alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Maling Spesialis Onderdil Motor Diringkus

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga maling spesialis onderdil sepeda motor yang beroperasi di RSUD Genteng, YDR, 28, asal Kecamatan Kalibaru, ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Genteng pada Minggu (18/9).

YDR yang mengaku sudah empat kali beraksi di parkiran motor rumah sakit plat merah selama sejak Agustus 2022, itu diringkus petugas keamanan RSUD Genteng saat akan beraksi pada Sabtu (17/9). “Tersangka ini ditangkap saat akan beraksi,” cetus Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji kepada Jawa Pos Radar Genteng, Senin (19/9).

Dari tangan YDR, polisi menyita satu tas berisi obeng warna kuning, satu silet, sebuah kunci pas, dan dua buah CDI sepeda motor yang diduga hasil kejahatannya ditempat parkir RSUD Genteng. “Tersangka dan barang bukti (BB) sudah kami amankan di polsek,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kunci Kontak Tertinggal, Motor Dibawa Kabur

Menurut Kapolsek, tersangka ini sudah lama menjadi target petugas kemanan RSUD Genteng. Sebab, setiap ada laporan kehilangan onderdil motor dan dicek direkaman kamera CCTV, pelakunya selalu sama, yakni YDR. “Tersangkamengaku sudah empat kali masuk RSUD untuk mencuri, aksinya ini sejak akhir Agustus 2022,” ungkapnya.

Saat ditangkap petugas keamanan RSUD Genteng pada Sabtu (17/9), jelas Kapolsek, tersangka akan beraksi yang keempat kalinya. Kali ini, aksinya diketahui petugas keamanan yang sudah lama mengincar. “Dipantau oleh security rumah sakit,” terangnya.

Saat pelaku mulai beraksi dan terpantau CCTV rumah sakit, sejumlah petugas keamanan langsung mendatangi dan menangkapnya. “Sejak ada yang kehilangan onderdil motor untuk pertama kali pada akhir Agustus, petugas keamanan mengecek di CCTV,” ungkapnya.

Pengunjung rumah sakit yang kehilangan onderdil motor saat parkir di rumah sakit, ternyata kembali terjadi hingga ketiga kalinya. Dan itu, membuat petugas keamanan siaga. “Dalam rekaman di CCTV pelakunya sama, maka pelaku dijadikan target,” jelasnya.

Baca Juga :  Angin Kencang Terjang 2 Desa di Kecamatan Genteng

Setelah pelaku berhasil ditangkap, masih kata Kapolsek, langsung diserahkan ke polsek untuk diproses hukum. Setelah pelaku dijebloskan ke ruang tahanan, ada delapan warga yang mengaku pernah kehilangan onderdil motor. “Diduga pelakunya YDR ini,” cetusnya.

Kapolsek merinci, onderdil yang dicuri pelaku itu berupa karburator, lampu, aki, hingga CDI motor. “Onderdil dijual ke pasar loak, tapi ada yang dipakai sendiri,” katanya.

Saat menjalani pemeriksaan polisi, YDR mengaku menyesali semua perbuatannya. Pria itu merengek untuk tidak diproses hukum karena istrinya tengah hamil delapan bulan. “Istri saya bulan depan melahirkan, maafkan saya,” ujarnya dengan nada merengek. (sas/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Diduga maling spesialis onderdil sepeda motor yang beroperasi di RSUD Genteng, YDR, 28, asal Kecamatan Kalibaru, ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Genteng pada Minggu (18/9).

YDR yang mengaku sudah empat kali beraksi di parkiran motor rumah sakit plat merah selama sejak Agustus 2022, itu diringkus petugas keamanan RSUD Genteng saat akan beraksi pada Sabtu (17/9). “Tersangka ini ditangkap saat akan beraksi,” cetus Kapolsek Genteng, Kompol Sudarmaji kepada Jawa Pos Radar Genteng, Senin (19/9).

Dari tangan YDR, polisi menyita satu tas berisi obeng warna kuning, satu silet, sebuah kunci pas, dan dua buah CDI sepeda motor yang diduga hasil kejahatannya ditempat parkir RSUD Genteng. “Tersangka dan barang bukti (BB) sudah kami amankan di polsek,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polisi Terapkan Restorative Justice untuk Pembobol Toko

Menurut Kapolsek, tersangka ini sudah lama menjadi target petugas kemanan RSUD Genteng. Sebab, setiap ada laporan kehilangan onderdil motor dan dicek direkaman kamera CCTV, pelakunya selalu sama, yakni YDR. “Tersangkamengaku sudah empat kali masuk RSUD untuk mencuri, aksinya ini sejak akhir Agustus 2022,” ungkapnya.

Saat ditangkap petugas keamanan RSUD Genteng pada Sabtu (17/9), jelas Kapolsek, tersangka akan beraksi yang keempat kalinya. Kali ini, aksinya diketahui petugas keamanan yang sudah lama mengincar. “Dipantau oleh security rumah sakit,” terangnya.

Saat pelaku mulai beraksi dan terpantau CCTV rumah sakit, sejumlah petugas keamanan langsung mendatangi dan menangkapnya. “Sejak ada yang kehilangan onderdil motor untuk pertama kali pada akhir Agustus, petugas keamanan mengecek di CCTV,” ungkapnya.

Pengunjung rumah sakit yang kehilangan onderdil motor saat parkir di rumah sakit, ternyata kembali terjadi hingga ketiga kalinya. Dan itu, membuat petugas keamanan siaga. “Dalam rekaman di CCTV pelakunya sama, maka pelaku dijadikan target,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengaku Pegawai DLH, Gasak Perhiasan Emas

Setelah pelaku berhasil ditangkap, masih kata Kapolsek, langsung diserahkan ke polsek untuk diproses hukum. Setelah pelaku dijebloskan ke ruang tahanan, ada delapan warga yang mengaku pernah kehilangan onderdil motor. “Diduga pelakunya YDR ini,” cetusnya.

Kapolsek merinci, onderdil yang dicuri pelaku itu berupa karburator, lampu, aki, hingga CDI motor. “Onderdil dijual ke pasar loak, tapi ada yang dipakai sendiri,” katanya.

Saat menjalani pemeriksaan polisi, YDR mengaku menyesali semua perbuatannya. Pria itu merengek untuk tidak diproses hukum karena istrinya tengah hamil delapan bulan. “Istri saya bulan depan melahirkan, maafkan saya,” ujarnya dengan nada merengek. (sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/