alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Terserang Tumor Ganas, Perut Marpik Terus Membesar

CLURING-Marpik, 62, warga Dusun Kebonsari, RT 3, RW 1, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, kini hanya bisa berbaring di rumahnya. Itu setelah perutnya terus membesar karena terserang tumor ganas kemarin (18/7).
Ibu paro baya itu, sebenarnya masih bisa duduk atau berdiri. Hanya saja, bila memaksakan langsung kesulitan untuk bernapas. “Terkadang juga merintih kesakitan di bagian perut,” cetus suami Marpik, Sumarno, 75, pada Jawa Pos Radar Genteng.
Salah satu putri Marpik, Susiati, 38, menjelaskan ibunya yang terserang tumor ganas di perut sejak dua tahun lalu itu, sebenarnya sudah pernah dioperasi. Tapi, masih belum sembuh dan perutnya terus membesar. “Tahu ibu kena tumor itu setelah diperiksakan ke Puskesmas Benculuk, lalu dioperasi di RSUD Genteng,” katanya.
Perut pada ibunya mulai membesar, terang dia, itu tidak lama setelah menjalani operasi di RSUD Genteng. Dan sejak itu, tidak keluar rumah lagi. “Dulu ibu tinggal di rumahnya yang ada di pinggir jalan raya, karena perutnya membesar saya bawa ke rumah,” ujarnya.
Menurut Susiati, ibunya sudah pernah diperiksakan ke Puskesmas dan rumah sakit. Salah satu dokter yang memeriksa menyerankan untuk dibawa ke rumah sakit di Bondowoso. “Sempat kita bawa ke Bondowoso, tapi sekarang beli obatnya saja,” cetusnya.
Untuk pengobatan, jelas dia, rencananya akan dibawa ke rumah sakit di Surabaya untuk pengobatan dan dioperasi. Tapi karena kondisinya cukup lemah, terpaksa harus diundur. “Kami berharap ibu bisa sembuh,” katanya.(rri/abi)

Baca Juga :  Pemotor Tewas Menabrak Pohon Trembesi

CLURING-Marpik, 62, warga Dusun Kebonsari, RT 3, RW 1, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, kini hanya bisa berbaring di rumahnya. Itu setelah perutnya terus membesar karena terserang tumor ganas kemarin (18/7).
Ibu paro baya itu, sebenarnya masih bisa duduk atau berdiri. Hanya saja, bila memaksakan langsung kesulitan untuk bernapas. “Terkadang juga merintih kesakitan di bagian perut,” cetus suami Marpik, Sumarno, 75, pada Jawa Pos Radar Genteng.
Salah satu putri Marpik, Susiati, 38, menjelaskan ibunya yang terserang tumor ganas di perut sejak dua tahun lalu itu, sebenarnya sudah pernah dioperasi. Tapi, masih belum sembuh dan perutnya terus membesar. “Tahu ibu kena tumor itu setelah diperiksakan ke Puskesmas Benculuk, lalu dioperasi di RSUD Genteng,” katanya.
Perut pada ibunya mulai membesar, terang dia, itu tidak lama setelah menjalani operasi di RSUD Genteng. Dan sejak itu, tidak keluar rumah lagi. “Dulu ibu tinggal di rumahnya yang ada di pinggir jalan raya, karena perutnya membesar saya bawa ke rumah,” ujarnya.
Menurut Susiati, ibunya sudah pernah diperiksakan ke Puskesmas dan rumah sakit. Salah satu dokter yang memeriksa menyerankan untuk dibawa ke rumah sakit di Bondowoso. “Sempat kita bawa ke Bondowoso, tapi sekarang beli obatnya saja,” cetusnya.
Untuk pengobatan, jelas dia, rencananya akan dibawa ke rumah sakit di Surabaya untuk pengobatan dan dioperasi. Tapi karena kondisinya cukup lemah, terpaksa harus diundur. “Kami berharap ibu bisa sembuh,” katanya.(rri/abi)

Baca Juga :  Pemotor Tewas Menabrak Pohon Trembesi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/