sopir pikap, Randi.

Menurut Edi, saat kecelakaan itu mobil pikap yang disopiri Randi itu baru dari Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. “Tadi malam (kemarin malam) baru mengantar barang, jadi masih mengantuk,” ungkapnya seraya menyebut kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.00.

Sementara itu, Randi yang menjadi sopir pikap dan selamat berhasil ditolong warga dan langsung pulang. Sedang proses evakuasi, dilakukan warga bersama kerabat Randi. Proses evakuasi itu sempat menjadi tontonan warga hingga membuat arus lalu lintas macet total.

Baca Juga :  Nenek Ditemukan Meninggal, Diduga Diserempet Sepur

Kapolsek Gambiran, AKP I Ketut Redana melalui Kanitlantas Ipda Nanang Wardhana, mengatakan kecelakaan yang menimpa mobil pikap itu kecelakaan tunggal yang diduga karena sopirnya mengantuk. “Kalau mengantuk langsung minggir saja, istirahat sepuluh menit atau sampai ngantuknya hilang, baru lanjut lagi,” ungkapnya.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/